
Selamat membaca.
***
1 Minggu kemudian.
hari ini adalah hari ulang tahun sang istri yang bertepatan usianya yang ke 24 tahun, maka dari itu Adit menyiapkan semuanya untuk suprise Kepada istri tercinta nya.
Acara ulang tahun akan di laksanakan malam ini.
Adit sudah merencanakan sesuatu supaya suprise nya berjalan dengan lancar.
Semua keluarga nya sudah di beritahukan nya dan mereka semua menyetujui apa yang di lakukan nya.
di hotel.
semua sibuk mendekorasi hotel begitu juga Alex walaupun sudah di serahkan kepada pihak hotel untuk menyiapkan semuanya tetapi Alex ikut mengawasinya.
di rumah mewah.
" Sayang mas malam ini pulang nya agak larut " ucap Adit.
" Nggak apa apa ya sayang mas pulang larut malam ini " ucap Adit lagi.
__ADS_1
" apa tidak bisa di tunda dulu mas aku ingin bersama kamu malam ini " ucap Naisya.
" Tidak bisa sayang lagian ada klien datang dari luar negeri mas dan Alex harus menyambut nya sayang " balas Adit.
" Apa kamu tidak ingat mas hari ini ulang tahun aku, apa kamu melupakannya begitu saja mas hiks hiks " batin Naisya.
" Maaf kan mas ya sayang kali ini urusan tidak bisa di handle oleh siapapun " ucap Adit.
Naisya hanya mendengus kesal suaminya tidak memperdulikan hari ulang tahunnya kali ini.
" Terserah kamu saja mas tidak usah pulang aja sekalian " ucap Naisya ketus lalu meninggalkan Adit keluar kamat dan membanting pintu kamar dengan keras.
Adit hanya tersenyum kecil melihat istri nya yang sangat kesal.
" Maaf kan mas sayang, mas tidak bermaksud membuat mu kesal tapi ini jalan satu satunya supaya berhasil suprise yang mas buatkan untuk mu " gumam Adit sambil menyetir mobil menuju kerumah mertuanya.
Sesampainya di rumah mertuanya.
Adit mencium punggung tangan kedua mertuanya.
" Ma pa Adit sudah membuatnya kesal bisa bisa dia bosan ma di rumah, ma tolong bawa Naisya jalan jalan malam nanti bawa dia langsung ke hotel " Ucap Adit.
" Baiklah nak mama sudah lama tidak jalan jalan sama Naisya dan mama menyetujuinya, mama siap siap dulu " ucap nyonya Wulan menuju kamar.
__ADS_1
Setelah sudah siap siap Adit mengantarkan mertuanya hampir dekat dengan perkarangan rumah nya apabila sampai halaman rumah Takutnya ketahuan Naisya bisa bisa rencananya gagal.
" Maaf kan Adit ma Adit menurunkan mama di sini " ucap Adit.
" Tidak apa apa nak ini hampir dekat dengan rumah kamu, mama maklumi karena supaya rencana kamu berhasil nak " tutur Nyonya Wulan.
" Terimakasih ma " ucap Adit.
Nyonya Wulan keluar dari mobil Adit beberapa langkah sampai lah di halaman rumah mantunya dan anak nya.
" Bi apa ada Naisya di dalam " tanya Nyonya Wulan.
" Ada nyonya saya panggilkan " ucap Bi Inem.
" Tidak usah bi saya akan mendatangi nya ke kamar " ucap Nyonya Wulan ramah.
" Baik Nyonya, saya kembali ke belakang dulu " balas Bi Inem lalu menuju jalan belakang.
Nyonya Wulan menaiki anak tangga sesampainya di depan kamar mengetuk pintu kamar.
" Sayang ini mama " ucap Nyonya Wulan.
" Masuk ma tidak di kunci " sahut Naisya duduk di sofa kamar sambil wajah di tekuk.
__ADS_1
" Kamu kenapa sayang kok di tekuk gitu wajahnya " tanya Nyonya Wulan pura pura tidak tahu.