Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 171 (S2)


__ADS_3

Selamat Membaca 😗.


Sinar Matahari yang memasuki Kamarnya Luna memberikan kehangatan, Luna dengan cepat bangun beranjak dari tempat tidur menyingkap gorden rumah nya, Luna pun merentangkan kedua tangannya bangun pagi ini ia merasa segar.


Tok tok....


" Masuk Ma. " Sahut Luna.


" Luna Sayang cepat makan mama sudah buatkan masakan untuk kamu. " Ucap Mama Clara.


" Iya ma, tunggu sebentar aku mandi dulu. " Ucap Luna.


" Baiklah mama tunggu di meja makan. " Ucap mama Clara keluar dari kamar Luna.


Luna keluar dari kamar dengan pakaian santai nya.


" Ini mama yang masak semua?. " Tanya Luna.


" Iya sayang, siapa lagi kalau bukan mama. " jawab mama.


" maaf ma Luna jadi tidak membantu mama masak. " ucap Luna.


" Tidak apa apa nak, lagian mama sanggup memasak ini semua mama tidak pingin menganggu tidur kamu. " ucap mama seraya mengusap lembut rambut Luna.

__ADS_1


" Luna, Mama pengen kamu menggantikan mama di butik apa kamu bisa. " Pinta mama.


" Bisa ma, lagian aku kan sudah banyak belajar dari mama, sebaiknya mama banyak banyak istirahat saja aku yang akan menggantikan posisi mama. " Ucap Luna sambil memegang tangan mama nya.


" Terimakasih Banyak sayang. " balas mama Clara.


" Tidak perlu berterimakasih ma seharusnya aku yang berterimakasih selama ini mama mengurus dengan penuh cinta dan menyayangiku dengan sepenuh hati. " ucap Luna beranjak dari kursi lalu memeluk ibunya dari belakang.


" Aku sangat bersyukur memiliki ibu yang penuh kasih sayang, aku juga menyayangi mama sangat mencintai mama. " ucap Luna mengeratkan pelukannya.


" Mama selalu mencintaimu sayang, " balas mama.


Terimakasih Tuhan, kau telah memberikan seorang putri cantik yang tulus mencintai ku, aku pun juga mencintainya aku tidak pernah berhenti bersyukur telah di berikan hadiah terindah walaupun aku merawatnya dengan seorang diri. Batin mama.


" Sayang, mama tidak mikirkan apa apa kok ayo cepat habiskan makanannya. " ucap mama.


Selesai makan, mama Clara membaca majalah sambil menyandarkan tubuhnya di sofa.


" Luna, " Panggil mama.


" iya ma ada apa?. " Tanya Luna yang wajah nya sedang maskeran.


" Duduk di sini, besok kamu kita ke butik ya sekaligus mama perkenalkan dengan Karyawati mama. " ucap Mama.

__ADS_1


" Baiklah. " ucap Luna ingin beranjak dari tempat duduknya.


" eh tunggu dulu mau kemana buru buru banget. " ucap mama menahan Luna.


" Baiklah Luna tidak jadi ada yang mama bicarakan lagi. " ucap Luna.


" Usia kamu kan sudah 23 tahun kapan lagi kamu mempunyai pacar, sedangkan teman teman kamu sudah mempunyai pacar bahkan ada yang menikah. " ucap mama.


" Tuh kan mama kenapa sih nanya tentang pacar Mulu, aku belum sempat memikirkan tentang pacaran ma aku mau fokus dengan karier aku dulu. " balas Luna dengan wajah cemberut.


" Terus sampai kapan kamu melajang terus. " ucap mama.


" Entar entar aja ya ma, aku lagi pengen sendiri masih belum waktunya. " rengek Luna.


" Anak mama manja ini. " ucap mama memeluk erat tubuh Luna.


" yeee ma gak apa apa kali kalau manja sama mama." ucap Luna membalas pelukan sang mama.


Apabila ada papa di sini mungkin akan lebih menyenangkan keluarga ini, tapi dimana papa aku merindukanmu semenjak aku besar aku belum pernah melihat wajah mu seperti apa. batin Luna.


Mama hanya menggeleng gelengkan kepalanya kelakuan anak semata wayangnya yang terkadang manja dengan keluarganya apalagi dengan sang mama, tapi kalau di luar keluarga ia menjadi wanita yang cuek judes malahan.


Terimakasih ❤️.

__ADS_1


__ADS_2