
Ternyata Zayn memposting vidio klarifikasi tentang foto-foto Hyena.
Di vidio itu Zayn mengatakan jika dialah yang sudah mengambil foto tersebut, dan sebenarnya hanya untuk koleksi pribadi, dan tanpa ia ketahui ternyata ada orang iseng yang mengambil datanya dan menyebar luaskan foto-foto tersebut.
"Jadi, Zayn yang memfotomu? " Tanya Rekha yang naik pitam mendengar penuturan Zayn dalam vidio tersebut.
Bagai mana tidak marah, ia sangat percaya dengan pemuda itu. Rekha dulu sangat percaya jika Zayn akan menjaga putrinya dengan baik.
Siapa sangka malah ternyata Hyena jatuh akibat ulah seseorang yang paling ia percaya.
Hyena menyerahkan ponsel papanya.
"Bukan Zayn pa, dia hanya ingin membantu Hyena untuk sedikit membersihkan nama baik Hyena".ucap Hyena.
"Jadi? " Elfa bertanya.
"Bukan Zayn yang memfoto Hyena, waktu itu Hyena mabuk dengan seseorang, dan orang itu membawa Hyena ke hotel... dan saat Zayn datang ke Hotel, Hyena sudah tidak sadar dan foto-foto itu sudah tercetak dan disebar diseluruh ranjang yang Hyena tiduri".
"Jadi maksudmu, orang asing itu sudah menodai kamu? " tanya mama Elfa tak percaya.
Hyena menggeleng kuat "Tidak ma, dia hanya melucuti pakaian Hyena dan memfotonya saja. tidak melakukan apa-apa sama Hyena" Ucap Hyena yakin.
Ada rasa sedikit lega di hati mama Elfa, dan itu bisa Hyena lihat, tentu saja ia tidak akan cerita apa yang terjadi padanya dan Zayn setelah pemuda itu menemukannya.
"Syukurlah" Mama Elfa sedikit lega.
"Kamu yakin orang itu tidak melakukan apapun terhadap dirimu? " Kini Papa Rekha menyelidik.
Hyena sedikit mendelik, ia takut jika papa nya akan bertanya lebih jauh, karna tidak mungkin ia akan cerita tentang apa yang Zayn lakukan.
"Ini tubuh Hyena pa, jadi apa yang terjadi pada tubuh Hyena sendiri Hyena juga pasti menyadarinya"ungkapnya.
Ya Rekha mengangguk mengerti, tapi mama Elfa masih memperhatikan gerak-gerik Hyena yang sedikit merasa canggung.
Dilain tempat...
Zayn yang sudah mengirim vidio klarifikasi kemudian bergegas menuju kesuatu tempat yang baru diberitahukan oleh anak buahnya.
"Apa dia masih bungkam? " tanya Zayn kepada salah satu bawahannya setelah sampai ditempat sedikit gelap tersebut.
"Iya tuan, kami sudah memukulinya tapi dia masih tidak brersedia untuk bicara" jawab anak buah Zayn tersebut.
__ADS_1
Zayn membuka pintu yang masih tertutup tersebut.
Didalamnya tampak remang karna hanya ada satu lampu kecil yang menyoroti seorang pria yang tengah terkapar tak berdaya diatas kursi kayu.
Zayn berjalan mendekat, melihat sosok pria yang sudah berani bermain-main dengannya dengan mempermainkan gadis yang ia cinta.
Ya, pria itu adalah laki-laki yang sudah membawa Hyena ke hotel, laki-laki yang sama yang sudah menyebarkan foto Hyena.
Tapi Zayn juga harus berterima kasih karna laki-laki itu tidak menodai gadisnya.
"Siapa yang menyuruhmu? " Tanya Zayn santai namun penuh dengan penekanan.
"Ck"Lelaki itu sepertinya tidak memiliki rasa takut, karna ia malah memeperlihatkan senyum sinisnya.
Zayn menghela nafas, sepertinya memang akan sangat sia-sia jika ia harus berbasa-basi.
"Lakukan! " Zayn memberi perintah pada anak buahnya.
Dan tanpa aba-aba kedua anak buah Zayn langsung mendekat kearah lelaki itu kemudian menyuntikan sesuatu kapada lelaki tersebut.
Rasanya seperti terbakar, Pria itu menjerit kesakitan menahan rasa tersayat pada kulitnya.
"Agghhhh..... apa yang kau lakukan!! " Suara pria itu menjerit kesakitan.
"Kau bunuh saja aku...! kenapa menyiksaku!! " Pria itu masih kelimpungan berusaha menyingkirkan rasa sakit itu.
"Yang ku butuhkan adalah informasi, bukan untuk membunuhmu" Zayn berucap "Jika kau masih ingin melanjutkan hidup mu, maka bicaralah, katakan apa yang ingin ku dengar".
Pria itu masih merasa kesakitan, ia bahkan menggigit lidahnya sendiri berusaha untuk bunuh diri, namun sia-sia,ia malah hanya merasa lebih sakit dari yang tadi.
"Apa yang kau suntikan padaku keparat!! " Jeritnya masih kelimpungan.
"Itu sejenis racun, racun yang baru saja kukembangkan... kau akan merasa terbakar namun sepuluh menit kemudian kau akan merasa kedingin dan itu akan terus bergulir jika aku tidak menyuntikan penawarnya padamu. dan jika kau berusaha untuk bunuh diri, maka itu akan sia-sia. racun itu akan berubah menjadi kekebalan bagi tubuhmu saat kau melukai tubuhmu sendiri. sekarang katakan apa yang ingin aku dengar".ucap Zayn.
Dan seperti yang Zayn ucapkan, setelah ia merasa terbakar, kini tubuhnya seperti diselimuti es dan seolah membekukan tubuhnya, rasa ini jauh lebih sakit dari tersayat pisau.
Pria itu tidak tahan lagi,"Clarisa" Lirihnya,ia tak tahan lagi dengan penyiksaan seperti ini.
Namun Zayn bisa mendengarnya.
Zayn mengangguk mengerti kemudian beranjak dari duduknya dan meninggalkan pria itu yang masih terkapar tak berdaya.
__ADS_1
Dan tak lama setelah kepergian Zayn, anak buah Zayn itu kemudian kembali menyuntikan sesuatu kembali dilengan pria itu.
"Aku bertemu dengan iblis" lirih pria itu setelah mendapatkan kembali kesadarannya.Berangsur ia bisa merasakan tubuhnya kembali.
Ia sama sekali tak menyangka jika ia akan dihadapkan dengan suasana seperti ini.
Ia berani mati jika itu bisa membuat wanita bernama Clarisa bahagia, namun siapa sangka penyiksaan seperti ini malah jauh lebih menakutkan dari pada langsung ditembak mati.
"Seharusnya kau tidak bermain-main dengan tuan Zayn... wajahnya memang bertampang malaikat, namun dalam sekejap mata bisa berubah menjadi iblis jika kau berani menyentuh seseorang yang seharusnya tidak kau sentuh". Anak buah Zayn itu memberi peringatan.
Ya, itu lah Zayn, semenjak ia bekerja sama dengan Kenz,ia memiliki akses untuk mendalami dunia bawah.
Dan melakukan eksperimen tentang obat-obatan yang akan digunakan untuk anak buah Kenz yang berani berkhianat.
Dan beruntung sekali, ia mendapat seseorang untuk menguji coba penemuan barunya.
Setelah mendapat informasi, Zayn kemudian mendatangi Rekha, ada yang ingin ia katakan terkait dengan calon tunangan pria tersebut.
Zayn membuat janji dengan Rekha di kantor pria tersebut, dan tentu saja didepan kantor itu sudah dipenuhi oleh para wartawan yang ingin meminta klarifikasi kepada pemilik gedung tersebut.
Zayn berusaha menerobos masuk, dan tentu saja ada sedikit kesulitan karna ia dicecar dengan banyak pertanyaan.
Zayn tak menjawab satu pertanyaanpun dan dengan acuh memasuki gedung tinggi tersebut.
"Sulit Zayn, masuk kesini? " Tanya Rekha saat melihat pemuda itu memasuki ruangannya dengab peluh yang masih membasahi baju pemuda itu.
"Lumayan" Jawab Zayn,kemudian duduk setelah Rekha mempersilahkannya.
Zayn menyerahkan bukti pengakuan lelaki yang sudah menyebarkan foto Hyena.
Rekha yang melihatnya terlihat sedikit terkejut,dan itu membuat Zayn merasa heran.
"Anda sudah tahu dalang dibalik semua ini? " tanya Zayn yang seolah bisa menebak isi hati papa Rekha.
"Aku hanya menebaknya Zayn, tapi tidak ada bukti yang bisa ku gunakan untuk mengembalikannya, terima kasih kau sudah mencarikan bukti yang kubutuhkan" Rekha menepuk punggung Zayn, merasa bangga akan keberhasilan Zayn yang sudah selangkah didepannya.
"Bagai mana dengan Hyena? " Tanya Zayn.
"Dia bilang ingin pergi dengan mama nya untuk memulai hidup baru".
"Apa! " Teriak Zayn tak percaya.
__ADS_1
ini penampakan Zayn yang bertampang malaikat, namun dalam sekejap bisa berubah menjadi iblis