Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 105


__ADS_3

Selamat membaca.


Suasana di ruangan inap ramai apalagi bertambahnya malaikat kecil di tengah tengah keluarga nya membuat mereka bahagia.


Alex mengetuk pintu mendengar sahutan dari dalam Alex pun masuk.


" Wah baby nya sudah lahir tampan sekali ponakan ku ini " ucap Alex.


" Ya iyalah tampan siapa dulu Daddy nya " Ucap Adit Narsis.


Tiba tiba Baby Al menangis, Adit meletakkan anak nya kepangkuan istrinya memberikan ASI.


Dokter masuk kedalam ruangan Naisya.


" Semuanya harap keluar dulu biar ibunya bisa beristirahat " Pinta dokter.


" Baik dok " Ucap Nyonya Dewi beserta lainya keluar ruangan, hanya Adit dan istri nya beserta dokter masih di dalam ruangan inap.


" Kapan istri saya bisa pulang dok " tanya Adit.


" Apabila kondisi nya sudah pulih nanti sore ibu Naisya sudah di perbolehkan pulang karena proses kelahiran nya secara normal " penjelasan dokter.


" Terimakasih dok ! " ucap Adit.


Baby Al yang sudah tertidur kembali karena sudah merasa kenyang meminum susu, Adit menaruh anak nya di ranjang bayi dengan penuh hati hati, ranjang yang sudah di sediakan di samping ranjang ibunya.

__ADS_1


3 jam kemudian.


Adit dan Alex sudah mengurus administrasi persalinan istrinya.


dan benar saja di katakan Dokter Istrinya Adit sudah di perbolehkan pulang karena kondisinya sudah pulih.


Nyonya Wulan menggendong Baby Al sedangkan Adit mendorong kursi roda untuk istrinya sampai di depan mobil.


beberapa menit kemudian.


Barisan mobil memasuki perkarangan rumah mewah tiga mobil sudah tersusun rapi di halaman rumah Adit.


Adit dan Naisya memasuki rumah nya dan diikuti mertuanya dan orang Tuanya sesampainya di kamar Nyonya Wulan meletakkan cucunya itu di ranjag king size yang berada di kamar utama.


Naisya menganggukan kepalanya, Adit dan nyonya Wulan keluar dari kamar utama membiarkan Naisya dan bayinya beristirahat.


di ruang keluarga.


" Selamat ya nak atas kehadiran malaikat kecil, dan memberikan cucu kepada kami " ucap Nyonya Wulan tersenyum.


Tuan besar Indrawan menghampiri anak nya lalu memeluk Adit.


" Jaga ya mantu dan cucu papa jangan sampai dia kenapa Napa " ucap Tuan Indrawan lalu melepaskan pelukan dan menepuk bahu Adit.


" Iya pa Adit akan selalu menjaganya " balas Adit tersenyum.

__ADS_1


" Nak papa sama Mama pulang dulu ya nanti mama dan papa kesini lagi " Ucap Nyonya Dewi.


" Kenapa tidak menginap saja ma pa "ucap Adit.


" Lain kali aja ya nak " ucap Nyonya Dewi.


Begitu juga Nyonya Wulan dan Tuan Herman pamit pulang ke rumah nya Masing masing.


Adit masuk kedalam kamar sambil membay nampan berisi makanan melihat istrinya yang sedang bersandar di sandaran kasur sambil memangku anak nya.


" Anak Daddy sudah bangun " Ucap Adit menghampiri sambil menciumi anak nya.


" Tampan sekali dia sayang " ucap Naisya sambil mengelus pipi lembut anak nya.


" Iya sayang, Mas tidak berhenti bersyukur di berikan kehadiran malaikat kecil di antara kita sayang tidak ada kebahagiaan melebihi ini " ucap Adit Sambil mengusap lembut rambut Naisya.


" Aku juga mas bahkan aku sangat mencintai nya dan menyanginya " ucap Naisya sambil memandang lekat wajah anaknya.


" Sayang, kamu harus makan dulu biar ASI untuk anak kita keluar sempurna " ucap Adit.


Naisya meletakkan kembali anak nya ke kasur lalu Naisya beranjak dari tempat tidur menuju sofa dan memakan makanan yang di bawa Adit.


Sedangkan Adit terus menciumi anak nya yang sedang tertidur.


Terimakasih para reders yang sudah membaca Cerita aku jangan lupa mampir ke cerita aku yang satunya " Aku mencintaimu "

__ADS_1


__ADS_2