Cinta Pertama Yang Sempurna

Cinta Pertama Yang Sempurna
Malam pertama bagi pengantin baru


__ADS_3

HAPPY READING!!!!!


Mau tidak mau Zaki bangun dari duduknya menghampiri Zahra dan duduk di sampingnya dengan maksud ingin bertanya kenapa tiba-tiba Zahra masuk ke kamar mandi dan keluar dengan sikap yang berbeda.


Zaki yang baru berhadapan dengan wanita bingung harus berbuat apa, lama Zaki diam. Karena tidak mau ini terus canggung, Zaki mulai membuka suaranya.


" Apa saya salah bicara tadi? Kalau iya, maafkan saya, tapi tolong katakan sesuatu" ucap Zaki mulai membuka pembicaraan dengan Zahra.


Zahra yang masih kesal tidak mau menjawab Zaki ataupun melihat ke arahnya, dia tidak mau Zaki matanya yang memerah karena menangis.


" Ustazah, saya mohon! Saya semakin merasa bersalah kalau ustazah terus mendiamkan saya seperti ini," ucap Zaki menaruh tangannya di pundak Zahra yang membelakanginya.


" Apa ustadz ini tidak mengerti juga! Kenapa ustadz tadi setelah melihat wajah saya, ustadz langsung berpaling? Apa karena ustadz kecewa karena saya tidak cantik? Apa setelah ini ustadz akan meminta pisah dari saya?" Zahra sudah tidak bisa diam lagi, dia mengeluarkan unek-uneknya.


Bukannya Zaki membantah ucapan Zahra, Zaki malah tersenyum ke arah Zahra yang keluar sifat aslinya. Zahra yang melihat Zaki tersenyum semakin menjadi, dia merebahkan tubuhnya dan masuk ke dalam selimut menutupi seluruh badannya tanpa terkecuali.


" Astagfirullahaladzim, ternyata begini rasanya melihat wanita marah," batin Zaki. Beberapa saat kemudian, Zaki mendekati Zahra dan menarik selimut Zahra. Tapi, Zahra dengan kuat menarik kembali selimutnya.


" Sekarang dengarkan saya! Tadi, saya bukan kecewa tapi saya terkesima dengan wajah ustazah yang begitu cantik, makanya saya langsung berpaling, jadi jangan salah paham dan bagaimana mungkin saya hal yang ustazah bilang itu terjadi" jelas Zaki.


" Sayang!! Dengarkan saya, saya tidak pernah melihat perempuan dari wajahnya atau fisiknya, bagi saya itu tidak penting sama sekali, yang terpenting adalah wanita itu mampu menjaga dirinya" Zaki tidak pernah kecewa atau mereka menyesal telah menikahi anak dari gurunya, itu merupakan satu keberuntungan baginya.


" Tapi kenapa ustadz tidak mau melihat wajah saya tadi?" Tanya Zahra.


" Saya bukan tidak mau melihat wajah istri saya yang begitu luar biasa Soleha, dan begitu cantiknya ini, tapi saya takut kalau saya tidak bisa mengontrol diri saya sendiri. Saya ini manusia biasa," balas Zaki memilih kata yang sulit di mengerti oleh Zahra dan membuat Zahra bingung.


" Apa maksud ustadz, saya tidak mengerti!" Ucap Zahra membuka selimutnya. Menatap Zaki yang juga menatapnya.


" Saya ini laki-laki!" Balas Zaki ambigu membuat Zahra semakin tidak mengerti dengan ucapan Zaki yang membingungkan.

__ADS_1


" Ustadz! Apa ustadz tidak bisa langsung to the poin saja, kenapa berputar-putar dari tadi!" Ucap Zahra kesal dengan suaminya sendiri karena membuat bingung.


Zaki menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, dia malu mengatakan secara langsung kepada Zahra, tapi kalau dia tidak mengatakannya Zahra akan salah paham kalau dia mengatakannya akan sangat memalukan. Itulah yang ada di pikiran Zaki sekarang.


" Maksud saya... Saya takut... Kalau saya tidak bisa mengontrol diri... " balas Zaki.


" Astagfirullahaladzim ustadz, ustadz ini kenapa?" Tanya Zahra sudah tidak sabar lagi.


" Gimana jelasinnya ya!" Ucap Zaki bingung.


" Ustadz katakan saja, apa susahnya!" Balas Zahra.


" Saya ini pria normal..." ucap Zaki menggantungkan kalimatnya berharap Zahra mengerti ucapannya, namun dia aalah Zahra masih saja belum mengerti.


Zaki menarik napas panjang dan mengatakan apa yang ada dalam pikirannya secara jelas.


Blush!


Zahra sekarang paham apa yang sedang Zaki pikirkan, dia sangat gugup sekarang.


" Saya tidak akan memaksa ustazah melakukannya, saya tau ustazah pasti sangat lelah hari ini, makanya sekarang istirahatlah" ucap Zaki bangun dari tempat duduknya, namun di cegah oleh Zahra.


" Ustadz!" Panggil Zahra menarik baju yang di kenakan Zaki.


" Istirahatlah! Saya tidak akan memaksa ustazah," Ucap Zaki.


" Sekarang saya adalah istri ustadz, dan saya akan menjadi istri yang durhaka kalau saya tidak memberikan hak ustadz, Allah akan melaknat saya dan mungkin Allah akan murka dan saya tidak mau hal itu terjadi, " balas Zahra.


" Saya mengerti! Tapi, saya juga tau kalau ustazah pasti capek, saya juga tidak bisa memaksa kehendak saya sendiri. Kalau ustazah capek, saya tidak akan memaksa, saya akan menunggu ustazah siap" balas Zaki, dia tau kondisi sang istri yang capek, meskipun dia menginginkannya.

__ADS_1


" Inn Syaa Allah saya siap," balas Zahra, tidak ada alasan baginya untuk menolak sang suami, karena itu adalah kewajibannya sebagai seorang istri.


" Kalau begitu kita shalat Sunnah terlebih dahulu," balas Zaki. Zahra mengerti, lalu masuk ke ke kamar mandi secara bergantian dengan Zaki.


Mereka menunaikan shalat Sunnah terlebih dahulu, setelah Selesai Zahra masuk kembali ke kamar mandi, dia ingin mempersiapkan dirinya, dia yang paham agama tau apa yang seharusnya dilakukan oleh seorang istri. Sedangkan Zaki, menunggu Zahra dengan membaca zikir.


Tidak lama Zahra keluar dari kamar mandi, dia juga sudah melepas cadarnya. Zaki tersenyum ke arah Zahra yang begitu cantik.


Zahra berjalan menuju kasur tempat Zaki duduk dan berdiri tepat di hadapan sang suami. Zahra sangat gugup ini adalah pengalaman pertama baginya begitu juga dengan Zaki.


Zaki menggenggam tangan Zahra yang dingin, dia tau kalau Zahra gugup begitu juga dengan dirinya sendiri.


" Apa ustazah sudah siap?" Tanya Zaki sekali lagi. Zahra mengangguk mengiyakan apa yang di tanyakan sang suami.


Setelah mendapat persetujuan Zahra, Zaki menarik Zahra dalam pelukannya. Kini posisi mereka sama-sama berdiri, Zaki mencium kening sang istri.


Kemudian, Zaki memejamkan matanya, seraya berdoa. Diikuti Zahra yang tau apa maksud sari Zaki. Setelah berdoa, Zaki mulai mengikuti nalurinya sebagai seorang laki-laki.


Dan terjadilah apa yang harus terjadi 😁😁😁.


BULAN PUASA YA READER, JADI AUTHOR SKIP, LAGIAN AUTHOR BELUM MENIKAH SO AUTHOR NGGAK TAU APA YANG TERJADI BERIKUTNYA 😌😌😌.


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, YA READER.


Biar author yang kadang-kadang lupa up ini bisa selalu ingatπŸ˜…πŸ˜….


SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA BAGI READER AKU YANG MENJALANKANNYA.


MUNGKIN BEBERAPA BAB LAGI AKAN TAMAT JADI IKUTI TERUS!!!

__ADS_1


__ADS_2