
Salam hangat ❤️.
Ada yang mengetuk pintu Luna, Dira langsung membuka pintu ada tetangga yang berwajah cemas.....
" Luna, Mama kamu.... " Ucap tetangga yang ikut gugup belum sempat melanjutkan perkataannya.
" Kenapa mama saya, Om. " Tanya Luna penasaran.
" Mama kamu tertabrak mobil. " ucap om.
" Apa! ini tidak mungkin, mungkin saja itu orang lain mama saya pasti baik baik saja, om pasti salah orang. " ucap Luna tidak percaya.
Dira yang sontak terkejut,
" Apa om melihat dengan mata kepala om sendiri?. " Tanya Dira.
" Iya saya yang melihatnya sendiri saya berada tidak jauh dari tempat toko, Mama Luna yang keluar dari toko di saat ia hendak menyeberang ada mobil yang menabraknya, " Jelas om itu.
Luna tersungkur di lantai, ia menangis sejadi-jadinya.
__ADS_1
" Mama,... " Ucap Luna, Dira mengusap lembut pundak Luna ia juga merasakan berita membuat na mengejutkan.
" Beliau di bawa menuju kerumah sakit Medika, Maaf info yang saya kasih membuat Luna syok tapi ini harus di beritahu, kalau begitu saya permisi. " ucap om.
" Kak Luna, Pasti Mama nya kak Luna baik baik saja berdoa terus ya kak. " ucap Dira.
Namun Luna tidak menjawab ia terus menangis, Kenapa ini harus terjadi kepada mama nya yang satu satunya wanita yang paling ia sayang dan berharga di dunia ini. mata Luna seketika buram ia pun pingsan Dira yang panik.
Dira mengambil handphonenya, Menelpon orang tuanya ia memberitahukan apa yang terjadi. Tidak berselang lama Adit dan Naisya dan juga Alfan datang kerumah Luna.
" Apa yang terjadi? kenapa Luna pingsan. " Tanya Naisya mendekati Luna yang terbaring di sofa yang masih belum sadarkan diri.
" terus bagaimana keadaan mama Clara Sekarang?. " Tanya Adit.
" Sudah di bawa ke rumah sakit, Padahal aku dan kak Luna ingin segera kerumah sakit tapi Luna keburu pingsan. " Jawab Dira.
Naisya memberikan minyak angin, supaya Luna cepat sadar dari pingsannya tidak menunggu lama Luna membuka matanya ia mengingat apa yang terjadi lagi lagi ia menangis.
" Tante, Mama Luna ...... " Ucap Luna menangis terisak-isak dengan cepat Naisya memeluk erat tubuh Luna ia juga merasakan apa yang di rasakan Luna saat ini Ia juga ikut meneteskan air matanya.
__ADS_1
Naisya tahu betapa sakit nya apa yang Luna rasakan, ia jadi ingat suaminya yang kecelakaan beberapa puluh tahun yang lalu.
" Sabar ya sayang, kita berdoa selalu kepada Allah supaya mama Clara baik baik saja ya sayang, " ucap Naisya mengusap lembut punggung Luna.
" Luna mau kerumah sakit, ingin melihat mama. " Ucap Luna melepaskan pelukan.
" Baiklah, kita semua kesana sekarang. " ucap Naisya.
Mobil menuju ke rumah sakit dengan kecepatan sedang, Di dalam mobil Naisya menguatkan Luna yang terus menangis tanpa henti.
" Tolong cepat lah lagi. " Ucap Luna di sela sela tangis nya.
" Alfan lebih cepat lagi, ya nak. " Ucap Naisya.
Beberapa menit kemudian, sampailah di rumah sakit ia menanyakan kepada resepsionis rumah sakit, setelah di beri tahu Luna langsung ke ruangan.
Luna berdiri di depan pintu ruangan ia melihat wanita yang bersimbah darah seluruh tubuh nya di tutupi kain putih, Luna yang melihat mengeleng gelengkan kepalanya.
" Ini tidak mungkin, itu bukan mama aku pasti salah lihat. " ucap Luna.
__ADS_1
Terimakasih ❤️.