Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 153


__ADS_3

Semangat Reders ❤️.


Sesampainya di Bandara, pilot yang mengemudikan jet pribadi nya Adit sudah siap berangkat.


Naisya beserta Adit sudah masuk ke dalam jet, sisa Alex dan Rani yang membawa beberapa koper.


Alex yang melihat Rani yang membawa satu koper besar nampak sulit menarik, Alex berniat ingin bertukaran membawa koper nya.


" Kalau koper itu biar saya yang membawanya, anda bawa koper yang itu saja. " ucap Alex buka suara tetapi tetap dengan wajah datarnya.


" Terimakasih. " balas Rani singkat.


tidak berselang lama, jet pun sudah terbang di atas awan membutuhkan waktu sekitar 7 jam 20 menit.


3 jam kemudian sepasang suami istri itu tidak merasa bosan, ia terus mengajak anak nya berbicara sehingga waktu tidak terasa, Sedangkan Alex yang terus menghela nafasnya ia merasa sangat bosan apalagi yang duduk di sebelahnya Rani yang bersikap acuh kepadanya Rani yang lebih memilih melihat pemandangan dari atas.


Alex berusaha memejamkan matanya supaya waktu cepat berjalan, tapi di pikirannya hanya wajah Rani yang berada di dalam pikirannya.


Kenapa aku terus memikirkan Rani? ada apa ini baru 2 kali bertemu kenapa aku tidak bisa tenang seperti ini huh ada apa. Batin Alex.

__ADS_1


Adit dan Naisya menuju kamar beristirahat sambil menidurkan anaknya.


Rani yang terus menguap rasa mengantuk mulai menghinggapinya, apalagi ia bangun pagi tadi terlalu cepat tidak berapa lama ia pun terlelap kepalanya yang menunduk, Alex melihat tersenyum ia pun memberikan bahu nya untuk sandaran supaya Rani tidak terus menunduk.


Alex juga terlelap dalam tidurnya sehingga Rani dan Alex tidur berdempetan dengan bahu beserta kepalanya tangan Alex memegangi tangan Rani.


Adit yang keluar kamar ia berniat mengajak Alex bicara, tapi apa yang di lihatnya tidur seperti sepasang kekasih dalam keadaan duduk bersandar tangan Alex yang menghinggap di tangan Rani.


Adit masuk ke dalam kamar nya sembari senyum senyum sendiri. mengambil handphonenya, yang berniat mengambil momen Alex seperti itu beserta Rani.


Naisya menghampiri Suaminya yang tengah senyum senyum.


" Ada apa mas apa yang lucu?. " Tanya Naisya.


Naisya melihat terkejut sambil menutup mulutnya lalu menoleh ke suaminya yang tengah mengambil beberapa jepretan foto dari ponselnya.


Adit dan Naisya kembali ke kamar, melihat Alfan yang tertidur pulas.


" Mas, Apa Alex menyukai Rani?. " Tanya Naisya.

__ADS_1


" Mas rasa begitu, dari rumah tadi ia terus memandangi Rani mungkin saja. " jawab Adit.


" Mas setelah pulang dari Jepang, kita ke Thailand yuk aku mau kesana banyak teman teman ku di sana mas. " ucap Naisya memeluk suaminya menyandarkan kepalanya di dada bidang Adit.


"Baiklah, apa sih yang tidak buat kamu. " ucap Adit sambil mencium puncak kepala Naisya.


Rani menggeliatkan tubuhnya, ia merasa memiliki sandaran yang empuk dan hangat ia pun menoleh ke si pemilik bantalan empuk sontak ia berteriak.


" Aaaaaaaaaa........ " Teriak Rani.


Alex sontak membuka matanya telinga nya merasa sakit mendengar teriakkan Rani.


" Kenapa? Jangan berteriak seperti itu. " Ucap Alex mengusap telinganya.


" Ma.... maaf tuan saya terkejut, maafkan saya bersandar di bahu Anda di saat saya tidur tadi." Ucap Rani merasa bersalah.


Ada sepasang empat mata melihat mereka yang saling terkejut, Naisya tersenyum kecil.


Sedangkan Adit memberikan tatapan tajam seolah olah ia tidak tahu apa apa.

__ADS_1


Author.


Mohon like dan komen yaa❤️


__ADS_2