Cinta Pertama Yang Sempurna

Cinta Pertama Yang Sempurna
Di sela waktu luang


__ADS_3

''Kakak pasti sangat senang kalau kamu bisa hadir di acara lamaran kakak, ada yang mau kakak kenalkan sama kamu,'' ucap Zahra


''Inn Syaa Allah kak,'' jawab Syakilla.


''Ummi juga berharapnya kamu bisa datang,'' ujar Syakilla.


''Qilla usahakan ya Ummi, kak Zahra,'' ujar Syakilla.


''Terima kasih waktunya untuk hari ini, Ummi pamit pulang dulu,'' ucap Ummi.


''Iya, nanti kalau sudah pasti tanggal pernikahan kakak, kakak kabarin kamu sekalian kakak bawa calon suami kakak,'' ucap Zahra.


''Qilla kapanpun siap kak.'' ucap Syakilla.


''Assalamualaikum,'' ucap Ummi, kak Zahra dan juga Abi Ilham.


''Waalaikum salam,'' jawab Syakilla.


Syakilla mengantar Ummi dan keluarganya sampai ke mobil.


''Hati hati di jalan Ummi,Abi, kak Zahra,'' ucap Syakilla setelah mereka masuk ke dalam mobil mereka dan bersiap untuk pulang, mereka hanya membalas dengan anggukan kecil seraya tersenyum.


Setelah kepergian keluarga Ummi Syakilla masuk lagi ke dalam ruangannya dan menjatuhkan tubuhnya di atas sofa yang ada di ruangannya tersebut.


''Akhirnya selesai juga, Alhamdulillah mereka menyukainya, terima kasih ya Allah atas nikmat ini,'' gumam Syakilla.


Syakilla senang dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan pelanggannya juga puas ada kebahagian tersendiri saat karya kita di apresiasi oleh orang lain.


Setelah beristirahat sebentar di butik Syakilla kembali ke rumahnya dengan perasaan bahagia terukir senyum di wajahnya kali ini.


Saat tiba di rumah tidak ada siapapun karena Mamanya juga pasti ada di butik di jam jam seperti ini.


''Sepertinya Mama belum pulang,'' ujar Syakilla saat memasuki rumah yang sangat sepi.


Syakilla masuk ke kamarnya karena waktu dzuhur sudah tiba Syakilla segera melaksanakan shalatnya, setelah shalat Syakilla ingin mengistirahatkan tubuhnya dengan tidur dan melupakan sejenak masalah dalam hidupnya.


Syakilla terkejut saat azan ashar tiba Syakilla benar benar terlelap dalam tidurnya, rasanya untuk bangun pun Syakilla malas untuk hari ini, entah jin apa yang telah merasukinya sehingga membuatnya malas seperti ini tidak seperti biasanya.


''Kenapa rasanya ngantuk sekali,'' gumamnya pelan.

__ADS_1


Suara ketukan pintu membuat Syakilla mau tidak mau harus bangun kerena itu sudah pasti Mamanya yang mengetuk, siapa lagi tidak ada orang lain kecuali mereka berdua di rumah.


''Qilla, kamu udah pulang?,'' teriak Mama Rosa dari luar pintu.


''Udah Ma,'' jawab Syakilla masih dengan suara seraknya dan menghampiri pintu membukakan pintu.


''Baru bangun tidur? kapan pulangnya?,'' tanya Mama Rosa melihat wajah bantalnya Syakilla.


''dzuhur tadi Ma, karena udah selesai bajunya, Qilla langsung pulang,Mama baru pulang?,'' tanya Syakilla balik.


''Iya Mama baru pulang,kamu mandi dulu sana udah ashar ini,'' ujar Mama Rosa.


''Eum,'' Syakilla berdehem menganggukkan kepalanya.


''Kalau gitu Mama ke kamar dulu, nanti bicara lagi,''ujar Mama Rosa lalu pergi masuk ke kamarnya sendiri.


''Malas banget hari ini mau ngapa ngapain aja males ya Allah,''kata Syakilla pada di rinya sendiri.


Syakilla tetap masuk ke kamar mandi dan bersiap siap untuk shalat, selepas shalat Syakilla kembali merebahkan tubuhnya di atas kasur tapi bukan untuk tidur.


''Sudah lama aku gak ke Panti udah kangen juga sama Bunda dan adik adik panti,'' gumam Syakilla tiba tiba kepikiran sama Panti yang biasanya dia datangi dengan Mamanya maupun dengan sahabat sahabatnya.


''Ma,''panggil Syakilla mengetuk pintu kamar Mamanya.


''Masuk sayang, gak Mama kunci pintunya,'' ujar Mamanya dari dalam.


Syakilla membuka pintu dana masuk ke dalam kamar Mamanya lalu duduk di kasur Mamanya yang lagi mendesain pola baju.


''Ngapain Ma?,'' tanya Syakilla.


''Lagi mendesain baju sayang, enggak ada kerjaan soalnya,'' jawab Mamanya dan menghentikan mendesain memilih duduk di samping Syakilla di atas kasur.


''Kenapa gak biasanya kamu ke kamar Mama seperti ini?,'' tanya Mama Rosa.


''Mama besok sibuk gak?,'' tanya Syakilla.


''Memangnya kenapa kalau Mama gak sibuk?,'' tanya Mama Rosa balik.


''Besok niatnya Qilla mau ke Panti Mama mau ikut gak?,'' tanya Syakilla.

__ADS_1


''Besok sepertinya Mama gak bisa sayang, Mama lagi banyak kerjaan di butik,''jawab Mama Rosa.


''Gak bisa ya Ma, yaudah gak pa pa aku pergi sendiri aja kalau gitu,'' ujar Syakilla.


''Ajak aja Sisil atau gak Dita,''usul Mama Rosa.


''Nanti aku coba tanya deh pas di kampus, aku pergi ke pantinya setelah dari kampus soalnya Ma,'' ujar Syakilla.


''Mama udah selesai bikin desainnya, Qilla juga udah buat beberapa nanti Qilla kasih ke Mama,'' ucap Qilla.


''Iya sayang, belum selesai sih tapi udah mau selesai,'' jawab Mama Rosa kembali ke mejanya untuk mendesain kembali.


''Kalau gitu Qilla ke kamar dulu ya Ma''ucap Syakilla.


''Iya sayang Mama juga mau lanjutin ini,'' jawab Mamanya.


Syakilla kembali ke kamarnya sendiri tapi sebelum masuk ke kamarnya dia pergi ke dapur untuk mengambil air dan juga mengambil beberapa buah juga snake untuk di bawa ke kamarnya.


Setelah mengambil keperluannya Syakilla masuk ke kamarnya dengan banyak makanan di tangannya, Syakilla masuk ke kamar dan membuka jendela kamarnya, Duduk di balkon kamar sambil menikmati buah dan laptop di atas pahanya menikmati sore dengan menulis.


''Apa aku besok gak usah ke kampus aja ya, gak ada yang penting juga kan besok,'' gumam Syakilla.


''Aku kabarin Sisil dan Dita aja kalau aku gak datang dan sekalian ajak mereka juga ke Panti,'' ujar Syakilla mengambil hpnya untuk menelpon Sisil dan juga Dita.


Lama Syakilla menelpon tidak ada satupun yang mengangkatnya.


''Mereka pada ke mana sih, biasanya juga langsung di angkat,'' gumam Syakilla.


''Mungkin lagi sibuk kali ya, yaudah aku chat aja nanti juga di lihat,'' ujar Syakilla lagi.


Karena tak kunjung di angkat Syakilla kembali fokus dengan laptop yang ada di tangannya, dia kembali mengetik kata demi kata dan menjadi sebuah paragraf bahkan bisa menjadi sebuah cerita nantinya.


Syakilla sangat suka menulis dan membaca selain mendesain baju, membaca dan menulis membuatnya tenang dan senang. setiap kali dia membaca seperti dirinya lah yang ada di dalam cerita.


Sudah dua jam Syakilla fokus pada laptopnya sambil menikmati buah dan juga snake yang dia bawakan Syakilla kembali menaruh laptopnya di atas meja kecil di depannya dan menutup laptopnya, merenggangkan otot ototnya sambil berdiri merentangkan kedua tangannya menghirup udara dalam dalam.


''Segarnya udara hari ini,'' ucap Syakilla sambil menutup matanya.


Syakilla berdiri di balkon menghirup udara sore hari beberapa saat dan masuk lagi ke dalam kamarnya, menutup jendela dan membawakan kembali apa yang dibawakannya ke balkon tadi menaruhnya di atas meja yang ada di kamarnya dan masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


Setelah satu jam Syakilla baru keluar dari dalam kamar mandi dan turun ke bawah untuk mencuci gelas dan juga piring yabg di bawanya tadi.


__ADS_2