
“Kucing tikus, emang nya Tom and Jerry, pokok nya mobil ku mogok dan terpaksa aku ikut, lagian kan jam terakhir dosen kita killer, nggak boleh sampai telat” jelas Queen
“Tapi aneh yah, seharus nya tuh dia sudah mulai kelas sejam yang lalu, untuk pertama kali nya dia nggak on time” jelas Tiara
“Udah ayo kita ke kelas” balas Queen dengan tersenyum.
Queen tahu dosen Killer tersebut terlambat karena ulah Adskan yang membuat nya ke repotan dengan urusan kampus.
Perkuliahan selesai tepat di sore hari, Queen bergegas kembali ke asrama untuk berkemas, para sahabat nya pun di buat kebingungan, Queen beralasan jika ingin menemani sepupu nya yang memiliki rumah yang besar untuk tinggal bersama.
“Ya udah deh Queen, kami paham kok” ucap Naina.
...****************...
Di rumah Adskan, Queen dan Adskan menikmati hari – hari bersama layak nya pasangan suami istri sesungguh nya, makan bersama, tidur, becanda, nonton dan semua aktifitas yang menyenang kan, siapa sangka dengan sikap mereka yang dulu nya saling membalas saat ini terlihat saangat manis. Apa lagi Adskan yang juga memiliki watak manja, yang Queen tanpa sadari, tapi itu membuat rumah tangga mereka bahagia.
Saat menikmati sore hari dengan menyantap cemilan di pinggir kolam renang, handphone Queen berdering dan terlihat sebuah pesan dari Ryo.
“Ada apa dia mengirim pesan kepada mu?” tanya Adskan ketus
“Dia mengingat kan untuk besok” balas Queen
“Ada apa dengan besok ?” tanya Adskan
“Aku sudah janji untuk menghabis kan akhir pekan dengan nya” balas Queen
“Tidak boleh” timpal Adskan
“Pleasee sayang, aku sudah janji, dia hanya ingin menunjukan sesuatu untuk ku” ucap Queen
“Seperti nya dia ingin menyata kan persaan nya kepada mu” balas Adskan
“Kalau itu terjadi aku akan memberi tahu nya kalau aku sudah punya suami” ucap Queen dengan manis
“Hummm, besok aku sibuk urus bisnis dan mengakhiri taken kontrak dengan pihak kampus, jadi...” balas Adskan
__ADS_1
“Iya sayang, Ryo anak nya baik kok dan aku janji cepat pulang, oh ya kok taken kontrak nya di batal kan ?” tanya Queen
“Abis nya, aku sudah mendapat kan mu, untuk apa lagi menjadi dosen, Hummm kamu bilang dia Baik ? baik yang mana aku atau dia” balas Adskan
“Ohh gitu, jadi kamu ke sini emang tujuan nya karena aku kan ? hahaha “ tanya Queen kegirangan, “Kamu cemburu yaa?” tanya Queen kembali
“Malas banget cemburu sama anak kecil” balas Adskan
Queen hanya tertawa melihat tingkah suami nya yang juga termasuk kekanak –kanakan itu.
Ke esokan hari nya, Queen tengah di jemput oleh Ryo dan mereka melajukan arah mobil ke taman, Adskan menempat kan beberapa mata – mata di sekitar Queen untukmemantau kegiatan Queen dan Ryo, sedang kan Adskan tengah sibuk meeting dengan klien melalui virtual di sebuah ruangan perusahaan cabang milik nya di negara tersebut, perusahaan cabang yang akan baru di rintis nya.
Setiap sejam sekali mata – mata Adskan melapor kegiatan Queen yang tengah menikmati suasana taman dan sesekali mengobrol dengan Ryo, foto – foto yang tengah di kirim oleh mata – mata tersebut membuat hati Adskan panas, hanya saja Adskan menahan nya, karena mengerti posisi Queen yang juga membutuh kan ruang untuk bersosialisasi di umur nya yang masih muda.
“Yang jelas dia aman, semua nya akan baik – baik saja” batin Adskan
Jam telah menunjukan pukul 16.00 sore, tak ada lagi kabar dari mata – mata tersebut, “Seperti nya Queen sudah pulang” gumam Adskan dengan tersenyum.
Adskan mendapat telfon dari kampus untuk menandatangani beberapa berkas, Adskan segera bergegas menuju kampus dan pulang ke rumah karena searah. Sesampai di kampus, Adskan bertemu dengan Mr. Philip yang merupakan Dosen Magister jurusan Bussines tempat Ryo, dengan iseng Adskan bertanya.
“Mr. Philips, do you have student Ryo’s name ?” tanya Adskan ( apakah anda memiliki siswa bernama Ryo ? )
“He is from Asia” jawab Adskan ( dia dari Asia )
“Sorry Mr. Adskan, i feel like i don't have a student with the name Ryo and coming from Asia, maybe you are wrong” ucap Mr. Philip
(maaf tuan Adskan, saya merasa tidak memiliki siswa dengan nama Ryo dan berasal dari Asia, mungkin anda salah )
Mendengar ucapan Mr. Philip, Adskan mulai panik, dia meraih handphone nya dan memperlihat kan photo Ryo kepada Mr. Philip.
“He’s I mean” ucap Adskan ( Dia yang saya maksud )
“By looking at His face I'm sure He doesn't have students like you mean” jawab Mr. Philip
(dengan melihat wajah nya saya yakin tidak memiliki siswa seperti yang anda maksud ).
__ADS_1
“Thank you Mr. Philip” ucap Adskan kemudian berlari.
Sesekali Adskan menelfon semua mata –mata yang di kirim nya untuk mengawasi Queen, tapi tidak ada yang menjawab, Adskan semakin panik dan berlari menuju mobil yang tengah di parkir nya di area kampus, tanpa sengaja menabrak Salsa, Naina dan Tiara yang sedang berajalan.
Bugggg...................
“Sorry, sorry” ucap Adskan panik
“Its oke, Mr. Adskan” balas Salsa
“Kalian mendapat kabar tentang istri ku?” tanya Adskan panik
“Indonesia ??” jawab Salsa terkejut
“Istri ?” tanya Tiara bingung
“Iya, kamu melihat Queen ? atau menerima kabar dari nya hari ini ?” tanya Adskan panik
“Queen ? hari ini dia date sama Ryo,” balas Tiara bingung dan seperskian detik mereka menyadari ucapan Adskan
“WHATTT ???!!!!! ISTRIIII ???? QUEEENN ????” ucap Salsa, Tiara dan Naina bersamaan syok
Adskan melanjut kan berlari ke parkiran dan segera melajukan mobil nya mnuju rumah untuk mengecek apakah Queen sudah tiba atau belum. Para sahabat Queen pun berlari ke sebuah mobil dan mengikuti Adskan, saat berkendara mereka bertiga masih bingung dan syok, bagaimana bisa Adskan mengatakan Queen adalah istri nya. “Kita butuh penjelasan Queen” ucap Tiara
“Iya betul, tapi kenapa Mr. Adskan panik, apa ada sesuatu dengan Queen?” tanya Salsa
“Humm kalian ini tidak melihat raut wajah nya yang khawatir mencari Queen, itu berarti Queen hilang,” ucap Naina
“Hilang ???? tapi bukan kah dia bersama Ryo ?” tanya Tiara
“Bagaimana kita menyusul Mr. Adskan dulu baru menuju rumah Ryo, siaa tahu ada petunjuk.
...****************...
sorry, karena aktfitas yang padat, membuat novel in lama uldate, harap di maklumi 🌷🌷🌷
__ADS_1
stay tune yah
Jangan lupa like dan komen nya yah,.