Di Jodohkan

Di Jodohkan
EPISODE 19


__ADS_3

Saat Rama, Aishe dan Ibu Sarah makan siang bersama, tuan Salim mengirim pesan ke singkat Rama “Where are you boy, meeting hari ini kamu tunda lagi ?”


“I am at home, Pa” Balas Rama sambil


“Hmm, melayani istri lagi?” tanya tuan Salim


“Bukan, tapi melayani istri ibu Bos, tolong lah Pa, Mama di jagaian supaya tidak selalu berkunjung ke Rumah Rama,” balas Rama


“Ibu bos ?? Mama ada di rumah kamu ? oke lanjut kan, selamat makan.“ jawab tuan Salim


"Hummm Papa tidak bisa di andalkan, takut banget sama Mama" batin Rama.


Rama menyimpan kembali handphone nya dan melanjutkan makan siangnya “Papa dan Mama kompak untuk merusak waktuku dengan Aishe berduaan” batin rama kembali dengan memegang kening nya yang tidak sakit.


...****************...


Keesokan harinya, seperti biasa Aishe mengerjakan pekerjaan rumah dan memasak makanan kesukaan Rama tiba - tiba handphone nya berdering, terlihat dalam layar handphone miliknya baim sedang menelfon, Aishe mengangkat dan mendengarkan per memintaan Baim untuk bertemu di sebuah Cafe dekat rumah Aishe karena ada hal yang penting Baiim akan beritahukan, sebelum berangkat Asihe meminta izin ke Rama, tapi handphone Rama tidak aktif karena saat itu di Kantor Rama sedang disibukkan dengan kado surprise untuk Aishe, Rama telah menelfon beberapa toko bunga, memesan tiket dan tempat untuk honeymoon dia dan Aishe yang tujuannya ke Paris. “Baiklah Cuma sebentar saja, masalah Baim sepertinya cukup urgent“batin Aishe.


Akhirnya Aishe segera pergi untuk bertemu dengan baim.


“Assalamualaikum Aishe” ucap Baim


“Waalaikumsalam Aim, so apa yang urgent ?” tanya Aishe


“Hmmm” Baim menghembus kan nafas berat


“Hey ada apa, ayolah aku tidak bisa lama - lama ?” tanya Aishe penasaran


“Aishe kamu tahu tidak, Cika sudah memeluk Agama yang sama dengan kita“ ucap Baim


“What ?? seriuosly ?alhamdulillah, terus apa yang membuatmu risau ?” tanya Aishe

__ADS_1


“Cika ingin menikah denganku” jawab Baim tertunduk


“Whattt ??? Cika suka sama kamu ?” tanya Aishe syok


“Iya” balas Baim dengan lesu


“Yaa terima saja, kamu kan tahu Cika orang nya baik” jelas Aishe


“Tapi bagaimana dengan cinta ?” tanya Baim


“Aim, kamu bisa jatuh cinta dengannya saat sudah bersama, cinta itu tumbuh dengan sendiri nya dengan banyaknya waktu yang kalian berdua habis kan, akan ada hal yang bisa membuatmu begitu sangat mencintai nya” jelas Aishe


"Seperti kamu ya dengan Rama ?" tanya Baim berat


"Bisa di bilang begitu" balas Aishe dengan terseyum.


"Spertinya aku harus wajib merelakanmu Aishe dan mencoba menjalin hubungan dengan yang lain, baiklah aku akan berusaha, sesuai saranmu" batin Baim.


“Jadi gimana, setuju kan? jangan ngalihin topik pembicaraan dulu deh” balas Aishe


“Aishe, Cika dari keluarga yang kaya raya, aku juga minder dengan keluarganya, kamu tahu aku dari keluarga sederhana” ucap Baim


“Aduh, nggak usah pikir yang itu, yang penting Cika suka sama kamu Im, Ema sudah tahu nggak ?” tanya Aishe


“Belum, aku belum memberitahukannya” balas Baim


“Baik aku yang akan menelfonnya” ucap Aishe


“Jangan ais, jangan” balas Rama dengan berusaha meraih handphone mikik Aishe


"Kenapa ? kamu malu yaa... " ucap Aishe dengan tertawa

__ADS_1


Baim dan Aishe saling kejar – kejaran untuk mengambil sebuah handphone, sedangkan saat itu Rama yang sangat bahgaia saat perjalanan pulang kerumah untuk bertemu Aishe karena Rama sudah tidak sabar memberikan Aishe sebuah kejutan, tiba - tiba mobil Rama terhenti, senyum Rama memudar saat melihat Aishe dan Baim bersama di sebuah Cafe yang letaknya tidak jauh dari rumah mereka, Rama melihat, Aishe dan Baim saling tertawa dan tarik menarik handphone di tangan mereka masing – masing, Rama sangat geram dan akhirnya memarkirkan mobil mewah nya dan berjalan memasuki tempat tersebut.


Aishe terdiam melihat sosok lelaki yang sangat di kenal nya mendekati mereka "Sayang ? apa yang kau lakukan di sini ?” tanya Aishe polos.


"Oh jadi ini perilaku kalian jika aku sedang ke kantor, diam – diam bertemu, bermesraan di tempat umum !!” ucap Rama dengan tatapan tajam.


“Sayang dengar kan aku dulu, bukan seperti itu” ucap Aishe yang mulai panik


Rama sudah pergi meninggalkan tempat tersebut, Aishe yang mengejar Rama tak bisa di Raih nya, dengan emosi Rama memukul ganggang stir dengan penuh amarah dan segera meraih handphone di saku miliknya, Rama menelfon Sinta sekretarisnya untuk membatalkan semua booking tempat dan tiket ke Paris, tapi mengubah pesanan tiket yang baru ke Hongkong, “Sinta batalkan semua rencana sebelumnya, ubah untuk perjalanan ku ke Hongkong dan jangan beritahu siapapun termasuk Papaku”. Ucap Rama,


Aishe sudah berada dirumah menangis sesegukan karena merasa bersalah, Aishe berusaha menelfon Rama tapi panggilan telfon Aishe tidak di jawab oleh rama “Ya Allah apa yang harus aku lakukan”, ucap Aishe yang sesegukan. Sudah menjelanh Malam Rama yang mengendarai mobil sportnya check in di sebuah Hotel sedangkan Aishe di rumah masih dengan tangis nya menunggu kepulangan Rama, Aishe menangis dalam sujudnya “ Ya Allah aku baru menikmati indah nya pernikahan, mengapa kau sudah mengujiku, berikan aku kesabaran untuk menghadapi maslaah ini”.


...****************...


Ke esokan harinya, tuan Salim mencari Rama diruang kantor tapi Sinta sudah mendapat pesan untuk tidak memberitahukan kemana Rama saat itu, Sinta hanya diam dan berusaha bersikap sewajarnya agar Tuan Salim tidak curiga, sedangkan tuan Salim berusaha menelfon Rama dan Aishe tapi tidak ada yang menjawab “Sepertinya mereka sudah pergi honeymoon” bisik tuan Salim lalu tersenyum.


Rama sudah berada di Hongkong, tanpa sengaja bertemu dengan Tasya yang sedang syuting di sana, mereka berdua kembali bersama, makan, shpping, tapi tidak untuk tidur bersama karena setelah bersama Aishe, dia tidak ***** lagi melihat tubuh wanita manapun, Rama hanya melampiaskan amarahnya dengan mengikuti semua keinginan Tasya, Rama berpikir jika bersama wanita lain dia mampu meluoakan Aishe nyatanya tidak, setiap langkah Rama ada nama Aishe yang terngiang - ngiang di kepalanya.


“Sayang kamu kenapa?” tanya Tasya


“Aku lelah, sorry” balas Rama


"Baiklah, kita kembali ke hotel kamu istrahat ya" ucap Tasya


"besok aku akan pulang" balas Rama


"Baiklah, kamu hati - hati, aku masih stay, masih ada kerjaan yang harus aku selesaikan, tunggu aku baby dan thank you untuj shopingnya" ucap Tasya dengan mencium pipi Rama.


Rama hanya tersenyum membalas perlakuan Tasya, esok hari akhirnya Rama kembali pulang ke Indonesia, sedangkan Tasya merasa sangat bahagia menghabiskan beberapa waktu bersama Rama, dia sudah memiliki rencana yang baru untuk menaklukkan Rama dan menjadikan Rama seutuhnya.


jangan lupa like, komen dan vote nya kakak reader.🌷🌷

__ADS_1


__ADS_2