Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 124


__ADS_3

Selamat membaca 😗.


" Jangan pergi lagi mas, Sungguh aku tidak akan pernah sanggup lagi. " Ucap Naisya di sela sela isakanya.


Adit pun menghapus air mata istrinya yang kembali keluar dari pelupuk matanya.


" Iya sayang, mas tidak akan meninggalkan kamu lagi dan anak kita." ucap Adit Sambil tersenyum.


Naisya langsung memeluk posesif Suaminya beserta menciumi wajah suaminya.


" Alhamdulillah Ya Allah hamba bersyukur telah mengembalikan Suami hamba kembali, " ucap nya sambil tersenyum bahagia.


☘️☘️☘️


Naisya sudah memberitahukan kalau kepada keluarganya kalau Suaminya sudah sadar,


Adit bersandar di ranjangnya, di sisi kanan dan kirinya ada nyonya Dewi dan istrinya, Sedangkan Tuan besar Indrawan dan Tuan Herman duduk bersebelahan. Alex yang duduk tak jauh dari Tuan Indrawan dan herman.


mereka yang segera berdatangan ke rumah sakit begitu mendapat telpon dari Naisya, suasana mengharukan begitu terasa ketika datang nyonya Dewi langsung memeluk erat tubuh Adit Sambil menangis, mulutnya tidak berhenti untuk bersyukur.

__ADS_1


" Sayang, sungguh mama serasa tidak mempunyai jantung lagi melihat kamu terbaring lemah di atas kasur ini perasaan mama sangat sakit nak, " Ucap Nyonya Dewi mengusap lembut rambut Adit, Adit melakukan hal yang sama seperti kepada istrinya ia menghapus air mata yang ada di pipi mama nya dengan ibu jarinya.


" Terimakasih ma doa yang tidak henti untuk anak mu ini ," balas Adit sambil menatap mamanya.


" Untuk papa mama terimakasih doa doa nya yang tidak terputus, " ucap Adit lagi.


" doa doa dari orang tua tidak akan pernah terputus selama jantung berdetak dan darah masih mengalir, kamu kan sudah menjadi orang tua nak setiap orang tua rela bertukar nyawa demi anak anak nya. " Ucap Nyonya Wulan sambil tersenyum.


untuk beberapa saat keadaan dalam ruangan menjadi hening keadaan menjadi haru mereka semua tidak dapat membendung air matanya, Mereka semua secara bergantian memeluk Adit.


Adit yang mengalihkan pandangannya ke arah Alex, Alex yang paham pun mendekati tuan mudanya.


Alex dan Adit berpelukan tak lama mereka pun melepaskan pelukan nya.


" Tuan ini tidak sebanding dengan apa yang anda lakukan dengan saya, begitu juga keluarga anda begitu baik dengan saya, saya merasa seperti mempunyai keluarga baru," balas Alex.


" Terimakasih Nyonya dan tuan sudah meanggap saya menjadi anak tuan dan nyonya, " lanjut Alex lagi.


" Iya sayang, jangan panggil nyonya dan tuan Bukanya mama sudah peringat kan, " balas Nyonya Dewi berjalan menghampiri Alex.

__ADS_1


" I....iya ma. " ucap Alex masih ragu.


" Nah gitu dong nak biasakan ya, jangan canggung gitu, " ucap Nyonya Dewi menepuk bahu Alex.


Alex pun menganggukan kepalanya.


" Hahahha berarti sekarang aku udah punya kakak nih wkwkwk " ucap Adit ketawa.


Alex menatap Ke arah Adit.


" Benarkan usia kamu Lex lebih tua dari ku hanya beda tiga tahun saja, pantaskan di sebut kakak, " ucap Adit tersenyum kecil.


" Nah gitu dong jadi adik kakak kan enak di lihatnya, " Sahut Naisya Sambil mengulum senyumnya.


" Terserah anda saja tuan, " balas Alex.


" Kok tuan sih dia itu jadi Adik kamu nak Alex. panggil nama saja jangan sebut tuan lagi" Ucap tuan Indrawan.


" Baik pa. " ucap Alex.

__ADS_1


Kebahagiaan yang hakiki, Kebahagiaan pertama bahwa sadarnya Adit dan yang kedua Alex sudah di angkat menjadi saudara Adit.


Terimakasih ☺️.


__ADS_2