
“Aw kepalaku sakit sekali...” ucap Queen dengan menggelengkan kepala nya
Queen ingin menyentuh kepala nya tapi tersadar jika tangan nya sudah dalam keadaan terikat di setiap sudut sebuah ranjang tua.
“Di mana ini ?” gumam Queen
“Tolonggg....” teriak Queen
“Adskannnn...”
“Tolonggg....” teriak Queen sekali lagi yang sudah di penuhi dengan air mata ketakutan karena tempat tersebut sangat lah gelap
Suara pintu terbuka dan seseorang terdengar melangkah dan menyalakan lampu ruangan tersebut.
“Ryo ??!!” ucap Queen dengan terkejut
“Hai Queen” balas Ryo dengan tersenyum sinis
“Ryo, apa yang kau lakukan, cepat lepas kan aku” teriak Queen
“Tidak segampang itu Queen” balas Ryo
“Ryo, apa salah ku, kenapa kamu melakukan ini pada ku ?” teriak Queen
“Hahahaha Queen, Queen.... apakah kau sudah lupa dengan 3 tahun lalu kesalahan fatal yang kau lakukan ?” ucap Ryo
“Kesalahan apa maksud kamu, aku tidak mengerti, cepat lepas kan, sebelum aku teriak dan melaporkan mu kepada polisi” teriak Queen
Ryo mendekat dan memegang wajah Queen “ Teriak lah Queen, sepuas nya, sampai ayah mu Tuan Armagan itu mendengar nya, hahaha atau suami mu yang kau sayangi itu menjemput mu” ucap Ryo
“Ryo, apa salah ku, aku tidak mengenal mu tiga tahun lalu, kesalahan apa yang kau maksud ?” teriak Queen
“Kesalahan apa ??? liat wajah ku baik – baik, pakah kau tidak teringat dengan seseorang yang pernah kau sakiti ?” ucap Ry dengan amarah
Queen memperhatikan wajah Ryo dengan lekat, hingga terbesit dalam bayangan “Bian” dlaam pikiran nya.
“Bian ?” ucap Queen pelan
“Kau sudah mengingat nya ?” tanya Ryo
“Apa hubungan mu dengan Bian, dan kenapa kau menyalah kan ku, apa salah ku?” ucap Queen
Sebuah tamparan mendarat keras ke pipi Queen, membuat Queen meringis dan air mata nya semakin mengalir deras, ketakutan Queen semakin membesar dengan sikap Ryo dan tidak segan – segan menyakiti Queen.
“Ryo, pleasee.. lepas kan aku, aku akan melakukan apapun yang kau ingin kan” ucap Queen
“Termasuk nyawa mu ? atau tubuh mu ?” ucap Ryo dengan tatapan sinis nya.
__ADS_1
“Cuih, lebih baik aku mati daripada di sentuh oleh lelaki pengecut seperti mu, hubungan apa yang kau miliki dengan Bian, kau tidak pantas bersahabat dengan nya, kau brengsek” teriak Queen dengan amarah karena ucapan Ryo
“Kau pikir di tempat ini, kau masih layaknya princess ?? setelah aku meniduri mu, aku akan membunuh mu, membuang jasad mu sebagai santapan Hiu” ucap Ryo
“Please Ryo, jangan lakukan itu, apa salah ku..Bi..” ucap Queen dengan isak tangis nya
“Stopp, jangan ucap nama Bian dengan mulut mu yang kotor itu, kau tahu karena kau aku kehilangan semua nya termasuk Bian, dia adalah adik ku, karena putus hubungan dengan mu dia mengalami gangguan jiwa sampai akhir nya dia bunuh diri, karena kematian nya ayah ku syok sampai akhir nya dia pun meninggal karena jantung, perusahaan kami bangkrut, ibu ku saat ini tengah sakit karena ulah mu, tidak Queen, ini tidak adil, sedangkan kau sedang bersenang – senang di sini, aku bahkan tak bisa melihat lagi senyum dari seorang wanita yang sangat aku muliakan karena ulah mu, kau tahu perasaan kakak kehilangan adik nya ? adik yang sangat di banggakan oleh semua keluarga besar karena dia cerdas dan baik, aku hanya sampah, walau begitu aku sangat menyayangi nya, dan karena kau, aku kehilangan dia dan kehilangan ayah ku” tariak Ryo dengan frustasi
“B-i-ann... maaf kan aku” ucap Queen dalam tangis nya
“Maaf kata mu ? kau tidak pantas mendapat kan nya, kecuali kau menyusul dan mengatakan nya sendiri” balas Ryo dengan mengeluar kan sebuah pistol dari balik baju yang di kenakan nya.
“Jangan Ryo, please... “ ucap Queen memohon
“Aku tidak bermaksud menyakiti Bian saat itu, aku tidak bisa memilih pergi bersama nya karena ayah ku” ucap Queen dalam isak tangis nya
“Aku tau Queen, tapi apakah kau tidak bisa memberi nya sepucuk surat agar dia bisa menerima nya ? tidak Queen, kau meninggal kan dan menelantar kan nya, apakah kau punya hati ?” balas Ryo dengan menetes kan air mata mengingat Bian, adik yang sangat di sayangi nya.
“Kau tau Queen, karena mu, dia pun melakukan hal gila, menantang keluarga besar kami, meninggal kan segala nya demi diri mu, sampai dia kehilangan akal sehat nya untuk mengakhiri hidup nya karena mu, ketulusan nya sangat besar kepada mu, tapi apa yang kau lakukan pada nya??? HAH ??? bisa kah kau mengembalikan nya ?” ku mohon Queen kembalikan Bian kepada kami ucap Ryo yang frustasi
“Ryo, maaf kan aku, maaf kan aku...” ucap Queen
“Malam ini, kau harus mati” teriak Ryo
Ryo tengah mengarah kan pistol tersebut ke arah Queen, Queen pun sudah merasa pasrah dengan keadaan, tak ada yang bisa di lakukan nya dalam situasi tersebut dengan tangan terikat “Ayah, ibu, nenek, Adskan, aku sayang kalian,aku harap kalian akan selalu bahagia walau tanpa aku, adskan aku mencintai mu” batin Queen dengan menutup mata nya.
Tiba – tiba, suara pistol menggelegar, Queen yang masih memejam kan mata nya merasa ada yang terjatuh di hadapan nya, Queen membuka mata nya pelan, melihat Ryo tengah berbaring dengan bersimbah darah.
Seorang pria dengan perawakan yang sangat Queen kenal, dia adalah Rama dan Adskan yang tengah berjalan untuk menyambut Queen.
“Sayang apakah kau baik – baik saja ?” tanya Rama
“Queen”peluk Adskan setelah membuka tali yang mengikat tangan Queen
“Adskan, aku takut..” tangis Queen dengan memeluk Adskan
“Bereskan dia” ucap Rama kepada beberapa bodyguard bersama nya.
“Apa yang Ayah Raja lakukan ?” tanya Queen
“Ayah hanya ingin menjadikan nya santapan Hiu, berani sekali dia menyakiti mu” ucap Rama geram
Queen akhir nya memeluk Rama dan beberapa saat kemudian Queen pingsan.
“Queen, Queen..” teriak Adskan dan berlari untuk membawa Queen pergi dari tempat tersebut.
...****************...
__ADS_1
Di sebuah ruangan Queen tersadar,”Kepala ku sangat sakit” ucap Queen
“Sayang..” ucap Adskan yang selalu menemani Queen
Queen memeluk Adskan dengan sangat erat.
“Sudah yaa, semua nya baik – baik saja” ucap Adskan
“Hm hmsudah peluk nya, Ibu Ratu juga pengen di peluk, Nenek juga itu sudah nunggu” ucap Aishe
“Ibu ratu, kok bisaada di sini ?” tanya Queen
“Kami semua kumpul untuk mengucap kan selamat, Queen sayang tidak akan lama lagi menjadi seorang ibu” ucap Aishe memeluk Queen
“Whatt ??? Ibu ??” balsa Queen dengan syok
“Iya sayang, kamu harus menjaga nya dengan baik – baik” ucap Nenek
“Aku sangat bahagia, oh ya di mana Ayah Raja?” tanya Queen
“Ayah Raja sedang bersedih karena kasih sayang mu akan semakin berkurang pada nya, sudah ada Adskan dan tidak akan lama lagi akan ada malaikat kecil yang akan kamu sayangi sepenuh nya” jelas Aishe
Semua yang mendengar nya tertawa.
"Bagaimana ayah tahu aku berada di mana sedangakn tidak ada kades saat itu?" tanya Queen
"Sewaktu kamu kecil, Ayah Raja telah menanam Cip kecil di lenganmu untk menghindari hal yang seprti in terjadi, trnyata prediksi ayahmu benar, hari in telah trjadi dan kami sudah siap" jelas Aishe
...****************...
“Queen ?” ucap Adskan
“Hummm iyaa, mau minta izin nikah lagi ?” tanya Queen dengan becanda
“Saat ini tidak, mungkin nanti iya” ucap Adskan membalas ledekan Queen
“Aduhhhh aduhh Nenek,” teriak Adskan yang mendapat jewewran dari Nenek
“Iya iya sorry, Queen aku ingin membuat resepsi pernikahan kita kembali, dan mengundang seluruh kolega dan teman- teman mu, bagaiman ? seperti nya mereka syok tahu kita sudah lama menikah”
“Whattt, kamu memberi tahu nya ?”
Adskan hanya menaikkan pundak nya “ gimana tawaran ku, will you marry me ?” ucap Adskan dengan mengecup tangan Queen
“Yessss, yesss I do” teriak Queen yang membuat semuanya tertawa bahagia
__ADS_1