Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 202 (S2)


__ADS_3

Salam hangat ❤️.


1 bulan kemudian.


Luna yang sudah kembali pulih, dan ia mencoba tidak ingin terlalu memikirkan masalah yang membuatnya dirinya drob. buat apa dia terus memikirkan masalah yang membuatnya dirinya sendiri menjadi drop lebih baik di bodo amatin aja pikir nya supaya pikiran dan hatinya merasa merasa tenang.


Seperti biasanya Luna menjalankan butiq nya, ia sekarang lebih mementingkan karier nya dari pada masalah percintaan walau hatinya masih ada rasa sakit yang tidak bisa menerima kenyataan laki laki yang ia cintai malah jadi saudaranya sendiri, tapi ia segera tepiskan makanya ia lebih fokus dengan pekerjaannya mencari kesibukan supaya tidak terlalu memikirkan.


Luna yang fokus membikin desain di ruangannya, ada yang mengetuk pintu nya.


" masuk. " Sahut Luna.


" Selamat siang Nona Luna, Saya ingin menyampaikan ada kedatangan Nyonya Naisya, ia sedang menunggu Nona di bawah. " ucap karyawati Metta.


" Owh baiklah, saya akan turun. " ucap Luna lalu keluar dari ruangan nya.


" Selamat siang Tente Naisya, Anindira. " Sapa Luna ramah.


Sebelumnya Luna, Naisya dan Anindira sudah saling kenal karena Mama Clara yang mengajaknya bertemu supaya saling kenal. Lagian Nyonya Naisya sudah sering ke butiq ini waktu mama Clara mengurus butiq ini.


" Siang Juga Luna. " Ucap Nyonya Naisya.

__ADS_1


" Siang juga kak Naisya. " Ucap Anindira sambil tersenyum.


" Ada yang bisa Luna bantu?. " Tanya Luna.


" Begini Luna Tante beli satu Jas untuk anak Tante Alfan, jadi Tante minta kamu yang mengantar Jas nya ke perusahaan, sekarang dia mau ke acara malam ini jadi tidak sempat pulang kerumah bagaimana? " Pinta Nyonya Naisya.


" iya kak, Sekaligus Kaka berkenalan sama kak Alfan, Kak Luna sama Kak Alfan kan belum pernah ketemu tidak salah nya hari ini Kaka keperusahaan menemuinya. " Ucap Anindira.


" Atau gini aja Biar Dira yang temenin kak Luna ke perusahaan Kak Alfan ya mom. " ucap Anindira.


" Baiklah, Temanin Luna ingat apa kata mommy tadi ya. " ucap Nyonya Naisya.


🌿🌿🌿


Anindira dan Luna langsung Menuju ke ruangan Presdir, Semua karyawan Karyawati sudah mengetahui kalau Anindira Anak pemilik perusahaan sekaligus Adiknya dari seorang Presdir.


" Masuk. " Sahut Alfan yang tengah duduk di sofa sambil main game bersama Asisten Rio.


" Astaga Kaka, Bukannya Kerja malah main game. " Ucap Anindira.


" Jangan banyak bawel kamu Dira adik Kaka yang bawel ini. " ucap Alfan matanya terus menatap handphonenya.

__ADS_1


Rio yang melihat perempuan cantik di samping Anindira pun tercengang.



" Bos, Lihat Wanita yang di samping Nona Dira. " Ucap Rio.


" Pasti karyawati di sini kan yang pengen masuk. " ucap Alfan yang fokus main game.


" Bukan coba lihat. " Ucap Rio menepuk bahu Alfan.


" Ishhh jangan ganggu gue lagi main nih, nanti gue kalah. " balas Alfan yang tidak menghiraukan ucapan Rio.


Anindira yang merasa geram dengan kelakuan Kakak nya yang kedatangannya bersama Luna tidak di hiraukan nya. Ia pun langsung berdiri di hadapan kakak nya mengambil handphonenya. Alfan pun segera menatap Adiknya.


" Dira...... kembalikan handphone kaka. " Ucap Alfan ia terkejut melihat wanita yang cantik di belakang adiknya.


...Wanita cantik, siapakah dia. gumam Alfan sambil melirik Luna....



" Kak nih aku bawakan Jas untuk Kaka ke acara malam ini, belinya di toko kak Luna. " ucap Anindira.

__ADS_1



terimakasih ❤️


__ADS_2