Cinta Sedingin Es

Cinta Sedingin Es
S2 eps 50


__ADS_3

"Ayo kita menikah"ucapan Zaf tiba-tiba itu tentu saja membuat Kenz terkejut.


Pria itu kemudian tersenyum "Tidak Zaf" ucapnya, dan itu berhasil membuat binar kebahagiaan yang tadi tercetak jelas diwajah Zaf,kini berubah menjadi redup.


Zaf kemudian beranjak dari pangkuan Kenz.


Lagi, rasa sakit terhadap penolakan kini Zaf rasakan.


Dan tiba-tiba tangan Zaf tercekal oleh Kenz saat gadis itu hendak berbalik.


"Zaf, Will you mary me? "Ucap Kenz selanjutnya.


Zaf terdiam ditempatnya, tangan Kenz yang tadi nya berada di lengan Zaf kemudian berangsur turun dan kemudian menggenggam tangan Zaf.


Dengan hati-hati Kenz menyelipkan sesuatu dijari manis gadis tersebut.


Zaf tak mampu berkata-kata, gadis itu hanya melihat kearah tangan yang masih digenggam oleh Kenz.


"Harus nya aku yang melamar mu Zaf" ucap Kenz kemudian mengecup punggung tangan gadis tersebut.


Wajah yang tadinya mendung, kini lambat laun kembali menampakkan cerahnya.


Kenz mearik tubuh gadis itu kedalam dekapannya.


"Kau tahu,sudah berapa lama aku menantikannya?"ucap Kenz.


Zaf mengangguk "Dan, selama-lamanya kamu menantikannya bukankah lebih lama aku yang menginginkannya Kenz? " ucap Zaf masih dalam pelukan Kenz.


Zaf melepaskan pelukannya, kemudian mendongakkan kepalanya untuk melihat dengan jelas wajah Kenz saat ini.


Ia hampir tak percaya, bertahun-tahun mengejar lelaki ini namun masih tak bisa mendapatkannya, dan kini ia bisa bernafas lega karna Kenz menyambut cintanya.


"Te quiero"Lirih Zaf.


"Yo tambien te amo"Jawab Kenz menundukan wajahnya mendekati Zaf.


Mendaratkan ciumannya pada bibir gadis itu.


Perasaan yang membuncah, membuat keduanya sama-sama agresif.


Kenz mendorong tubuh Zaf hingga membentur tembok dibelakangnya.


Tangan Zaf dengan lihainya membuka kancing kemeja Kenz satu persatu.


Pun juga Kenz, tangannya juga tak luput untuk melepaskan tali yang ada pada baju Zaf.


Namum, Kenz tiba-tiba menghentikan aksinya.


Ia baru ingat jika diruangan tersebut ada CCTV nya.


Kenz menggandeng tangan Zaf untuk mengikutinya, dan Kenz pun membawa Zaf menuju ruang sebelahnya karna disana ada kamar yang nenek sediakan memang untuk istirahat Kenz jika ia menginap di Mansion tersebut.


Sampai lah Kenz didalam kamarnya, ia mendorong Zaf untuk masuk, kemudian tidak lupa mengunci pintu agar apa yang akan terjadi nanti tidak ada yang mengganggu.


Zaf yang sudah diatas ranjang, kemudian memberi tatapan menggoda untuk Kenz.

__ADS_1


Kenz mendekatinya,berjalan pelan namun pasti, ia merasa jika Zaf sedang mengndangnya untuk bisa berbuat untuk lebih.


Setelah berada didepan Zaf, tanpa aba-aba Zaf menariknya hingga membuat Kenz terjatuh diatas ranjang.


Dengan agresif Zaf yang kini sudah berada diatas Kenz kemudian kembali menyatukan bibir mereka.


"Sepertinya kau sangat lihai"ucap Kenz disela ciumannya.


Zaf memperlihatkan senyum menggodanya "Kau yang mengajariku"ucapnya kemudian kembali melancarkan aksinya untuk melepaskan pakaian Kenz.


Hari yang terasa panas hari itu semakin memanas dengan aksi yang mereka lakukan.


Skip ya gaez... puasa,jadi nggak berani traveling kemana-mana... 😊


Kenz membersihkan tubuhnya yang penuh cakaran oleh Zaf, ia tak menyangka jika wanita itu akan seberingas itu.


Ini memang bukan yang pertama bagi Zaf, namun tetap saja gadis itu masih mengerang kesakitan saat Kenz memasukinya.


Saat Kenz keluar dari kamar mandi ia sudah mendapati Zaf yang duduk didepan jendela kamar tersebut.


Zaf tampak cantik dengan baju ganti yang baru diantar oleh asistennya.


"Kau sudah selesai? " tanya Zaf setelah menyadari kedatangan Kenz.


"Ya"Kenz mendekat kemudian memberikan kecupan pada pelipis wanita tersebut.


"Apa akan kembali kekantor? "tanya Zaf.


Kenz tampak berpikir sejenak "Ya, aku akan segera menyelesaikan pekerjaan ku disini, agar kita bisa segera kembali ke Indonesia" ucap Kenz kemudian kembali memeluk Zaf dari belakang.


"Ke Apartemen saja"Ucap Kenz yang seakan masih belum rela melepaskan Zaf "Aku akan mengantarmu lebih dulu" ucap Kenz kemudian.


"Baiklah Tuan Kenzi... siap laksanakan! " ucap Zaf sambil mengangkat tangannya diatas kepala seperti orang yang sedang memberi hormat.


***


"Tuan, sepertinya pihak lawan sudah menghentikan aksi mereka saat ini"ucap seorang pria yang tak lain adalah asistennya Bryan.


Bryan yang tengah duduk diatas singgasananya hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


Beberapa hari ini ia disibukkan karna ada seseorang yang menjadikan perusahaannya sebagai target.


Dan bahkan perusahaannya hampir saja terjatuh karna beberapa kliennya memutus kerja sama mereka.


Bryan mencurigai seseorang dibalik semua ini, ia mencurigai Zaf dan Kenz yang ada dibalik semua ini.


Namun kini ia merasa heran karna sepertinya penyerangan itu sudah berhenti.


"Keluarlah"titahnya kepada asistennya tersebut.


"Baik tuan" jawab sang asisten kemudian melangkah pergi.


Ada sebuah video yang masuk kedalam e-mail milik Bryan dan kemudian dibukanya.


Dengan cermat ia mengamati video tersebut.

__ADS_1


"Kenapa melepaskan ku begitu saja? Zaf... apa tidak ada dendam dihati mu untukku? " gumam Bryan setelah melihat video tersebut.


Pria itu kemudian menubrukan punggungnya pada sandaran kursi kebesarannya.


Kemudian memijit pangkal hidungnya.


"Apa kau sudah benar-benar menghapusku dari hidupmu, sampai kau tidak sudi untuk berurusan denganku" masih bergumam sendiri.


Video yang Bryan lihat adalah video saat Zaf melarang Kenz untuk menyerang Bryan pagi tadi.


Dan Video itu diambil dari CCTV yang ada di ruangan Kenz


***


"Kau sudah mengirimkannya? " tanya Kenz kepada Zayn yang kini sedang sibuk dengan laptopnya.


"Ya, bahkan sudah di buka" jawab Zayn.


"Bagus lah, kuharap dengan begitu dia bisa benar-benar melepaskan Zaf dan tidak ada dendam lagi seperti yang Zaf inginkan" ucap Kenz.


"Jika kau mengikuti instruksi ku, dia pasti akan benar-benar menyerah"ucap Zayn.


Sontak saja Kenz memeberi satu pukulan di kepala bocah itu.


"Apa kau pikir dia akan menyerah jika melihat video yang seperti itu? justru dia malah akan semakin membenci Zaf!"Kenz menaikkan intonasinya.


Zayn menggaruk kepalanya yang tadi dipukul oleh Kenz menggunakan gulungan kertas.


"Tapi kak, apa kau selalu melakukan itu saat bertemu dengan Zaf? " Zayn menggoda, dari CCTV tadi Zayn juga bisa melihat bagai mana kemesraan kakak dan juga kakak iparnya saat bertemu pagi tadi.


Dan sebenarnya Zayn berencana untuk mengirim video yang ada adegan berciuman antara Zaf dan Kenz kepada Bryan agar pria itu berhenti mengganggu kehidupan Zaf selanjutnya.


Namun hal itu dilarang oleh Kenz, dan Kenz meminta agar Zayn menghapus adegan mesranya di video itu dan hanya mengirimkan saat Zaf meminta Kenz untuk menghentikan serangannya terhadap perusahaan Bryan.


"Bukankah akan jadi sangat menarik jika Bryan melihat adegan panas kalian" imbuh Zayn.


Namun Kenz tak menanggapi, ia kembali ke meja kerjanya dan ingin segera menyelesaikannya agar bisa segera ke Indonesia bersama Zaf.


Untuk acara pernikahan mereka tentunya...




Pengen kasih adegan yang sedikit hot, tapi takut dosa, jadi maap ya cuma bisa kasih sedikit yang manis-manis dari pasangan Kenz dan Zaf...



ini visual Kenz dan Zaf



![](contribute/fiction/40921/markdown/1188588/1619162127260.jpg)


__ADS_1


![](contribute/fiction/40921/markdown/1188588/1619162127257.jpg)


__ADS_2