Cinta Pertama Yang Sempurna

Cinta Pertama Yang Sempurna
Terima kasih!!!


__ADS_3

HAPPY READING!!!🌹🌹🌹🌹🌹


Hari yang lelah telah mereka lewati. Malam harinya Syakilla mengajak para karyawan yang ada di butiknya menuju sebuah restoran terdekat untuk mentraktir semua karyawannya karena telah bekerja keras hari ini.


"Kunci butiknya saya akan mentraktir kalian semua," pekik Syakilla saat jam sudah hampir menunjukkan pukul 8 malam. Sebenarnya butik sudah tutup di jam 6 sore. Tapi, mereka tidak langsung pulang karena memilih istirahat terlebih dahulu di dalam butik.


"Beneran, Miss?," Tanya karyawannya.


"Kapan saya pernah bercanda, ayo siap-siap," ucap Syakilla.


"Terima kasih ,Miss," ucap semua.


Mereka semua membereskan semua dan keluar dari butik. Mereka mengikuti kemana Syakilla membawa mereka dengan kendaraan pribadi masing-masing.


Syakilla membawa mereka ke sebuah restoran mewah sebagai ucapan terima kasihnya katena telah bekerja keras selama ini.


Mereka masuk ke restoran itu dengan perasaan bahagia dan juga terharu karena perlakuan bos mereka yang selalu memanjakan mereka. Sering membawa sarapan, makan siang, dan sekarang makan malam di restoran lagi.


Sambil menunggu pesanan mereka sampai mereka bercanda bersama sungguh pemandangan yang hangat.


"Terima kasih untuk hari ini saya tau kalian pasti sangat kewalahan hari ini, bahkan kalian telat makan siang" kata Syakilla.


" Itu sudah kerjaan kami Miss," jawab Ria.


"Saya tau, tapi karena hari ini kalian jadi telat makan siangnya. Tapi, saya salut dengan kinerja kalian yang bersungguh- sungguh dan tekun seperti ini," ucap Syakilla.


"Terima kasih Miss," ucap mereka.


"Saya yang seharusnya bilang terima kasih sama kalian, karena kalian masih bertahan bersama saya sampai detik ini." ujar Syakilla.


Mereka menghentikan pembicaraan saat pesanan mereka datang. Setelah selesai dari restoran mereka pulang ke rumah masing- masing.


Sampai di rumah Syakilla sudah menunjukkan pukul 10 malam. Rumahnya sudah sepi mungkin Mamanya sudah tidur.


"Assalamualaikum," ucap Syakilla tapi tidak ada yang menjawabnya.


"Mungkin mama sudah tidur," gumam Syakilla.


Dia mengecek Mamanya terlebih dahulu dan benar adanya Mamanya sudah terlelap tidur. Kemudian, Syakilla baru masuk ke dalam kamarnya. Begitu masuk dia langsung mengambil handuknya dan masuk ke dalam kamar mandi.


Tiga puluh menit Syakilla sudah selesai di dalam kamar mandi dan juga sudah mengambil wudhu. Bersiap- siap shalat, selesai shalat dia menyimpan mukena di tempat semula, lalu merebahkan tubuhnya ke atas kasur.


"Capek banget hari ini, Aku juga belum mengerjakan apapun untuk gaun kak Zahra," gumam Syakilla.


"Aku lanjutkan besok saja, lagian besok hari minggu jadi aku bisa lebih fokus," lirih Syakilla. Setelah bergumam dengan dirinya Syakilla mulai memejamkan matanya dan masuk ke alam mimpi.


Keesokan paginya Syakilla bangun lebih awal membuat sarapan untuk Mamanya dan juga dirinya sendiri. Setelah membuat sarapan Syakilla naik ke atas dan masuk ke dalam kamarnya untuk mandi dan shalat subuh. Kemudian, dia turun untuk sarapan bersama Mamanya.

__ADS_1


"Pagi Ma," sapa Syakilla saat baru keluar dari kamarnya dan melihat Mamanya juga baru keluar dari kamarnya.


" Pagi sayang, udah bangun?" Balas Rosa.


"Udah dari tadi Ma, Mama baik-baik saja?," Tanya Syakilla.


"Mama baik-baik saja! Kenapa kamu tanya seperti itu?," Tanya Rosa.


"Wajah Mama pucat banget soalnya, kita ke rumah sakit aja ya Ma, Qilla khawatir," ucap Syakilla sambil menuruni tangga.


" Mama gak pa-pa sayang, kita sarapan dulu tapi Mama belum masak" ucap Rosa.


" Qilla udah masak tadi sebelum subuh," balas Syakilla.


"Wah anak Mama memang sangat rajin, apa hari ini kamu ke butik?," Tanya Rosa yang hampir sampai di meja makan.


"Sebentar lagi aku ke butik Ma, soalnya kemaren Qilla belum mengerjakan apa-apa untuk gaun kak Zahra, jadi aku akan mengerjakannya hari ini," jelas Syakilla.


"Kamu gak ke tempat Bunda? Dia menanyakan kamu semalam sama Mama," Tanya Rosa sambil mengambil makanan.


"Enggak, Ma hari ini Qilla mau fokus sama gaun itu dulu, mungkin minggu depan kalau lagi gak sibuk," jawab Syakilla.


"Oh iya, semalam kamu pulang jam berapa? Kenapa gak bangunin Mama," Tanya Rosa.


"Jam 10 baru sampai rumah, Qilla lihat Mama udah tidur jadi aku langsung ke kamar," jelas Syakilla.


Syakilla hampir tidak pernah ada di rumah kerena sibuk dengan pekerjaannya. Dia ada di rumah hanya saat malam hari saja selebihnya dia berada di luar.


"Aku kan kerja Ma, " jawab Syakilla.


"Itulah maksud Mama, kapan kamu punya waktu luang, teman Mama yang tetangga kita di depan ingin mengenal kamu," ujar Rosa.


"Kapan-kapan Ma, untuk sekarang Qilla lagi sibuk," jawab Syakilla.


"Terserah kamu saja, kalau ada waktu kasih tau Mama," ucap Rosa.


Syakilla tidak menjawab lagi dan segera menyelesaikan sarapannya dan bersiap-siap ke butik.


"Aku berangkat dulu ya, Ma," pamit Syakilla.


"Iya hati-hati," jawab Rosa yang lagi menyiram tanaman di halaman depan rumah.


"Mama istirahat aja, Mama pucat banget atau kita ke rumah sakit aja, Qilla antar!" Ucap Syakilla.


"Udah gak usah, nanti Mama pergi sendiri aja," jawab Rosa.


"Bicara sama Mama bikin Qilla emosi aja, Qilla pergi dulu, Assalamualaikum," pamit Syakilla dan menyalami Mamanya.

__ADS_1


"Waalaikum salam," jawab Rosa. Dia tau Syakilla sangat mengkhawatirkan dirinya makanya dia berbicara seperti itu.


Di perjalanan menuju butiknya, mobil Syakilla mengalami insiden kecil. Mobilnya tiba-tiba tidak bisa jalan lagi.


"Kenapa jalannya gini?," lirih Syakilla dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan untuk mengecek mobilnya.


"Innalillah, malah mogok begini mana bengkel masih jauh lagi," gumam Syakilla.


"Apa yang harus aku lakukan sekarang, ya Allah," gumam Syakilla.


Akhirnya dia memutuskan untuk naik taksi dan meninggalkan mobilnya. Tapi, dia sudah menghubungi bengkel langganannya untuk membawa mobilnya.


Lama Syakilla menunggu tapi tidak ada satu taksi pun yang lewat. Sampai satu mobil berwarna hitam berhenti di depannya.


"Apa mobilnya mogok," Tanya laki-laki itu dia adalah Arka. Tapi, Arka tidak mengenali Syakilla kerena pakaian yang sedang ia kenakan.


"Iya," jawab Syakilla.


"Bisa saya bantu!," Tawar Arka.


"Apa tidak merepotkan anda?," Tanya Syakilla.


"Tidak sama sekali, saya cek dulu ya, bisa bukakan kap mobilnya!," Pinta Arka


Syakilla masuk ke dalam mobilnya dan membukakan kap tersebut seperti yang di perintahkan Arka padanya.


Arka mulai mengecek mesin dan mengotak atik mobil Syakilla. Sedangkan, Syakilla dia hanya memperhatikan gerak tangan Arka.


"Bisa di nyalakan mobilnya!" Pinta Arka.


Syakilla masuk ke dalam mobilnya dan menyalakannya. Akhirnya mobil Syakilla berfungsi lagi. Kemudian, Syakilla kembali menghampiri Arka.


"Terima kasih," ucap Syakilla.


"Sama- sama," jawab Arka.


Syakilla mengeluarkan beberapa lembar uang dari tasnya.


"Mohon di terima sebagai tanda terima kasih saya, walaupun saya tau uang anda lebih banyak dari saya," ucap Syakilla menyerahkan uang tersebut.


" Saya ikhlas membantu anda, jadi tidak perlu," tolak Arka.


Jangan lupa🀦🀦


Like, komen, vote, and fav.


πŸ‘‡πŸ‘‡πŸ‘‡

__ADS_1


__ADS_2