Di Jodohkan

Di Jodohkan
EPISODE 28


__ADS_3

Rama dan Aishe kembali ke rumah mereka, setiba nya Aishe lasnung bergegas ke dapur mencari buah, Rama yang melihat nya merebahkan diri di sofa “Hmmm istri ku ini mood nya luar biasa, dia bener –bener cuma rindu dapur “ batin Rama


“Sayang buah ini kamu beli di mana, kenapa tidak ada manis – manis nya ?” tanya Aishe


“Manis kok sayang ini” jwab Rama dengan ikut mencicipi buah itu


“Sudahlah, aku mau tidur, aku ngantuk” ucap Aishe dengan berlari ke kamar


Rama mendengar Aishe ingin kembali tidur menggendong ala bride style "Sayang...." ucap Rama lembut dengan penuh arti, tapi Aishe dengan polosnya hanya membalas dengan deheman dan menenggalamkan diri dalam dada bidang Rama, memeluk nya dengan erat, melihat perlakuan Aishe, Rama sangat bersemangat, Rama menggendong Aishe menuju kamar pengantin mereka.


saat Rama ingin membaringkan Aishe, Rama sudah mendapati aishe yang kembali tidur nyenyak di dada nya, Akhirnya Rama membaringkan Aishe dan mencium kening nya “Aishe kau sangat jahat, tapi aku masih memaafkanmu, selamat datang kembali sayang, aku mencintaimu” bisik Rama dan ikkut merebahkan diri di samping Aishe.


...****************...


Pagi menjelang, Aishe terbangun dengan melihat panggilan telfon dari ibu Sarah “Aishe sayang kamu di mana, Mama cek kamar kamu sudah kosong dan Rama juga tidak ada “ tanya ibu Sarah


“Mama maafkan Aishe, semalam Aishe pulang ke rumah, Aishe rindu kamar Aishe Mama” jelas Aishe


“Baiklah sayang, kamu datang lagi ya ke rumah Mama, bantuin Mama siapin pernikahan Rima” ucap ibu Sarah

__ADS_1


“Ok Mama” balas Aishe


“Ya Allah pukul 06.30, aku telat shalat subuh, “ pekik Aishe dan berlari melaksanakan shalat subuh setelah itu Aishe mencari keberadaan Rama, ternyata Rama sibuk di dapur membuat sarapan pagi untuk Aishe, melihat atraksi Rama yang melempar telur bak melemlar bola basket ke rim nya menjadi sebuah hiburan tersendiri dan membuat suasana rumah menjadi berbeda, ruangan di penuhi canda tawa mereka, layakknya keluarga bahagia yang sederhana.


...****************...


Pernikahan Rima Akhirnya terlaksana tanpa mengundang keluarga Aishe, untuk menghargai keinginan Rima, Aishe meminta maaf kepada kedua orang tuanya untuk tidak kecewa, pak Sntoso dan ibu Tias sangat paham dengan keadaan Aishe yang masih berusaha untuk menyatukan diri kedalam keluarga tuan Salim, mengingat karakter Rima juga yang bertolak belakang dengan Aishe, mereka paham dengan perjodohan pasti ada salah satu pihak yang tidak berkenan.


Pernikahan Rima dan Kenzo lebih meriah di banding pernikahan Rama, mereka mengundang semua pejabat, kolega bisnis, teman – tmean Rima dari berbagai negara, penyanyi, artis dan model top, kecuali awak media sesuai permintaan tuan Salim, para tamu sebelum memasuki tempat tersebut meninggalkan handphone atau semua alat yang bisa mengabadikan acara tersebut, di tempat yang sudah di sediakan, hanya atas izin pak Salim foto dan video pernikahan Rima bisa di publikasikan ke media. Aisihe malam itu pun tampil memukau bersama Rama, bak sepasang pangeran dan princess menjadi pusat perhatian.


Acara sakral telah terlewati, saatnya parti, tiba – tiba muncul model top yang semua tamu mengenalnya sebagai kekasih Rama, siapa lagi kalau bukan Tasya, berjalan dengan tidak kalah memukau dengan Aishe, Tasya yang menjadi pusat perhatian berjalan ke arah Rama yang sedang bersama Aishe, Tasya menggandeng Rama ke pelaminan untuk berfoto dengan Rima dan suaminya, genggaman Aishe di tangan Rama terlepas membuat hatinya perih, melihat mereka berfoto membuat Aishe meninggalkan acara tersebut, Aishe berlari ke sebuah ruang rias dan menangis sejadi – jadinya, meluapkan apa yang di rasakannya “Ya Allah, harus bagaimana lagi, hatiku sakit, Rama sangat tega melakukannya” batin Aishe.


Sedangkan Rama melihat kehadiran Tasya sangat mengkhawatirkan Aishe, tapi Rama tidak bisa menolak gandengan Tasya karena Tasya membisikkan Rama sebuah kalimat mengancam “Jika kau menolakku maka kau akan tahu seberapa gilanya aku Ram”, Rama hanya bisa menurutinya karena Rama tidak ingin Tasya mengacaukan pernikahan Rima dengan kehadiran banyak kolega bisnis.


“Ram lepas, tanganku sakit” rengek Tasya


“Tasya, apa yang kau lakukan ?” tanya Rama sinis


“Ya, seperti yang kau liat, salah ?” timpal Tasya

__ADS_1


“Bukankah sudah kukatakan, aku tidak ingin melihat mu lagi” ucap Rama


“Ram, apakah hubungan kita hanya sebatas itu di matamu ? aku tidak terima kau memutuskan hubungan kita lewat telfon, kau tahu aku sangat mencintaimu Ram” rengek Tasya


“Stop, aku tidak ingin mendengar nya lagi,” ucap Rama dingin


“Semua in karena wanita sialan itu” balas Tasya


Rama mendekat dengan tatapan yang penuh amarah, Tasya melihat Rama sadar bahwa saat itu Rama sangat marah, Tasya tidak berani berbicara lagi karena dia tahu Rama dengan sangat mudah bisa menghancurkan hidup nya dengan sangat mudah. “Kau tahu yang kau hina itu siapa ? Nyonya Rama Armagan, kau pikir selama ini aku tidak tahu apa yang sudah kau lakukan di belakang ku?”. Ucap Rama dengan menahan amarah nya


“Ram, kau sudah termakan oleh wajah polosnya Ram, kau lihat sendiri bagaimana ayahnya saat ini kekayaan nya bertambah karena apa ?” ucap Tasya yang mencoba menghasut Rama


Rama mengepal tangannya, “Tasya !! Aishe jauh lebih baik dari padamu, dia tidak pernah mengincar hartaku, ayahnya berhak mendapatkan sejumlah investasi karena kemampuan dan dia bertanggung jawab, Aishe tidak murahan karena nyatanya dia masih perawan saat tidur denganku” jelas Rama dengan penuh emosi.


“Kau menyentuh nya ? bukankah kau tidak menyukai nya? Rama kau pembohong !” balas Tasya


“Dia istriku kenapa tidak ? sedangkan kau ? ( rama melihat tasya dari ujung kepala hingga kaki dengan senyum tipis ) merawat segala nya untuk memuaskan semua lelaki, selain sahabatku kau tidur dengan berapa lelaki lagi ?” ucap Rama.


“Ram, !!” dengan kesal tasya ingin menampar Rama

__ADS_1


“Berani menyentuhku ?” ucap Rama sinis


“tasya kau memprovokasi hubungan ku dengan Aishe, kau pelaku yang menaruh set dalaman wanita di koperku saat aku dinas keluar kota dengan membayar pelayan hotel kan, kau juga yang memprovokasi kak Rima sampai sangat benci dengan Aishe, kau juga yang mengirim foto berdua kita ke Aishe, kau juga sudah mengatur rencana dengan rival ku untuk menjatuhkan perusahaan dengan menabar beberapa gosip, membayar mata- mata di perusahaan, dan kau masih bertanya kenapa hubungan kita dengan sepele nya aku putuskan lewat telfon, bahkan tanpa ucapan kau tidak pantas mendapatkan nya Tasya, tunggu saja pembalasan dari ku, seperti nya kau butuh di sadar kan dengan hal lain” jelas Rama


__ADS_2