Di Jodohkan

Di Jodohkan
EPISODE 47


__ADS_3

Tiga puluh menit berlalu, “Ayah Raja, Abang Adskan di mana ?” tanya Queen


“Sejak tadi dia ke mobil mengambil stik tapi tak kunjung kembali” balas Rama


“Baik lah kalau gitu, Queen nyusul dia dulu” ucap Queen


“Baiklah sayang,” balas Rama dengan menikmati suapan Aishe.


Seampai di tempat parkiran tersebut, tanpa sengaja Queen mendengar ada sepasang sejoli yang sedang bertengkar, Queen mendekat dan melihat Adskan dan Alara tengah dalam perdebatan hebat.


“Adskan kamu jahat, kamu meninggal kan aku dan saat ini kamu sedang bersenang – senang dengan wanita itu tanpa memberitahu ku?” teriak Alara


“Alara please, akan aku jelas kan, pulang lah dulu aku akan menyusul mu” jawab Adskan


“Tidak, aku tidak bisa bersabar lagi, aku ingin menemui Nenek dan akan memberitahu kan tentang hubungan kita, aku ingin semua nya tahu kalau kau tidak mencintai anak ingusan itu, pleasee Adskan, bukan kah kau ingin segera menceraikan nya, sampai detik ini kamu tidak berusaha sedikit pun, apakah kau sudah mencintai nya?” tanya Alara


Ucapan Alara membuat Queen mengepal kan tangan nya.


“Stop Alara, jangan memaksa ku, aku ingin menceraikan nya bukan karena ingin menikahi mu, tapi kaena kami tidak memiliki kecocokan sama skali, aku tidak mencintai nya dan tentang hubungan kita, kau tahu sendiri aku tidak suka di paksa, dan aku ingin hubungan kita cukup sampai di sini” teriak Adskan dengan penuh kekesalan


“Adskan !!! jangan, please aku tidak ingin berpisah dengan mu” ucap Alara dengan memeluk Adskan


“Lepas kan” ucap Adskan dan berlalu meninggal kan Alara yang frustasi


Sedangkan Queen dengan isak tangis nya berlari ke taman, “Ada apa denganku, emngapa hati ku terasa sakit saat tahu dia tidak memiliki perasaan sama skli dengan ku, apakah aku sudah mulai menyukai nya? Queen sadar lah, tapi dia suami ku” isak Queen semakin menjadi.


Adskan telah kembali melanjut kan permainan Golf nya dengan Rama sedengan kan Queen berusaha menenagkan diri nya untuk tidak menangis, Adsakan sedari tadi mencari keberadaan Queen tapi tidak terlihat dari pandangan nya, “Nek, Queen di mana ?” tanya Adskan


“Bukan nya tadi dia sedang menyusul mu mengambil stik ?” balas ibu Sarah


“Tidak Nek, Adskan tidak melihat nya” balas Adskan


Tiba – tiba Queen datang dengan mata yang sudah lembab “Ada apa Queen ? kamu kenapa ?” tanya Adskan khawatir


“Aku di gigit nyamuk, sakit “ ucap Queen yang tiba – tiba kembali menangis karena Adskan mengkhawatir kan diri nya.


Adskan memeluk Queen “Sudah yah, sudah,... “


“Queen membenam kan diri nya “Adskan hangat sekali” batin Queen


“Ehemm sudah sudah, sini Ayah peluk” ucap Rama yang cemburu karena anak kesayangan nya sudah memiliki sandaran untuk mengadu.

__ADS_1


Hampir seminggu kebersamaan Queen dan Adskan, bersama keluarga tercinta adalah momen berharga yang tidak bisa di bandingkan dengan uang, di waktu itu pula Alara berusaha sekuat tenaga mendekati Adskan, membujuk nya namun tidak berhasil, sesekali Adskan dan Queen saat sedang istrahat mereka saling bercengkrama satu sama lain, yang membuat mereka tidak menyadari perasaan yang murni tumbuh sudah begitu dalam, hanya saja Ego menahan nya untuk sebuah pengakuan.


“Nenek, ayah, Ibu Ratu kok cepet banget sih pulang nya, kan Queen masih rindu” rengek Queen


“Queen sudah saat nya kamu tidak boleh manja lagi, kami yakin Adskan bisa menjaga mu dengan baik di sini, kalian wajib akur, dalam rumah tangga itu pertengkaran pasti ada tapi cinta lah yang akan menguatkan” jelas ibu Sarah


“Adskan akan mendengar kan Nenek” ucap Adskan dengan memeluk ibu Sarah


Mereka semua saling berpelukan sebagai penutup sebuah pertemuan, begitupun dengan Rama dan Aishe. Setelah kepergian mereka, Adskan dan Queen kembali bersama untuk ke UK, melanjut kan study Queen, sepanjang perjalan mereka berdua diam, ada rasa yang berat untuk berpisah, Queen akan kembali ke Asrama sedang kan Adskan akan kembali ke rumah milik nya.


“Thank, sudah mengantarku” ucap Queen


“You’re welcome, hubungi aku jika butuh sesuatu” bals Adskan


“Masuk lah” ucap Adskan


“Aku akan melihat mu pergi setelah itu aku akan masuk” balas Queen


“Queen, menurut lah” ucap Adskan


“Okey okey, humm I gonna go” ucap Queen dengan berlari menuju gerbang Asrama


“Queen” ucap Adskan dengan melirik foto pernikahan mereka yang tersave di galeri handphone milik Adskan.


Tok..


Tok...


Naina membuka pintu dan “Queennnn” teriak Naina yang membuat Salsa dan Tiara ikut berlarian.


“Queen lama banget sih libur nya,” peluk Tiara


“Iya deh, sorry, sorry, soal nya mendadak banget ajakan keluarga” balas Queen


“Jangan – jangan udah ketemu jodoh ya ?” Ledek Salsa


“Ih apa’an sih” balas Quen dengan tersnyum lebar


“Tuhh kan senyum nya aneh, ketemu jodoh yaa, ayu ngaku” senggol Tiara


“Udah – udah tidur, besok kita kuliah” ucap Queen

__ADS_1


...****************...


Aktifitas Queen sebagai mahasiswi sudah di mulai, menegrjakan tugas dan ikut beberapa seminar, begitupun dengan Adskan yang mengawasi Queen dari kejauhan, sedangkan Ryo kembali mengambil kesempatan untuk mendekati Queen.


“Hai Queen, dari mana saja, kok baru nongol ?” ucap Ryo


“Oh hay, aku baru balik dari pertemuan keluarga” balas Queen


“Oh gitu, beda yaa lebih fresh abis ngumpul kelurga, Queen...?” ucap Ryo


“Iya ?” balas Queen


“Kamu punya waktu nggak akhir pekan ini, aku ingin mengajak mu ke suatu tempat tapi...” ucap Ryo


“Tapi ?”


“Aku ingin hanya kita berdua, ada yang ingin aku tunjukkan, pleasee...” rengek Ryo


“Hmm baiklah, yang jelas nggak boleh sampai malam” balas Queen


“Yes, Janji” timpal Ryo.


Mereka berjalan dengan penuh tawa karena candaan Ryo, sedangkan Adskan kembali mengepal kan tangan nya geram melihat kedekatan mereka berdua, tiba – tiba ponsel Adskan berdering.


“Hallo” ucap Adskan


“Adskan cepat ke Hospital” balas pria di balik telfon tersebut


“Ada apa, kamu sakit ?” tanya Adskan


“Nop, Alara mencoba bunuh diri lagi dengan minum pil obat tidur overdosis” jelas nya


“What ??? kamu tahu dari mana ?” tanya Adskan


“Aku sendiri yang mengantar nya” balas Jabbar


“Tapi saat ini aku di UK,” ucap Adskan


“Aku tahu dan aku juga berada di sini, Alara sudah mengikuti mu berhari – hari, cepat lah ke sini” balas Jabbar


“Baik lah, wait aku akan segera kesana” balas Adskan dengan berlari.

__ADS_1


__ADS_2