Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 167


__ADS_3

Selamat membaca 😗.


" Ini, Lihatlah istrimu ini yang bijak. " ucap Naisya memperlihatkan satu kunci sirep ke Adit.


Jam 10 malam.....


setelah selesai makan berempat Adit, Naisya dan sepasang pengantin baru memutuskan untuk kembali ke kamarnya.


Adit dan Naisya yang lebih dulu masuk ke dalam kamar untuk berganti baju piama tidur tidak berselang lama Pengantin baru itu pun masuk ke kamarnya, Naisya yang mengintip di pintu memastikan kalau Alex dan Rani sudah masuk. Adit dan Naisya keluar kamar berdiri di hadapan kamar Alex sambil membwa handphone.


Rani merebahkan tubuhnya di kasur ia merasa lelah akibat seharian acara yang menguras tenaga. sedangkan Alex duduk di pinggir tempat tidur.


Tongkat Alex yang sedari tadi yang minta masuk ke dalam sarang nya, ia sudah tidak dapat menahan nya apalagi melihat yang mulus punggung istrinya mulus tadi.


" Sayang, " ucap Alex lalu merebahkan tubuhnya di samping istrinya yang sedang terlentang memiringkan tubuhnya menatap lekat wajah istrinya.


" Iya mas. " Ucap Rani memandang ke arah lain ia merasa malu dengan tatapan Alex.


" Apa kamu sudah siap, kalau kita melakukannya. " ucap Alex meraih tangan Rani.

__ADS_1


Jantung Rani berdegup kencang ia merasa gugup apalagi melakukan hubungan intim, yang seluruh tubuh tidak dengan pakaian sehelai kain sungguh memalukan baginya.


Kalau ia menolaknya, kedepannya pasti Alex akan meminta hak nya, sama saja kan kalau sekarang atau nanti.


Rani menetralkan nafasnya perasaan gugup, yang menghinggapinya. Rani pun menganggukan kepalanya.


Alex pun langsung membuka piama baju tidurnya dengan cepat.


Di luar kamar, Adit dan Naisya memantau dari handphonenya apa yang di lakukan sepasang pengantin baru itu akan tahu.


" Lihat mas, Alex akan memulainya cepat kita masuk. " Ucap Naisya.


Adit pun mengeluarkan kunci serep yang di saku celana nya lalu memutar handle pintu. dan benar saja Alex ingin menaiki tubuh Rani tetapi Rani masih memakai pakaian yang lengkap hanya Alex yang bertelanjang dada.


" Tuan, Nona. " Ucap Alex, Rani yang sontak terkejut.


" Ada apa kalian kesini. " Tukas Alex merasa kesal.


" Boleh tidak aku sama mas Adit tidur di kamar kalian hoammm. " Ucap Naisya pura pura mengantuk.

__ADS_1


" Kenapa di kamar kami, bukanya Kalian ada kamar. " Ucap Alex menatap ke arah Adit.


" Itu Lex, AC di kamar kami rusak tidak mau menyala. " ucap Adit.


" Kalau begitu pesan kamar lagi yang lain. " Ucap Alex.


" Tidak bisa Lex, Semuanya penuh terisi. " ucap Naisya lalu merebahkan tubuhnya di samping Rani.


" Tapi Nona.... " Ucap Alex.


" Biarkan saja istriku tidur di samping istrimu, kamu tidur di sofa saja kan bisa. " ucap Adit menunjuk sofa panjang.


" Aku juga tidur sofa, Mengalah lah untuk malam ini. " Ucap Adit merebahkan tubuhnya di sofa panjang satunya.


" Satu kamar berempat, sungguh hanya di akal akalan nya saja. " gerutu Alex.


" Siapa yang akal akalan emang bener kok AC di kamar yang kami tempati mati, kalau tidak percaya lihat saja. " Ucap Naisya dengan suara pura pura mengantuk berat.


" Biarkan lah Kami di sini, apa kamu merasa terganggu karena adanya aku dan istriku. " Sarkas Adit.

__ADS_1


" tentu saja, ini malam pertama kami tapi ada yang ganggu. " Sindir Alex.


Terimakasih ❤️.


__ADS_2