Cinta Sedingin Es

Cinta Sedingin Es
S2 eps 54


__ADS_3

Hyena hanya bisa menahan senyumnya saat melihat tingkah Zayn saat ini.


Pemuda itu jadi marah-marah tidak jelas setelah mendengar jawaban dari Hyena tadi.


"Itu tidak akan terjadi Zayn... aku ingin setia kepada Gavin"jawab Hyena setelah mendengar ajakan Zayn untuk selingkuh tadi.


Dan Zayn yang mendengar itu kemudian langsung menarik dirinya dan langsung mengemudikan mobilnya.


"Kalau tidak mau menjalin hubungan setidaknya jangan membuat seseorang baper" Gerutu Zayn yang sedang memperhatikan jalanan.


"Memang siapa yang membuat seseorang baper?aku hanya memberi tahumu apa itu yang namanya ciuman"Ucap Hyena yang masih mendengar gerutuan pemuda disampingnya.


Zayn melirikan netranya sekejap kepada gadis itu, kemudian kembali pada jalanan didepannya. Zayn mendecih, bisa-bisa seorang gadis dengan begitu mudahnya mencium seorang lelaki "Apa kau juga melakukan hal seperti itu kepada setiap lelaki yang kau temui? "


"Apa kau pikir aku ini wanita murahan? " Tanya Hyena seperti menyindir pemuda tersebut.


"Tidak ada yang mengatai mu murahan disini"jawab Zayn ketus.


Mendengar itu Hyena jadi tertawa "Aku heran, bagai mana bisa kau terlibat skandal dengan wanita malam, padahal ciuman saja kau tidak mengerti".


"Jangan meledek... lebih baik fokus pada sekolahmu, cepat lulus dan kita menikah"ucap Zayn yang seolah tanpa beban.


"Ck... menikah?Kau mengurusi dirimu sendiri saja tidak bisa,bagai mana bisa mengurusi orang lain? "Sindir Hyena.


"Malas berdebat dengan mu"Zayn menjawab tanpa melihat kearah gadis tersebut "Mau ku antar kemana?".tanya Zayn tentang tujuan mereka.


"Terserah, dimana saja akan sama saja" jawab gadis itu terlihat lesu.


"Harusnya kau bisa menerima bagai mana keadaan keluarga mu yang sekarang, jangan membuat dirimu sendiri tidak bahagia" celetuk Zayn membuat Hyena menoleh padanya.


"Tidak usah sok bijak, karna kau tidak mengalami apa yang ku alami,dan tidak merasakan apa yang aku rasakan" Hyena.


"Lalu, memangnya kau bisa apa? membuat kedua orang tua mu rujuk kembali? itu tidak akan mungkin"ucap Zayn.


Memang Hyena tampak tak peduli tentang masalah keluarga nya, namun sesungguhnya ia sangat ingin keluarga nya kembali utuh dan hangat seperti saat ia kecil dulu.


Namun itu tidak mungkin terjadi, apalagi sekarang papanya sudah memiliki seorang calon istri.


Calon istri yang bahkan lebih mirip sebagai anaknya dibanding istrinya,Karna umurnya hanya selisih empat tahun dengan Hyena.

__ADS_1


"Itu bisa terjadi kalau kau mau membantuku" ucap Hyena yang seketika mendapat sebuah ide yang bagus.


Zayn melirik sekilas pada gadis itu, kemudian kembali fokus pada jalanan.


"Kau rayu saja si Clarisa itu, dan aku akan membuat papa untuk kembali pada mama" ucap Hyena,dan itu sontak mendapat sebuah jitakan dari pemuda disampingnya.


Clarisa adalah nama calon istri dari Rekha yang adalah papa Hyena,dia adalah salah satu model yang bekerja diperusahaan papa Rekha.


"Kau pikir kalaupun aku berhasil merayu dia, apa nantinya tidak akan ada Clarisa yang lainnya"ucap Zayn kemudian.


Mendengar itu, Hyena hanya bisa memanyunkan bibirnya, memang apa yang diucapkan Zayn ada benarnya, karna Hyena tahu betul seperti apa sifat papanya yang sering berganti pacar.


Bahkan ia sendiri saja yakin kalau suatu hari nanti papanya itu menikah pasti juga tidak akan berlangsung lama.


"Ini bukan jalan menuju rumah ku kan? " Hyena heran karna melihat arah mobil Zayn yang tidak menuju ke rumah mama nya atau pun papa nya.


"Ke Partemen ku saja yuk... kita bermain sesuatu yang seru disana" ucap Zayn menunjukkan senyum smirk nya.


Hyena tak menjawab,dan Zayn tahu itu adalah jawaban iya dari gadis itu.


***


"Hati-hati jangan sembarangan pegang" ucap Zayn.


"Ck... pelit sekali"gadis itu berdecih.


"Kapan kau merenov tempat ini? " tanya Hyena yang masih berputar-putar melihat Apartemen milik Zayn.


"Setahun yang lalu, Apartemen sebelah di jual dan setelah membelinya kemudian aku jadikan satu dengan yang ini".


Hyena manggut-manggut mendengar penuturan Zayn.


Gadis itu kemudian berjalan menuju tempat game milik Zayn, ternyata disana begitu lengkap dan sepertinya Hyena akan betah disana.


"Kau sering bermain game disini? " tanya Hyena setelah mendudukan bokongnya di kursi gaming milik Zayn.


"Tidak juga, kursi itu baru datang"jawab Zayn membuka pintu kulkas dan mengambil satu botol air mineral dari sana.


"Jadi aku yang pertama yang menggunakannya? " Hyena cekikikan kemudian menyalakan monitor gaming didepannya. "Wah... aku jadi seperti seorang gamers profesional" ucaonya setelah memakai headphone di kepalannya.

__ADS_1


Dan Zayn yang melihat tingkah Hyena hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Kau mau tetap disini? aku masih ada urusan dikantor"Ucap Zayn setelah melepaskan headphone Hyena, gadis itu mengangguk kemudian mengacungkan ibu jarinya sebagai tanda ia akan tetap di Apartemen Zayn.


Setelah mendapat jawaban dari Hyena, Zayn pun pergi dari Apartemennya menuju kekantor ayahnya.


Sedangkan Hyena sibuk dengan layar besar yang ada didepannya.


***


"Ada apa menyuruh ku datang? " kalimat pertama yang Zayn ucapkan setelah ia tiba dikantor, dan disana sudah ada Zaf dan juga Kenz yang baru kembali dari Spanyol.


Zaf melempar beberapa lembar kertas keatas mejanya,membuat Zayn melihat kearah sana.


"Kau mencari Investor? "Tanya Zaf.


Zayn diam tak menjawab.


"Apa Kenz tidak cukup baik? " kembali wanita itu bertanya.


"Zaf, bukankah aku sudah memperingatkan agar kamu tidak marah kepada Zayn? "Ucap Kenz seolah ingin meredam amarah Zaf.


"Jangan lupa Zayn, perusahaan ini masih atas nama Kenz, jadi jangan mengambil langkah yang bisa merugikan perusahaan lagi!" ucapan Zaf kini sudah lebih tenang dari sebelumnya.


"Dia tuan Brury, dan Hyena juga mengenal keluarga tersebut" ucap Zayn mencoba membela diri.


"Hyena? kau memanfaat kan Hyena untuk mencari investor?" Selidik Zaf.


"Bukan begitu, saat aku kembali dari Spanyol dulu aku menolong seseorang yang tiba-tiba anfal di bandara, dan ternyata orang itu adalah tuan Brury...dan sebagai ucapan terima kasih, putrinya bersedia untuk menanda tangani kesepakatan itu" Jelas Zayn.


Zaf yang mendengar itu hanya bisa memijit keningnya yang tiba-tiba terasa paning.


"Jadi, maksud mu,tidak mungkin dari pihak tian Brury ada maksud terselubung? kau tahu apa yang kau tawar kan tidaklah memberi keuntungan yang bagus untuknya"Zaf menyipitkan matanya penuh selidik.


"Mungkin saja kan, mereka ingin balas budi" Zayn mengankat kedua bahunya.


Puk...


Zaf melempar bolpoint kepada pemuda yang duduk di sofa tidak jauh darinya.

__ADS_1


"Kau pikir dalam bisnis masih ada yang namanya ketulusan? jika tidak menguntungkan, tidak akan mudah untuk para investor untuk bersedia membantu" ucap Zaf geram "Dalam bisnis, saudara saja bisa berubah menjadi musuh".


__ADS_2