Cinta Pertama Yang Sempurna

Cinta Pertama Yang Sempurna
Ada apa ini??????


__ADS_3

HAPPY READY!!!🌹🌹🌹🌹


Di kampus.


Karena pelajarannya cuma satu disebabkan dosen tidak masuk jadi Syakilla bisa pulang lebih cepat dari biasanya.


Baru saja Syakilla keluar dari kelas, Sisil dan Dita sudah mengajaknya untuk ke cafe sekedar menghabiskan waktu bersama karena sudah lama tidak menghabiskan waktu bersama.


"Sil, La, ke cafe yok, usah lama kita gak santai- santai mumpung pulang cepat hari ini," ajak Dita.


"Maaf banget aku gak bisa hari ini, tapi inn Syaa Allah besok deh," timpal Syakilla.


"Syakilla stop dulu mikirin kerjaan mulu, cuma sebentar aja kok bukan seharian, healing lah sesekali jangan mikirin kerjaan terus," ucap Dita.


"Bukan karena kerjaan, tapi aku harus temenin Mama hari ini, maaf banget ya!," Ucap Syakilla merasa bersalah.


"Yaudah deh, kalau untuk tante gak pa-pa, besok janji ya!," Ucap Sisil.


"Inn Syaa Allah, "jawab Syakilla.


"Sekarang kalian mau kemana?," Tanya Syakilla.


"Sebenarnya hari ini aku juga mau diajak ke kantor Papa tapi aku malas banget," jawab Dita.


"Dasar, berarti kamu ngajak kita pergi supaya kamu punya alasan untuk menolak bokap kan!," Ucap Sisil.


"Tau aja," balas Dita tersenyum.


" Udah, aku juga gak bisa kan, kalau mau sama Sisil aja," ujar Syakilla.


"Enggak mau, enak aja mau dijadikan kambing hitam sama ini anak," tolak Sisil.


"Dan kamu juga Dita, kenapa gak pernah mau di suruh ke kantor ? Kasian tahu Papa kamu, cuma kamu aja yang bisa dia andalkan, tapi kamu setiap kali diminta buat datang ke kantor selalu kamu tolak," ucap Syakilla.


"Ia emang dasar Dita," sahut Sisil.


"Beruntung banget jadi Sisil dia punya kakak laki-laki jadi dia bisa bebas dari kantor, lah aku " Kata Dita.


"Itu sih derita kamu," ucap Sisil.


"Udah jangan bertengkar terus, aku juga mau pulang sekarang, kalau kalian mau lanjut bertengkar lanjutkan saja, aku tidak akan melarangnya." ucap Syakilla.


"Ayo, aku ikut kamu aja malas juga sama anak pemalas," ujar Sisil.


"Dasar teman gak ada akhlak," ucap Dita.


Mereka berpisah di parkiran kampus naik ke mobil masing-masing dan meninggalkan kampus.


"Aku harus kabari Mama dulu, " gumam Syakilla.


Tut tut.


_"Assalamualaikum, Ma," ucap Syakilla begitu sang Mama menjawab panggilannya.


"Waalaikumsalam sayang, kenapa?," Tanya Rosa.


_"Aku udah di perjalanan pulang ini," ucap Syakilla.


"Oh yaudah," balas Rosa.

__ADS_1


" Udah dulu Ma, aku cuma mau kasih tau itu aja, Assalamualaikum," ucap Syakilla.


"Waalaikumsalam," balas Rosa. Kemudian Syakilla menutup panggilannya.


Setelah Syakilla menghubungi sang Mama, Syakilla kembali fokus pada jalannya. Tiga puluh menit Syakilla sudah sampai di rumahnya.


"Assalamualaikum," ucap Syakilla memberi salam.


Karena tidak ada jawaban Syakilla langsung masuk kedalam dengan menggunakan kunci cadangan yang selalu dia bawa.


"Ma...Mama..." Panggil Syakilla dengan suara keras.


"Iya sayang, Mama lagi di kamar" teriak Rosa.


"Mama udah siap- siap? Memangnya kapan perginya?" Tanya Syakilla berdiri di depan pintu kamar Mamanya.


"Kita pergi sekarang aja, takut terlambat," ucap Rosa.


"Kamu mau pergi dengan baju ini?," Tanya Rosa saat membuka pintu dan melihat Syakilla masih dengan baju yang sama.


"Aku mandi dulu gak pa-pa kan?," Tanya Syakilla.


"Lalu, kamu mau ke sana gak mandi gitu? Bau asem begini, gak malu mau ketemu, Ehemm," ucap Rosa.


"Mama apa-apaan sih, udah aku mau mandi dulu, gak lama kok," ucap Syakilla.


" Udah sana, dandan yang cantik," goda Rosa.


"Enggak mau," sahut Syakilla.


"Kalau dia berubah pikiran nanti gimana?," Ucap Rosa sengaja mau membuat Syakilla kesal.


"Biarin aja," jawab Syakilla.


"Aku udah siap, berangkat sekarang?," Tanya Syakilla.


"Ma Syaa Allah cantiknya anak Mama, sengaja mau buat Fahri jatuh cinta," ucap Rosa padahal Syakilla tidak berdandan seperti yang Mamanya bilang.


"Ma..." Balas Syakilla.


"Ia ayo," ujar Rosa.


Syakilla pergi dengan menggunakan mobil Mamanya. Tidak ada hambatan di jalan semua berjalan dengan lancar.


Syakilla sudah sampai di pekarangan panti, namun dia tidak melihat keberadaan mobil yang biasa Fahri bawa.


"Cari apa?" Tanya Rosa karena melihat Syakilla seperti sedang mencari sesuatu.


"Bukan apa-apa, Qilla hanya melihat tempat parkir yang gampang keluarin mobil saja," jawab Syakilla.


"Sayang ini panti bukan Mall, kalau mau berbohong cari alasan yang pintar sedikit," ucap Rosa tahu maksud Syakilla celingak- celinguk gak jelas.


"Benar kok Ma," balas Syakilla.


"Terserah kamu saja," ucap Rosa sudah malas berdebat dari tadi.


Syakilla dan Mamanya keluar dari mobil. Langsung berjalan menuju dalam panti.


"Assalamualaikum," ucap Syakilla dan Mamanya.

__ADS_1


"Waalaikumsalam," jawab beberapa pengurus panti yang sedang ada di dalam.


"Syakilla, Mbak Rosa, masuk aja udah di tungguin sama Bunda dan yang lainnya di dalam ruangan Bunda," ucap salah satunya.


"Makasih Mbak," ucap Syakilla.


"Sama-sama," jawabnya lagi.


" Yang lainnya! Maksudnya gimana Ma, bukan cuma ada Fahri aja?," Tanya Syakilla bingung.


" Mama juga nggak ngerti maksudnya gimana! Mama pikir juga hanya ada Fahri aja!," Kata Rosa ikutan bingung.


"Kita masuk aja dulu," sambung Rosa.


Tok tok.


"Assalamualaikum," ucap Rosa memberi salam.


" Waalaikumsalam," jawab orang yang berada di dalam.


" Syakilla, Rossa, udah sampai! Ayo masuk," ucap Fatimah membukakan pintu.


" Ia Bunda," jawab Syakilla.


Syakilla masuk ke dalam dan mendapati ada beberapa orang di dalam tidak hanya Fahri saja. Tapi, karena mereka membelakangi Syakilla jadi Syakilla tidak bisa mengenali mereka.


"Assalamualaikum," ucap Syakilla sekali lagi.


"Waalaikumsalam," jawab mereka dan berbalik arah.


'Abi, Ummi, kenapa mereka juga ada di sini' batin Syakilla terkejut.


Dia bingung kenapa ada Ummi dan Abinya Fahri juga yang hadir bersama mereka.


"Duduk sayang," pinta Fatimah.


Syakilla dan Mamanya duduk di samping Bunda Fatimah. Mamanya Syakilla yang tidak mengenali mereka bingung dengan apa yang terjadi.


" Fahri," ucap Fatimah.


"Ia, Bunda," ujar Fahri mengerti.


"Ummi, Abi, ini Syakilla dan ini Mamanya yang Fahri maksud selama ini," ucap Fahri.


"Assalamualaikum, Ummi, Kiyai, saya Rosa Mamanya Syakilla," ucap Rosa memperkenalkan dirinya


"Waalaikumsalam, Saya Aminah Umminya Fahri, dan ini Abinya Fahri " balas Aminah.


"Saya Syakilla Ummi, Abi," ucap Syakilla ikut memperkenalkan dirinya.


'Mudah-mudahan Ummi tidak mengenali suaraku' batin Syakilla.


"Syakilla, maaf Bunda sudah mengatakan siapa kamu sama Umminya Fahri," Ucap Fatimah.


"Maksud Bunda?," Tanya Syakilla kurang paham.


"Kalau kamu dan Syakilla yang mereka kenal adalah orang yang sama," ucap Fatimah.


"Apa!" bukan Syakilla yang terkejut melainkan Fahri.

__ADS_1


"Ia, mereka adalah orang yang sama, maaf Bunda baru kasih tau kamu sekarang," ujar Fatimah.


"Jadi..." ucap Fahri tidak percaya.


__ADS_2