
Seperti yang Zayn takutkan, berita tentang foto-foto bugil milik Hyena langsung tersebar di media sosial.
Tentu saja dengan Caption mengungkit nama besar sang ayah yang berkecimpung di industri hiburan.
Siapa yang tidak kenal dengan Rekha, pemilik stasiun terbesar di kota A.
Elfa yang sedang berada di Paris pun langsung panik melihat berita tersebut dan langsung terbang menuju kota A.
Dan disinilah mereka sekarang.
Hyena yang ada ditengah-tengah antara papa dan mamanya.
Dulu ia sangat mendambakan untuk berada diposisi ini, bersama dengan kedua orang tua yang utuh.
Namun siapa sangka jika itu terkabul justru saat ia menghadapi kasus yang mungkin akan menjatuhkan nama papanya.
"Hyena, kita bicara baik-baik oke? " ucap Elfa sang mama.
"Memangnya Hyena selama ini tidak bisa diajak bicara baik-baik ma? " Sinis gadis yang sedang menghadapi masalah tersebut.
Sejenak Elfa terdiam, kemudian kembali bersuara "Mama selalu berharap,Hyena menjadi anak yang baik-".
"Hyena bukan lagi anak kecil ma, jadi jangan menyudutkan Hyena seperti anak lima tahun yang sudah melakukan kenakalan" potong Hyena.
"Justru karna Hyena sudah tidak kecil lagi, karna itu mama sangat berharap kamu mengerti seperti apa pengorbanan mama mu ini! " Mendengar jawaban Hyena membuat Elfa naik pitam.
Ia sebenarnya tidak bermaksud untuk memarahi putri nya, dia justru kembali untuk memberikan suport kepada sang putri agar bisa tegar menghadapi kasus ini.
Tapi melihat Hyena yang seakan acuh terhadap kasus yang menimpa nya membuat Elfa sedikit tenang tapi juga sedih.
"Pengorbanan? " Kembali Hyena menatap sinis kepada sang mama.
Sedangkan Rekha hanya bisa diam menyaksikan kedua wanita itu berselisih.
__ADS_1
"Membiarkan seorang anak kecil yang tidak tahu apa-apa selalu menyelesaikan masalahnya sendiri, karna tidak ada ibu atau pun ayah yang bisa membantu? mencari tahu bagai mana cara menyembuhkan luka sendiri entah itu luka luar atau pun dalam? kalian apa pernah peduli dengan bagai mana orang-orang membully ku waktu aku masih sekolah? kalian tidak akan tahu hal itu, kalian hanya mencari kebahagiaan kalian sendiri".
"Mencari kebahagiaan ku sendiri? " Elfa kembali bersuara memotong ucapan Hyena yang mulai melebar kemana-mana "Kamu pikir mama banting tulang bekerja, tidak bisa istirahat dengan tenang itu untuk mencari kebahagiaan mama sendiri? " Air mata itu akhirnya luruh juga dipipi Elfa. "Kamu tahu dengan benar Hyena, mama melakukan itu semua hanya untuk masa depan kamu, untuk kehidupan kamu agar bisa merasa hidup layak tanpa kekurangan materi".
Sakit sekali mendengar ucapan tersebut keluar dari bibir putri yang selama ini ia sayangi.
"Mama bisa memenuhi kebutuhan materiku dengan sangat baik, tapi mama lupa bahwa masih ada satu hal yang Hyena butuhkan selain materi yang mama kejar itu". Hyena mengatur nafasnya yang mulai memburu. "Tapi itu semua bukan kesalahan mama, karna mama memang tidak mungkin bisa memberikan keduanya sekaligus".ucapan Hyena semakin melemah, ia sadar mama nya juga hanya wanita biasa, seorang wanita yang harus memilih antara menemani anak nya atau bekerja keras untuk mencukupi kebutuhannya.
Hyena tahu betul seperti apa lelahnya menjadi seorang Elfa, tapi disisi lain, Hyena juga ingin diperhatikan oleh orang yang ia kasihi.
Bukan hanya materi yang Hyena ingin, tapi perhatian dan cinta dari kedua orang tuanya juga ia butuhkan.
Mungkin ia sudah terlalu besar jika dikatakan membutuhkan kasih sayang,tapi inilah yang Hyena rasakan.
Terkadang ia bahkan iri melihat Zayn yang selalu diomeli oleh mommy Cindy.
Tapi mau bagai mana lagi, keinginanya juga tidak akan bisa mengubah keputusan kedua orang tuanya.
"Ada yang ingin papa sampaikan?Kenapa papa ada disini jika hanya diam? " Hyena bertanya menyeka sedikit air mata yang ada disudut matanya.
Sepertinya kehadiran Rekha sudah disadari oleh kedua wanita beda generasi ini, dan ia pun mulai buka suara.
"Papa kemari hanya ingin melihat putri papa, papa tidak akan mengejudge mu tentang masalah tersebut... maaf jika apa yang papa lakukan terhadap kalian berdua menyakiti kalian, papa sudah memerintahkan anak buah papa untuk menekan berita itu.Jadi Hyena tidak perlu khawatir" Rekha memberikan senyum hangatnya berjalan menuju putrinya kemudian mengelus kepala Hyena dan memberikan pelukan.
"Mungkin ini akan mempengaruhi saham perusahaan papa". ucap Hyena dalam pelukan sang papa.
"Tidak masalah, kita akan mencari cara untuk membuatnya naik lagi".ucap Rekha.
"Maaf jika Hyena menjadi sumber masalah untuk kalian berdua" lirih Hyena.
"Bukan salahmu sayang" Elfa membelai kepala Hyena "Kami yang terlalu sibuk dengan kehidupan masing-masing, bahkan seakan menelantarkan mu... maafkan mama" ucap Elfa.
Hyena melepas pelukan sang ayah, kemudian beralih pada sang mama.
__ADS_1
"Maaf ma, ucapan Hyena tadi terdengar kasar,sepertinya Hyena sudah terlalu besar jika mengeluhkan itu semua, apa lagi membahas tentang kasih sayang dari mama, Hyena sadar ma, Hyena sudah seharusnya bisa berpikir dewasa karna Hyena memang sudah bukan anak-anak lagi." mendengar maaf dari Hyena, Elfa menggelengkan kepalanya.
"Hyena sama sekali tidak salah, Kapanpun kamu mengeluh, entah sekarang atau dulu mama bisa mengerti di posisimu memang akan sulit untuk bisa mengeluh, karna bahkan mama tidak pernah memberimu peluang hanya untuk berkeluh kesah kepada mama, justru ucapan Hyena membuat mama sadar, harusnya mama tidak mendahulukan pekerjaan mama dan lebih memprioritas kan Hyena, karna Hyena yang paling penting bagi mama".ucap Elfa panjang lebar.
"Jadi, bagai mana rencana kamu selanjutnya sayang? " tanya Elfa tentang apa yang akan Hyena lakukan terhadap berita tentang dirinya.
Hyena menaikan bahunya, seakan tidak tahu apa yang akan dia lakukan.
"Biarkan saja ma, nanti juga hilang sendiri beritanya"jawab Hyena.
"Tapi, ini tentang masa depan kamu sayang". imbuh Elfa khawatir.
Hyena tersenyum karah sang mama "Bagai mana kalau kita pindah saja ma, kita mulai hidup baru di negeri orang? " usul Hyena.
Mendengar itu Elfa mengerutka keningnya.
"Pindah?".
Hyena mengangguk "Kita pindah ketempat yang jauh".
Saat Hyena dan Elfa membahas tentang keinginan Hyena untuk pindah, tiba-tiba ponsel Rekha berbunyi.
Pria itu kemudian mengambil ponselnya, membukanya kemudian melihat isi pesan yang baru diterimanya.
Rekha menghela nafasnya setelah melihat ponselnya, dan itu membuat Hyena dan Elfa mengalihkan pandangan mereka kepada satu-satunya pria disana.
"Ada apa? " Elfa bertanya, karna melihat gelagat aneh Rekha.
Rekha melihat kearah Hyena dan kemudian beralih pada Elfa menyerahkan ponselnya kepada Hyena agar gadis itu melihat isinya.
Kedua bola mata Hyena membelalak saat melihat apa yang ada dilayar ponsel tersebut.
Pun demikian denga Elfa bahkan wanita paruh baya itu menutup mulutnya dengan kedua tangannya untuk menutupi keterkejutannya.
__ADS_1