
Selamat membaca.
Adit dan Naisya keluar dari kamar menuruni anak tangga Naisya bergelayut di tangan suaminya menuju meja makan.
setelah sarapan Naisya mengantarkan suaminya sampai halaman depan, Mata Adit tidak henti hentinya menatap istrinya ada perasaan khawatir ia tidak ingin meninggalkan istrinya keluar rumah.
" Sayang kamu tidak apa apa kalau mas pergi ke kantor ? " Tanya Adit khawatir kelihatan sekali dari raut wajahnya.
sebelumnya subuh tadi Naisya sudah merasakan perutnya sakit walaupun Naisya sudah menjelaskan butuh jarak waktu proses kelahiran dari sakit pertama.
" Tidak apa apa mas percayalah padaku, aku cepat cepat akan menelpon mu sayang " ucap Naisya meyakinkan suaminya sambil mengusap lembut pipi Suaminya.
" Tapi mas sangat menghawatirkan kamu sayang " ucap Adit dengan wajah kekhawatiran.
" Sayang ku mohon percayalah padaku " Ucap Naisya menangkup pipi suaminya memandangi mata suaminya dengan lekat.
Adit pun menghembuskan nafas nya dengan kasar lalu mengangguk kan kepalanya lalu memberikan pelukan dan mencium hangat kening istrinya.
" Baiklah selesai meeting mas langsung pulang ! " balas Adit tersenyum Naisya pun mengiyakan nya sebelum masuk mobil Adit memberikan sebuah ciuman singkat di bibir Naisya.
__ADS_1
Naisya memandangi mobil yang di kendarai suaminya sampai menghilang dari pandangan nya, Setelah itu ia masuk kembali kedalam rumahnya.
Naisya mengusap lembut perut nya ketika ia merasakan sakit karena kontraksi kecil, Itu lah hal Adit yang membuatnya khawatir meninggalkan istrinya tapi karena berhubungan meeting penting yang tidak bisa di batalkan maupun di tinggalkan mau tidak mau ia dengan berat hati meninggalkan istrinya.
2 jam kemudian.
Adit baru selesai meeting semua orang sudah meninggalkan ruangan meeting hanya tersisa Adit dan Alex.
benda pipih berbentuk persegi milik si Adit berdering tertera nama nya istriku wajah Adit langsung memucat.
Alex pun bingung kenapa tiba tiba wajah tuan mudanya berubah seketika.
" Sayang segeralah pulang perutku semakin sakit tidak seperti pagi tadi cepat lah " ucap Naisya.
" Iya sayang mas akan segera pulang " Ucap Adit Sambil mengusap wajah kasarnya yang pucat itu.
" apakah istri tuan mau melahirkan " tanya Alex.
" Ia istriku mau melahirkan cepat kita pulang sekarang, aku tidak mau anak dan istri ku kenapa kenapa " ucap Adit panik berjalan menuju mobil.
__ADS_1
Sesampainya di halaman rumah Adit berlari turun dari mobil begitu sampai di dalam rumah melihat istrinya yang sedang memegangi perutnya kesakitan.
" Mas sebaiknya kita kerumah sakit sekarang " ucap Naisya.
" baiklah ayo kita sekarang kesana " Adit menuntun istrinya berjalan sampai kedalam mobil.
Alex menancapkan pedal gas menuju ke rumah sakit.
Naisya menggenggam erat tangan suaminya keringat bercucuran membasahi wajahnya sakit bagian perut bawahnya semakin menjadi tiap jam nya.
Naisya ingin sekali menjerit tapi ia tahan ia tidak ingin menambah kekhawatiran suaminya.
Naisya menahan sakit saja panik nya saja minta ampun bisa bisa suaminya syok.
Sesampainya di rumah sakit Alex memberhentikan mobilnya di depan pintu IGD. perawat langsung mengeluarkan tempat tidur khusus pasien.
Terimakasih para reders yang sudah membaca Cerita aku jangan lupa mampir kecerita aku yang ke dua jangan lupa vote dan komen yaa supaya author makin semangat ngelanjutin ceritanya 🥰 Terimakasih banyak semuanya yang sudah mau membaca Cerita aku mohon maaf kalau ceritanya bertele-tele.
__ADS_1
salam hangat semuanya 🥰