
Selamat membaca 😗.
" Pasti mereka melakukannya di sini, huh kesal nya aku, tunggu pembalasan ku nanti. " batin Diana.
Diana sambil memegang bulpoin dengan berwajah memerah, Amel yang melihat wajah teman nya yang tampak tidak bersahabat pun mendekati.
" Eh kenapa tuh wajah lo, " ucap Amel duduk di samping Diana.
" Tidak apa apa kok ngapain Lo ganggu aja gue lagi kerja, " Elak Diana.
" Jangan boong deh Lo gue tahu Lo lagi marah, cerita dong sama gue. " balas Amel penasaran.
Diana hanya menatap ke arah Amel.
" Plisse deh cerita aja siapa tahu gue bisa bantu, gue janji nggak bakalan kasih tau siapa siapa. " ucap Amel Sambil mengantupkan kedua tangan nya.
Diana menghela nafas lalu membenarkan duduk nya.
" Jangan di sini, Lo tau kan mulut yang lain pada cerocos nanti ketahuan ****** gue, " celetuk Diana.
" Ya udah kita ke restoran X aja dah lagian ini udah pada jam makan siang juga, kali ini gue teraktir Lo makan, " Ucap Amel langsung beranjak dari tempat duduknya.
__ADS_1
" Tumben Lo mau neraktir gue, apa karena Lo kepo banget jadi nyogok gue pakai makan gitu, " balas Diana.
" Eh bukan gitu gue neraktir karena bokap gue ngasih sayangkan uang nya nggak di gunakan, ayolah buruan, " Desak Amel.
Sesampainya di Restoran X Diana dan Amel memesan makanan, sambil menunggu makanan Amel pun langsung bertanya.
" kapan mau ceritanya, " ucap Amel dengan wajah penuh penasaran.
" Awas Lo ya ngasih tahu ke orang lain, " ancam Diana.
" Iya iya gue nggak ngasih tahu kok cepetan dong. " hardik Amel.
Makanan pun datang para pelayan menaruhnya di tas meja. Amel yang sedang meminum jus nya.
Amel yang sedang meminum pun tersedak mendangar ucapan Diana yang begitu santainya.
" Lo gila apa, Ingat Presdir sudah Punya istri jangan jangan Lo mau jadi pelakor, " kedua mata Amel menyipitkan matanya ke arah Diana.
" eh Mel kalo gue udah cinta nggak perduli lagi yang namanya perebut kek apa kek yang penting gue bahagia nggak mentingin apa kata orang. " sahut Diana Sambil menikmati makanannya.
" Sadar deh lo, itu bos sudah punya anak sama istri masa Lo merebut lebih baik cari yang lain aja deh. " balas Amel.
__ADS_1
" Tuh kan gue cerita malah di ceramahin, " gerutu Diana.
" Bukan nya gitu sih, gue sebenarnya juga suka Ama bos tapi gue sadar diri nggak mungkin gue jadi istri bos lebih baik gue cari yang lain aja. " ucap Amel.
" itu pemikiran Lo Mel bukan gue, Lo tau kan apa yang gue mau harus dapet." sarkas Diana.
" Jadi lo mau bantuin gue apa nggak nih, " tanya Diana.
" Nggak deh gue takut kalau menyangkut tentang bos malah berabe gue, " celetuk Amel.
" Santai aja kali mel jangan takut. " ucap Diana.
" Please bantuin gue, nanti Lo bakal gue bayar dengan harga yang pantas berapa Lo minta pasti gue kasih, " Diana dengan tersenyum kecil.
Amel nampak berpikir menimbang permintaan Diana.
Apakah Amel akan menyetujuinya, rencana apa yang diana lakukan? . mungkinkah Diana berbuat lebih jauh lagi?.
Terimakasih 🥰.
maafkan author ya kemarin aku nggak update soal nya sibuk di dunia nyata.
__ADS_1
Jangan lupa vote, Like dan komen yaa supaya author makin semangat ngelanjutin ceritanya,