Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 132


__ADS_3

Semoga terhibur ☺️.


Di perusahaan.


Tok tok.


" Masuk." ucap Adit.


" Pak bisa kita berangkat. " ucap Amel.


" Baiklah." Adit beranjak dari tempat duduknya.


Alex masuk kedalam ruangan Presdir, melihat bos nya ya ingin berangkat ia pun bertanya.


" Mau kemana bos. " Tanya Alex sambil mengalihkan pandangannya ke arah Amel.


" aku mau meeting dengan klien, Di rumah pemilik perusahaan Davidson Group. " jawab Adit.


" Kemana Diana bos bukanya Diana yang menemani anda meeting. " Alex bingung kenapa jadi Amel yang ikut dengan bosnya.


" Diana izin pulang katanya sakit, jadi Amel yang menggantikan posisi nya hari ini, kebetulan pemilik perusahaan adalah om nya Amel. " jelas Adit.


" Tunggu bos. Lagian kenapa harus di rumah beliau bos Bukanya di tempat lain. " sarkas Alex menyelidik.

__ADS_1


" Begini pak Alex, Anak nya beliau sedang sakit jadi tidak bisa di tinggal oleh beliau. " sahut Amel.


Alex pun tidak bertanya lagi, ia merasa mencium gelagat aneh dari Amel yang terlihat gugup dan menunduk.


" Baik bos saya kembali keruangan dulu. " ucap Alex keluar dari ruangan.


" Ayo kita berangkat, " ucap Adit keluar ruangan menuju lift.


Amel yang mengambil benda pipih mengetikan handphone nya memberitahu Diana siap siap.


" *Gue Ama bos udah mau berangkat, siap siap deh. " ucap Amel.


" Okeh. " balas Diana*.


Diana mempersiapkan diri memakai baju lingerie seksi, menggunakan make up sambil memakai highells yang berukuran 14cm. ia melihat dirinya di pantulan cermin sambil memutar tubuhnya yang begitu seksi dan menggoda.


30 menit kemudian.


Adit Dan Amel sudah sampai di perkarangan rumah, Sopir mobil menunggu di halaman rumah Diana.


" Mari pak masuk, beliau sudah menunggu di ruangan kerjanya saya sudah memberitahukan tadi kalau anda sudah sampai di sini. " Ajak Amel.


Adit dan Amel masuk menuju lantai atas tepatnya menuju kamar Diana, Amel mengetuk pintu kamar Diana Adit hanya mengira Ruang kerja kliennya.

__ADS_1


Amel Membuka handle pintu kamar. Diana yang sudah berada di balik pintu.


" Mari pak silahkan masuk. " ucap Amel.


Adit pun masuk kedalam kamar yang gelap hanya di Sinari lampu lilin. Dengan sigap Diana langsung menarik tangan Adit.


Amel langsung menarik pintu lalu menguncinya kunci kamar nya pun ia simpan, ia pun langsung turun ke bawah menunggu di ruang tamu.


Diana menyalakan lampunya langsung tersenyum nakal menghampiri Adit.


" Diana ..... " Ucap Adit terkejut sekaligus marah.


Diana memeluk erat tubuh Adit, Adit berusaha melepaskan pelukan Diana tapi Diana malah semakin tidak ingin melepaskan pelukannya.


" Lebih baik kita bermain, lupakan istri dan anak mu yang tidak berguna itu. " Bisik Diana dengan nada lembut.


" Apa kau sudah gila dasar wanita Jal*ng lepaskan. " Adit yang penuh amarah.


" Aku mencintaimu, tinggalkan istrimu itu menikah lah bersamaku agar hidup kita bahagia, Aku akan melayani mu sepuasnya sekarang juga. " Ucap Diana memegang tekuk Adit ia mendekatkan bibirnya ke bibir Adit.


Braakkk.....


Pintu kamar di dobrak Alex begitu pintu di buka ia melihat kelakuan Diana yang sangat agresif dan pakaian yang tidak pantas dilihat oleh Adit dan Alex perasaan Alex marah darah nya mendidih atas kelakukan Ja*ang yang ada di hadapannya.

__ADS_1


Diana sontak terkejut melihat Alex di depannya.


Bagaimana penasaran sengaja Author gantung ceritanya wkwk🤭


__ADS_2