
"long time no see...ndi"ucap dosen tersebut saat cindi masuk dan memastukan pintu dibelakangnya tertutup.
cindi memperhatikan sosok pria dihadapannya yang sedang duduk santai dikursi putarnya.
sontak cindi membelalakan matanya hampir tidak percaya siapa laki-laki dihadapannya.
kemudian cindi mendudukan dirinya diatas kursi berseberangan dengan lelaki itu.
lelaki itu terus memperlihatkan senyumannya.cindi menyodorkan tisu yang ia ambil dari anak tasnya
"bibirmu belepotan" ucap cindi menyerahkan tisunya,dia bisa menebak apa yang sudah dilakukan pria dihadapannya dengan gadis yang berpapasan dengannya tadi.
sontak pria itu langsung mengambil tisu yang diberikan cindi, dan membersihkan bibirnya yang merah karna lipstik dari gadis tadi.
"bagaimana kamu bisa ada disini?" tanya cindi tanpa basa basi"bagai mana dengan ivy?"sambungnya kepada pria dihadapannya yang tidak lain adalah kevin.
kevin tersenyum,ia merasa cindi sedikit berubah,menjadi gadis yang lebih cantik dan sedikit lebih banyak bicara.
kevin membayangkan jika itu adalah cindi yang dulu maka saat ini cindi akan langsung pergi setelah melihatnya selesai bercinta dengan gadis lain.
"aku direkomendasikan oleh salah satu dosen kenalanku disini,sebelum aku menemukan pekerjaan yang cocok aku akan menjadi dosen sementara disini. tapi kurasa aku akan betah kerja disini"tutur kevin santai sambil menyapukan tisu pada bibirnya "disini banyak gadia cantik" tambahnya lagi.
__ADS_1
"dan tentang ivy"kevin berhenti sekejap "aku tidak tau...terakhir aku bertemu dengannya,dia menemui ku dikampus 3 tahun yang lalu, dan setelah itu aku sudah tidak pernah bertemu lagi dengannya"terang kevin membuat cindi syok.karna dia tahu dari dika bahwa ivy menyusul kevin,tapi kenapa kevin bilang dia tidak pernah bertemu lagi dengan ivy padahal ivy juga tidak pulang kembali ke kotaA,lalu kemana ivy?
"apa yang kamu lakukan terhadap ivy!" cindi menaikan intonasinya.
"aku tidak melakukan apa-apa...ya, yang aku tahu saat dia menemuiku, persis seperti tadi saat kamu masuk kedalam ruangan" jelas kevin dengan nada yang enteng.
cindi mengerti maksud dari kevin, ivy pasti memergoki kevin sedang bercinta dengan wanaita lain.
"aku tidak habis pikir...kamu begitu banyak berubah" cindi menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi dan melipat kedua tangannya didepan dadanya.
"kamu juga...banyak berubah"ucap kevin melempar tisu bekasnya kedalam tong sampah.dia cukup merasa terkejut dengan sikap cindi, dia pikir cindi akan marah pada nya karna memperlakukan ivy seperti itu, tapi ini malah dia melihat cindi begitu santainya menanggapi penuturan kevin.
"kenapa memanggilku kesini" seolah malas membahas masalah pribadi, cindi langsung mempertanyakan apa yang menyebabkan kevin memanggilnya keruangannya.
cindi memijat pangkal hidungnya. cindi yakin masalah kuliah yang tertinggal rafa pasti bisa membantunya tapi baru saja dia menyelesaikan urusan perusahaan ayahnya yang harus meminta bantuan rafa,dan apa dia juga harus menyusahkan rafa kembali dengan urusan kuliahnya.
apa harus meminta bantuan pada kevin? pikir cindi.ah nanti jika meminta bantuan kevin bisa membuat rafa salah faham. tapi apa harus menyusahkan rafa lagi?.
"kalau begitu mohon bantuannya" cindi berdiri dan mengulurkan tangannya didepan kevin hendak bersalaman.
dan kevin pun berdiri menyambut tangan cindi.
__ADS_1
kevin menggenggam erat tangan cindi, yang seolah berat sekali untuk melepaskannya.
tapi cindi dengan cepat menarik tangannya, kemudian membalikan tubuhnya menuju pintu keluar.
"aku tidak ingin mempermasalahkan masa lalu tentang hubungan mu dengan ivy, karna seperti yang kamu fikirkan, setelah kamu pergi aku tidak ada kewenangan meminta apapun darimu" cindi menghentikan langkahnya dan menghembuskan nafasnya berat " tapi aku selalu berharap apapun yang kamu lakukan bisa membuatmu bahagia. tanpa menghancurkan masa depanmu" lanjut cindi kemudian melanjutkan langkahnya.
kevin hanya diam menatap kepergian cindi yang hilang setelah pintu tertutup. kemudian duduk kembali di kursinya.dan memijat pangkal hidungnya karna merasa pening dikepalanya.dia masih belum bisa melupakan cindi hingga detik ini.
selama sekolah diluar negri, kevin mendapat julukan play boy karna sering bergonta ganti pasangan.bukan tanpa alasan,dia hanya ingin mencari sosok lain pengganti cindi dihatinya
ivy yang saat itu baru datang mencarinya, memergoki kevin yang sedang bercinta diapartemennya.
tidak hanya itu,dihari berikutnya ivy melihat kevin sedang bermesraan dengan gadis berbeda dengan yang ia temui diapartemen kevin.
ivy yang merasa hancur saat itu langsung pergi entah kemana.dan kevin sama sekali tidak memperdulikannya.ia juga merasa sakit hati saat melihat orang yang ia sayangi bersama orang lain.dan penyebabnya adalah gadis yang kini juga merasakan hal yang sama dengannya.
biar tahu rasa
happy reading semua...
ah...author merasa cerewet karna setiap up selalu minta like...
__ADS_1
jadi kali ini author juga minta di paporitkan ya....
teng cu...