Cinta Pertama Yang Sempurna

Cinta Pertama Yang Sempurna
Cerita sama Abi


__ADS_3

HAPPY READING!!!


BUDAYAKAN LIKE,KOMEN,FAV.


"Fahri jaga sikap kamu sama Abi, kakak gak suka," kata Zahra.


" Iya Kak," jawab Fahri pasrah.


Mungkin, orang akan lebih takut kepada Abi atau Umminya tapi berbeda dengan Fahri dia tidak akan bisa membantah ucapan sang Kakak. Zahra memang sering bercanda tapi kalau dalam mode serius Zahra bisa sangat menakutkan di mata Fahri. Walaupun dia seorang pria dan kakaknya perempuan tapi tetap saja dia tidak bisa membantah kakaknya.


"Qilla ayo ikut kakak, biarkan saja Fahri di sini," ajak Zahra.


"Iya kak," jawab Syakilla.


Syakilla sudah di bawa oleh kakaknya Fahri sedangkan Fahri masih penasaran dengan Syakilla yang ada di hadapannya tapi dia tidak mau gegabah dalam mengambil tindakan jadi dia hanya diam saja.


Fahri bukanlah laki laki playboy seperti apa yang di pikirkan Syakilla. Dia sosok yang sangat menghormati wanita, bahkan dalam hidupnya dia tidak pernah mengenal yang namanya pacaran.


Tapi dia mengakui sikapnya berubah saat di hadapan Syakilla, seakan dia menjadi orang lain.


Dia suka bercanda dan entah kenapa dia seperti sudah lama mengenal Syakilla.


Setelah Syakilla dan Zahra pergi serta Umminya juga mengikuti Kakaknya, tinggallah Fahri bersama dengan Abinya. Fahri sibuk dengan pikirannya sendiri. Mereka duduk di sebuah kursi yang ada tidak jauh dari rumah Fahri.


"Aku semakin penasaran dengan gadis itu!, apa mereka orang yang sama atau cuma perasaanku saja!" gumam Fahri.


"Penasaran dengan siapa? Apa kamu menyukai Qilla," Tanya Abi Ilham.


" Iya..." tanpa sadar Fahri menjawab ya.

__ADS_1


"Maksudnya?," Tanya Abi Ilham.


"Ahh...bukan...bukan itu Bi, Fahri seperti mengenalnya saja dan mereka memiliki nama yang sama ." jawab Fahri.


"Apa wanita yang kamu maksud itu adalah wanita yang sukai yang Ummi bilang?," Tanya Abi lagi.


"Abi doakan saja semoga dia menjadi jodoh Fahri, dia gadis yang sangat baik dan cantik," ujar Fahri.


"Apa kamu benar benar menyukainya, Abi akan dukung tapi, Abi gak pernah setuju kalau kamu pacaran. Ingat itu!!" ucap Abi Ilham.


"Abi tenang saja. Fahri rasa Fahri benar-benar menyukainya. Fahri serius dengan gadis ini. Abi tenang saja Fahri selalu ingat dengan pesan Abi." balas Fahri.


"Ingat! jangan pernah mempermainkan dan menyakiti hati seorang wanita . Sebaiknya kamu shalat istikharah dulu minta petunjuk sama Allah, kalau kamu sudah yakin, kasih tau! Abi kita akan melamarnya untuk kamu." ucap Abi Ilham.


"Biarkan Fahri mengenalnya lebih baik dulu Bi. Setelah dia ada tanda tanda darinya Fahri akan kasih tau Abi." balas Fahri


"Terserah kamu saja, kalau sudah siap Abi dan Ummi akan melamarnya untukmu.'' ucap Abi Ilham.


"Masalah apa? Coba cerita sama Abi, siapa tahu Abi bisa bantu," ujar Abi Ilham.


"Dia gadis yang sangat sulit Fahri kejar dia terlalu cuek dengan Fahri, Fahri menjadi tidak yakin akan mendapat hatinya." kata Fahri.


"Jadi kamu akan menyerah begitu saja dan membiarkan gadis itu bersama dengan pria lain," tanya Abi.


" Tentu saja tidak, Fahri tidak akan membiarkan gadis itu menjadi milik orang lain." jawab Fahri.


"Berharap boleh, tapi jangan memaksa kehendak. Jodoh, maut, rezeki semua sudah ada yang atur, kita hanya bisa berusaha saja selebihnya kita serahkan sama pemilik kehidupan." Abi Ilham memberikan nasehat kepada Fahri.


"Fahri tidak pernah menyukai gadis manapun selama ini, dia adalah gadis pertama yang Fahri sukai dalam hidup Fahri, jadi Fahri mohon doa untuk Fahri Bi," ucap Fahri serius.

__ADS_1


"Tanpa kamu minta, Abi dan Ummi selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu dan kakak kamu Zahra...,"


"Abi yakin kalau kamu serius dan dia adalah jodoh yang Allah kirim untuk kamu sekeras apapun hatinya dia akan tetap menjadi milik kamu...,"


Abi sangat penasaran siapa gadis yang bisa membuat anak Abi ini serius sampai membuatnya galau seperti ini." ucap Abi llham panjang kali lebar.


"Dia gadis yang sangat cantik, baik, sayang anak anak, dan senyumannya sangat manis. Fahri jadi merindukannya sudah lama Fahri tidak melihat wajahnya yang cantik itu." balas Fahri kegirangan.


"Bukankah Abi selalu memperingati-mu untuk selalu menjaga pandangan kamu dari perempuan." kata Abi Ilham.


"Fahri selalu menjaga pandangan Fahri Bi!...," kilah Fahri.


"Tapi katamu wajahnya cantik pasti kamu melihat wajahnya dan kamu menjabarkannya dengan sangat detail apa itu namanya menjaga pandangan?," Ucap Abi Ilham.


"Makanya Abi dengerin dulu, memang selama ini Fahri selalu menjaga pandangan Fahri terhadap wanita manapun tapi Fahri tidak bisa kalau tidak melihat wajah gadis itu, itu masalahnya Bi!," ujar Fahri.


"Itu sama saja namanya Fahri," kata Abi Ilham.


"Itu tidak sama Abi, Fahri hanya melihat gadis ini saja tidak semua gadis," bantah Fahri.


"Kamu anak laki Abi dan Ummi satu-satunya tapi kenapa sangat susah diatur," ucap Abi Ilham.


"Kak Zahra juga anak perempuan Abi satu-satunya," balas Fahri.


"Zahra tidak pernah membantah ucapan Abi dan Ummi, kamu selalu saja membantah apapun yang Abi katakan, Abi ingin kamu mengurus Pondok tapi kamu lebih memilih membuka bisnis kamu sendiri," kata Abi Ilham.


" Fahri belum siap Bi, masalah perusahaan bukankah Fahri sudah mengikuti perintah Abi untuk menerima karyawan laki-laki saja, kenapa Abi membahas ini lagi," balas Fahri.


"Lalu kapan kamu siap? Abi sudah tua Fahri, Apa kamu menunggu Abi meninggal dulu baru kamu mau mengurus pondok ini?," tanya Abi.

__ADS_1


"Bukan begitu Bi, kenapa Abi malah membahas ini lagi, kalau Fahri sudah siap Fahri akan kasih tau Abi tapi, tidak untuk sekarang Bi, Fahri mohon sama Abi jangan memaksa Fahri..."


Untuk masalah Kak Zahra jangan Abi banding bandingkan Fahri dengannya, Fahri tidak menyukai itu." jawab Fahri.


__ADS_2