
Dirumah mama Ivy...
"Kamu yakin akan kesana? " tanya mama Ivy meyakin kan putranya.
"Ya ma, ini kesempatanku untuk tau seperti apa kehidupan ayah kandungku" Kenz menjawab bersungguh-sungguh.
Sungguh tidak rela bagi Ivy untuk melepas Kenz yang ingin mencari tau ayah kandungnya, apalagi ia mencari nya dinegeri orang.
"Kenz, mama tahu keinginan kamu begitu besar, tapi itu Paris nak... disana sangat jauh dan tidak ada satu orang pun yang kamu kenal, pikirkan kembali baik-baik" Ivy mencoba merayu putra nya agar mengurungkan niatnya.
"Ma, Kenz sudah yakin dan terima kasih karna mama mau memberikan Kenz apa yang Kenz inginkan" Kenz benar-benar berterima kasih atas apa yang mama Ivy beri untuknya, kasih sayang yang berlimpah, kehidupan yang berkecukupan dan sekarang mama Ivy memberi tahu nya alamat ayah kandungnya beserta foto ayahnya,walau itu informasi dari dua puluh tahun yang lalu tapi Kenz yakin ia bisa menemukan ayahnya.
"Baik lah Kenz, tapi berjanjilah pada mama?" ucap Ivy penuh harap. Kenz mengangguk "Apa pun yang kau dapatkan, entah bisa bertemu ayah mu atau tidak, mama ingin kamu tetap pulang kesini, karna bagai mana pun disini adalah rumah kamu yang sebenarnya" pinta mama Ivy.
Kenz kembali mengangguk sebagai tanda ia setuju dengan permintaan mama nya.
Kringgg... kringgg...
Tatapan mereka tertuju pada ponsel mama Ivy yang tergeletak diatas meja.
Tertera nama Zaf disana, dan Kenz dapat melihatnya.
"Jangan katakan apapun pada Zaf ma, Kenz tidak ingin Zaf tahu tentang hal ini, dan Kenz tidak ingin Zaf tahu kemana Kenz pergi" ucap Kenz kepada mamanya.
Ivy terlihat bingung, karna jika ia mengangkat telfon dari Zaf ia pasti akan menceritakan apa yang Zaf ingin tahu, dan pasti Kenz tidak akan senang dengan hal itu.
"Tidak usah di angkat jika mama bingung untuk memberi jawaban untuk Zaf" ucap Kenz yang seolah mengetahui apa yang menjadikan Ivy merasa gelisah.
Ponsel itu kembali berdering, dan mama Ivy tidak berani untuk mengangkatnya.
"Kenz pamit ma" ucap Kenz kemudian beranjak dan pergi setelah mencium tangan mama Ivy.
***
Disisi lain,pertengkaran antara Keysha dan Fito masih terjadi.
Fito yang masih mendiamkan Keysha,dan Keysha yang masih bingung untuk menjelaskannya.
"Sayang-"
"jangan memanggilku sayang,jika pada akhirnya ada orang lain yang sudah menjamah dirimu" Fito memotong ucapan Keysha.
__ADS_1
"Bagai mana aku harus menjelaskannya, aku tidak melakukannya dengan Kenz aku berani bersumpah" ucap Key dengan wajah memelasnya. Dalam hati gadis itu benar-benar mengutuk Kenz,bagai mana bisa sahabat dari pacarnya itu meminta bantuan seperti itu dan lebih parahnya lagi Zaf malah mengadukannya pada Fito.
Key harus segera menghubungi Kenz agar lelaki itu bisa menjelaskannya kepada pacarnya yang sedang marah ini.
Ia pun mengambil ponselnya dan segera menelpon sibiang kerok tersebut.
Setelah beberapa kali nada kereta lewat, akhirnya Kenz mengangkat panggilannya.
"iya Key-"
"Keeennz...!!!"suara Keysha seperti dapat meretakan gendang telinga Kenz, ia bahkan harus menjauh kan ponsel dari telinganya. "Kau harus menjelaskan semua pada Fito... dia sekarang marah-marah pada ku"
"Pelan-pelan Key... aku belum faham maksud kamu" ucap Kenz dengan nada santai nya, tidak tau apa dia kalau kini Keysha benar-benar panik.
"Tadi, zaf kesini"
"lalu? "
"Dia bertemu dengan ku bersama Fito, dan kamu tahu apa yang ia katakan pada Fito? dia bilang padanya kalau aku sama kamu melakukan ML tempo hari itu... aku nggak mau tahu, kamu harus jelasin ke Fito"
"Iya Key, aku ngerti tapi ini aku sudah ada dibandara, dan sebentar lagi mau masuk ke pesawat"
"APA!!! " Keysha dengan suara kerasnya.
"Terus nasib aku sama Fito gimana?" Key dengan suara hampir menangis.
"Iya nanti aku telfon Fito, dan kalau dia masih tidak percaya itu semua tergantung kamu" ucap Kenz dengan senyum jahilnya.
"Maksud kamu?!"
"Sudah, sudah ada panggilan aku pergi dulu, kamu pikirkan cara agar Fito percaya kalau kamu memang masih perawan"
"KENZ...! "
Kenz langsung menutup telfonnya,sebelum mendengar Keysha kembali uring-uringan.
Karna panggilannya sudah ditutup oleh Kenz, kini Keysha kembali fokus pada Fito yang ada dihadapannya.
"Say-" belum sempat Keysha menyelesaikan ucapannya, tiba-tiba ponsel Fito berbunyi.
Lelaki itu membuka benda pipih dari kantong celananya,kemudian membaca pesan singkat didalamnya.
__ADS_1
Sekajap ia menatap Keysha dengan tatapan yang sulit diartikan, kemudian kembali fokus pada ponselnya.
"Baiklah, aku percaya kalian tidak melakukan apa-apa, tapi jika sampai aku tahu kau berbohong aku tidak akan pernah memaafkanmu" ucap Fito yang membuat Keysha tidak mengerti.
"Siapa yang mengirim pesan pada mu tadi? " tanya Keysha penasaran.
Tidak menjawab, Fito justru memberikan ponselnya kepada Keysha, agar gadis itu membaca sendiru pesan dari Kenz.
Kenz:[Tidak ada yang terjadi antara aku dan Key, aku hanya meminta bantuannya untuk membuat Zaf marah dan pergi dari kost ku]
Kenz:[Jika kau tidak percaya, kau bisa memastikannya sendiri kepada Key, dan aku yakin kamu tahu bagai mana cara membuktikan pacarmu itu masih perawan atau tidak]
"Dasar Kenz keparat" Key mengumpat, ia tidak habis pikir dengan isi otak para pria yang dekat dengannya, haruskah mereka memikirkan tentang ************ disaat seperti ini.
Fito malah terkikik geli melihat pacarnya itu marah-marah. "Aku percaya kalian tidak melakukannya, harusnya kamu merasa senangkan? "
"Ya, tentu saja" Key mengangguk, tapi ia jadi berpikir sejenak "Eh tunggu... jadi kamu lebih percaya lelaki brengsek itu dibanding aku yang pacarmu ini?! " Tanya Key tidak percaya.
"Kau tahu kan, dalam hal ini kau juga bersalah, salah sendiri kenapa mau disuruh Kenz kekostannya dan melakukan akting gila bersamanya" ucap Fito.
"Benar juga sih, habis nya tadinya ku pikir dia sedang sakit atau apa makannya menyuruhku datang, tidak tahu nya malah cuma disuruh berakting....tapi masih tidak rela juga kenapa kamu bisa lebih mempercayainya dibanding denganku" key.
"Tidak usah manyun seperti itu" Fito menekan bibir Keysha dengan jari telunjuknya "Kisah mereka bisa dibilang agak rumit, makanya aku memaklumi kalau Kenz sampai memintamu untuk berakting seperti itu agar membuat Zaf pergi"
"Memangnya gadis itu sebenarnya siapa sih?"
"Kamu tahu, pembisnis yang bernama Rafa Mahendra? "tanya Fito.
Keysha terlihat berpikir sejenak,kemudian mengangguk "Ya, pembisnis sukses itu kan? "
Fito mengangguk "Ya, dia adalah ayah dari Zaf"
"Benarkah? " Keysha tak percaya. "Wao... jadi gadis yang mengejar-ngejar Kenz adalah putri seorang konglomerat? "
"Ya, karna itu Kenz yang merasa tak sebanding dengan Zaf, ia akhirnya membangun dinding untuk menghindar dari gadis tersebut"Fito menjelaskan.
"Tapi, apa Kenz juga suka sama Zaf? "tanya Keysha penasaran.
"Mungkin, hanya saja dulu tuan Rafa pernah menasehatinya"jawab Fito sambil mnceritakan kejadian tiga tahun yang lalu.
__ADS_1
Terus pantengin ya, insya allah bisa lebih sering update, jangan lupa like n komentarnya terimakasih... 😊😊