
ketika masuk kedalam rumahnya, cindi melihat ivy sedang menangis dipelukan sangibu.
ivy yang melihat cindi pulang langsung menghampiri cindi.
ivy melayangkan tangannya dan bermaksud menampar wajah cindi, namun tangan ivy dihalau oleh cindi.
"kamu...kamu jahat...bahkan lebih jahat dari iblis"kata ivy tersedu sambil merasakan sakit pada tangannya yang ditekan oleh cindi
"aku baru pulang...kenapa memakiku?" ucap cindi tenang.
"kamu pembohong...kamu bilang mau melepas kak kevin,dan akan mendekatkan hubungan kita...tapi apa buktinya? kamu menggandeng cowok lain dan berusaha membuat kak kevin cemburu...dan supaya dia memohon agar bisa kembali padamu"
plak...
cindi yang mendengar itu tiba-tiba menampar ivy.
"kamu memang bodoh...aku melakukan itu bukan karna ingin membuat kevin cemburu...aku ingin dia tau bahwa aku sudah melupakannya...jika kamu mau mendekatinya harusnya kamu memikirkan caranya...aku sudah melakukan tugasku...harusnya kamu juga melakukan tugasmu...berhasil atau tidak itu bukan urusanku" jawab cindi santai dan berjalan meninggalkan ivy.
tangis ivy semakin menjadi dan aryana sang ibu mendekat dan memeluknya kembali.
"sudah sayang...jangan menangis lagi" ucap sang ibu sambil menghapus air mata ivy.
"tapi ma...malam ini kak kevin pergi meninggalkan aku..."
"sudahlah...lupakan kevin ya...? kamu akan bahagia suatu hari nanti...kamu akan mendapatkan cintamu sendiri"
__ADS_1
"ma...harusnya mama lebih tau perasaanku...apa mama bisa melupakan papa marco setelah menikah dengan papa ivy?"
mendengar pernyataan ivy,aryana langsung melepaskan pelukannya dan merasa sedih akan masa lalunya.
"ma...kak cindi memang benar...kak ivy yang begitu bodoh...tidak bisa memikat hatinya kak kevin...dia yang bodoh malah menyalah kan orang lain" kata dika ikut bicara karna tidak tahan melihat ivy yang menyalahkan orang lain.
kemudian dika meninggalkan mereka berdua dan menuju kamar cindi.
tok..tok..tok..
dika mengetuk pintu cindi.
"ini dika kak" ucap dika karna dia tau perasaan cindi,jika dia tidak mengatakan siapa dia takutnya cindi tidak membukakan pintunya.
mendengar dika yang mengetuk pintu, cindipun membukakan pintu kamarnya
"dika boleh masuk kak?"
"boleh...ayo masuk"kata cindi mempersilah kan dika masuk.
dika mengikuti langkah cindi dan duduk diranjang disamping cindi.
"kak...malam ini kak kevin akan pergi keluar negri...dia mau pindah sekolah disana.."ungkap dika.
cindi tertegun karna berita dari dika.
__ADS_1
"tadi kak kevin kesini mau pamit,tapi kaka belum pulang...jadi dia menitip .kan surat untuk kak cindi"ucap dika menyerahkan selembar kertas pada cindi.
"terima kasih"cindi menerima kertas itu sambil mengusap kepala dika dan dengan senyum dibibirnya.
wajah dika yang melihat cindi tersenyum menjadi memerah..dia merasa kakaknya itu adalah seorang gadis yang begitu cantik,sejak dika datang kerumah itu dia memang sudah mengagumi kakaknya itu.
dia merasa bangga memiliki seorang kaka yang cantik dan baik seperti cindi. dika sangat menyayangi cindi bahkan melebihi sayangnya terhadap ivy.
setelah menyerahkan surat dari kevin,dika pun keluar dari kamar cindi,karna dika tahu bahwa cindi tidak suka diusik.
cindi membuka kertas dari kevin
**cindi...maaf tidak pamit padamu. mungkin saat kamu membaca surat ini,aku sudah pergi.dan maaf karna ternyata aku tidak bisa mengabaikanmu.maaf aku tidak bisa melupakanmu.aku memutuskan pergi lebih awal karna tidak bisa melihatmu bersama orang lain.aku akan mencari jalanku sendiri untuk bisa melupakanmu.terimakasih karna sudah membuatku jatuh cinta...terimakasih karna sudah memberiku kesempatan untuk menjadi satu-satunya orang yang dekat denganmu. walau ketulusanku tidak bisa menyentuh hatimu,kuharap kamu bahagia dengan segala keputusanmu.
kevin**
setelah membaca surat itu,cindi melempar kan tubuh nya ke atas ranjang.dia merasa sesak dalam dadanya.dan mengatur nafas dan jantung nya dengan menutup mata mungkin ini jalan takdimu cindi,satu lagi orang yang kamu sayang sudah meninggal kan mu.
happy reading semua...
mohon kritik dan saran nya
__ADS_1
dan jangan lupa like nya
terimakasih♡♡♡