
''Aku pikir ada apa ternyata cuma mau bahas gaun saja,'' umpatnya.
Capek capek Syakilla mengejar waktu ternyata hanya ingin membicarakan tentang gaun pernikahan saja.
Sebelum Syakilla mengerjakan pekerjaannya Syakilla memilih untuk beristirahat sejenak melepas penat.
Setengah jam Syakilla tertidur di ruangannya akibat terlalu lelah setelah itu dia mulai mendisai. gaun untuk pernikahan seperti yang di pinta pelanggannya tadi dia tidak akan membiarkan seseorang punya celah untuk mengkomlain hasil karya tangannya.
Syakilla mulai memainkan tangannya di atas kertas putih dengan menggoreskan tinta pensil sedikit demi sedikit hingga terbentuk menjadi satu gaun yang indah dan sempurna, Syakilla mendisain beberapa model sekaligus untuk di tunjukkan kepada Kak Zahra kalau jadi memintanya mendisain gaun pernikahannya.
Untuk saat ini Syakilla hanya fokus mendisain saja karena waktu yang sudah mepet juga, waktu hampir menunjukkan magrib jadi Syakilla tidak langsung memotong kainnya tapi mendisain saja.
Syakilla memilih untuk pulang setelah menutup butiknya, sedangkan para karayawannya sudah pulna terlebih dahulu.
" Hari ini sangat melelahkan, di tambah harus menghadapi Fahri, benar benar tambah pusing saja," gumam Syakilla menaiki mobilnya dan melepas kembali cadar yang dia gunakan.
Syakilla sampai di rumahnya setelah shalat magrib karena terjebak macet tapi sebelumnya dia sudah melaksanakan shalat magrib di masjid saat di perjalanan pulang jadi tidak terlalu terburu buru dan tidak takut akan ketinggalan shalat.
" Akhirnya sampai di rumah juga," kata Syakilla begitu memesuki pekarangan rumahnya.
Syakilla memasukkan mobilnya ke dalam garansi yang sudah di isi oleh mobil Mamanya terlebih dahulu.
"Assalamualaikum, Ma," ucap Syakilla. tapi tidak ada jawaban dari dalam.
" Mama kemana ya?," tanya Syakilla masuk langsung mencari Mamanya di kamar.
"Ma," panggil Syakilla masih belum ada jawaban.
Akhirnya Syakilla mencari ke belakang rumahnya tepatnya di taman belakang. Benar saja Mamanya ada di sana duduk di ayunan dan telpon di telinganya.
" Pantas saja tidak ada jawaban orangnya lagi nelponan di sini," ucap Syakilla lalu masuk lagi ke dalam rumah dan masuk ke kamarnya.
Syakilla masuk ke kamarnya dan langsung mengambil handuknya untuk mandi setelah beraktifitas seharian penuh.
Setelah mandi Syakilla turun untuk makan malam karena sudah sangat lapar dia belum sempat makan apapun setelah makan siang di panti.
"Aku lapar sekali," ucapnya sambil memegang perutnya yang rata dan berjalan menuju meja makan.
__ADS_1
Tanpa menunggu Mamanya bergabung Syakilla sudah menikmati makan malamnya sendirian dia benar benar kelaparan.
" Sudah pulang?," tanya Mama Rosa
"Udah dari tadi Ma, Mama aja yang gak dengar, bicara sama siapa sih Ma tadi serius banget kayaknya aku panggil aja gak dengar," Tanya Syakilla.
'' Langganan Mama yang telpon sayang, tanya kapan pesanannya selesai," jawab Mama Rosa.
" Peasanan apa? apa perlu bantuan Qilla?," ucap Syakilla.
" Gak perlu semua sudah selesai besok akan di ambil," jawab Mama Rosa.
"Tapi kamu habis dari mana pulangnya malam banget," sambung Mamanya lagi.
" Habis dari butik Ma," jawab Syakilla.
"Loh bukannya hari ini kamu izin untuk ke panti kenapa habis dari butik," tanya Mama Rosa heran.
" Tadi mendadak ada orang pengen ketemu langsung sama Qilla Ma," jawab Syakilla.
" Apa ada masalah di butik?," Tanya Mama Rosa.
Mama Rosa hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti apa yang di katakan oleh Syakilla.
"Syakilla sudah selesai, setelah ini Mama sibuk gak?," tanya Syakilla.
"Tidak, kenapa?," tanya Mama Rosa.
"Qilla mau bicarakan sesuatu sama Mama mengenai butik, Qilla tunggu di taman ya Ma" jawab Syakilla.
" Iya," jawab Mama Rosa dan melanjutkan makan malamnya sendirian.
Sebelum Syakilla ke taman dia masuk ke kamarnya terlebih dahulu untuk mengambil sesuatu serelah utu baru ke taman dan duduk di atas ayunan dan di kelilingi bunga yang indah dan tanaman tanaman hijau.
Tidak lama Mama Rosa datang serta membawa pring berisi potongan buah di tangannya.
"Mau bahas apa sih sayang penting banget," ucap Mama Rosa duduk di samping Syakilla.
__ADS_1
"Jadi gini Ma, Qilla berniat untuk buka butik baru lagi, gimana pendapat Mama" ujar Syakilla.
," Mama dukung apapun yang kamu lakukan asal tidak membuat kamu repot nantinya, Mama senang kamu bisa berhasil seperti sekarang, memangnya sudah ada modalnya," tanya Mama Rosa.
," Udah Ma, Qilla butuh persetujuan Mama dulu, karena Mama juga ikut andil selama ini, dan Qilla butuh saran dari Mama juga," jawab Syakilla.
" Gimana kamunya saja Mama selalu dukung tapi apa enggak repot kamu juga masih kuliah," kata Mama Rosa.
Syakilla sudah memiliki tiga butik dan semua di kelola olehnya walaupun di bantu oleh Mamanya tapi tetap saja semua adalh milik Syakilla jadi dia harus bisa membagi waktunya dengan baik untuk bisa menghandle semuanya. Selama ini juga Syakilla hanya sering mengunjungi satu butiknya dan yang dua lagi dia serahkan kepada Mamanya dan orang kepercayaannya sesekali saja Syakilla datang memeriksany secara lansung.
"Maka dari itu Qilla butuh persetujuan Mama kalu Qilla lagi banyak kegiatan di kampus Qilla bisa minta bantuan Mama, tapi maaf ya Ma Qilla masih membuat Mama repot bukannya suruh Mama istirahat di rumah, tapi Qilla janji balak selesaikan kuliah secepatnya dan fokus sama butik," ucap Syakilla merasa bersalah terhadap Mamanya.
" Mama gak repot sayang kamu gak perlu minta maaf, Mama senang bisa bantu kamu maraih kesuksesan kamu, jadi tidak perlu minta maaf segala," kata Mama Rosa meyakinkan Syakilla.
"Mengenai buka butik baru Mama serahkan sama kamu, Mama cuma bisa mendoakan kamu saja, dan Mama akan bantu semampu Mama," tutur Mama Rosa mendukung penuh usaha Syakilla.
"Makasih ya Ma, Mama selalu dukung keputusan Qilla," Ucap Syakilla memeluk Mamanya erat.
"Sama sama sayang," ucap Mama Rosa membalas pelukan Syakilla.
"Kamu sudah menemukan lokasi barunya?," tanya Mama Rosa melepas pelukannya.
"Belum Ma, itu juga yang mau Qilla tanyakan sama Mama, udah ada beberapa tapi Qilla belum menemukan lokasi yang tepat saja, kalau Mama tahu Mama bisa kasih saran lokasinya," tunjuk Syakilla mengenai beberapa tempat yang dia ketahui di laptopnya.
"Nanti coba Mama tanyakan teman Mama siapa tahu ada," ucap Mama Rosa masih melihar lokasi yang di tunjukkan Syakilla.
"Selamat sayang kamu sukses membangun karir kamu sendiri, Mama bangga sama kamu," ucap Mama Rosa di sela sela melihat beberap tempat di laptopnya Syakilla.
" Ini semua karena doa Mama, kalau bukan karena doa Mama Qilla juga gak akan berhasil selerti sekarang, terus doakan Qilla ya Ma," tutur Syakilla.
" Tanpa kamu minta pun Mama selalu mendoakan kamu sayang," jawab Mama Rosa.
Jangan lupa.
Like, Komen, Vote, Gift, and Hadiahnya.
tambahkan juga di daftar favorit kalian semua
__ADS_1
terima kasih waktunya