Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 223 (S2)


__ADS_3

Selamat membaca 🌿


Cklekk...


Luna membuka pintu ia berjalan ke teras rumahnya ia sambil menengok ke samping rumah nya tetapi tidak ada siapa siapa.


" Kok nggak ada sih orangnya Bukanya tadi ada. " ucap Luna ia terus melihat lihat.


" Mungkin kamu salah lihat, di sini tidak ada siapa siapa lihat saja sepi kan. " ucap Kenzo.


" T.... tapi aku tidak mungkin salah lihat aku melihatnya. " tukas Luna.


" Lebih baik masuk hujan sangat deras. " ucap Kenzo.


" Aww. " jerit Alfan kakinya tertusuk duri tanaman di halaman rumah Luna.


" Suara siapa itu?. " tanya Luna ke Kenzo.


" Hah suara aku tidak mendengar suara apa apa, mungkin kamu salah dengar. " jawab Kenzo.


Akhirnya Luna pun masuk ke dalam rumah nya, tapi ia sangat jelas melihat orang itu tapi tiba tiba menghilang secepat kilat.


Awas aja sekali lagi dia ngintip tidak akan aku biarkan dia lepas. gumam Luna.


" Apa jangan jangan Alfan yang mengintip dari tadi?. " gumam Luna.


" Eh tapi kayaknya tidak mungkin, mana mungkin dia ngintip hujan hujan dingin lagi kaya gak ada kerjaan. " gumam Luna lagi.

__ADS_1


Alfan keluar dari tempat persembunyiannya ia melihat telapak kaki nya berdarah.


" Astaga sial, sudah kehujanan tertusuk duri pula. " gerutu Alfan.


Alfan memutuskan untuk pulang ia berjalan menuju mobilnya berjalan sambil berjingkit jingkit.


Luna merasa feeling nya kuat ia ingin melihat keluar rumah sekali lagi.


Luna membalikkan tubuhnya lalu berjalan menuju ke pintu dengan cepat membukanya, ia terkejut melihat Alfan berjalan sambil berjingkit jingkit.


" Alfan. " panggil Luna.


" Astaga gue ketahuan, sia sia gue bersembunyi bakalan ketahuan juga, lagi pula kenapa si cewek tengil itu keluar lagi. " gerutu Alfan.


" Apa?. " sahut Alfan memalingkan tubuhnya.


" T.....tidak buat apa gue ngintip Lo cewek tengil. " elak Alfan.


" Kalo Lo nggak ngaku sampai ketahuan gue bayar 500k gimana?. " tantang Luna.


" Oke. " ucap Alfan.


Dia nggak bakalan tahu kalau gue ngintip dia sadari tadi, gumam Alfan.


Luna mengambil handphone yang ada di sakunya lalu ia melihat rekaman CCTV, lalu ia memperlihatkan ke arah Alfan.


" Masih tidak mau ngaku?. " ucap Luna.

__ADS_1


Astaga, sejak kapan dia Masang CCTV kok gw bego banget nggak lihat lihat. gerutu Alfan dalam hati.


" Gue nggak tahu apa maksud Lo kesini buat apa yang penting sini duitnya 500k. " ucap Luna.


" Wah ini namanya pemerasan terhadap seseorang. " ucap Alfan.


" Bukannya gue tantang tadi Lo sudah menyetujui, bayar dong itu namanya hutang harus di bayar. " ucap Luna.


Alfan mengambil dompetnya lalu mengambil duit 5 kembar lalu menyerahkan ke Luna.


" dasar wanita matre. " Tukas Alfan.


" Hey gue nggak matre salah Lo sendiri ngintip kesini nggak ada kerjaan. " sahut Luna.


" itu kenapa kaki Lo ada darah?. " tanya Luna.


" Malah nanya lagi bukanya suruh gue masuk lalu ambil kan P3k. " gerutu Alfan.


" Masuk, biar gue ambil kotak nya. " ucap Luna.


Alfan duduk di ruang tamu menunggu Luna mengambil kotak P3K, beberapa menit Luna datang mengobati kaki Kenzo.


pandangan keduanya bertemu, Kenzo yang dari kamar mandi melihat pemandangan yang tidak menyenangkan baginya.


" Ehemmm. " tegur Kenzo supaya pandangan keduanya berakhir.


Terimakasih ❤️

__ADS_1


__ADS_2