Di Jodohkan

Di Jodohkan
EPISODE 30


__ADS_3

“Istrahat lah sayang” ucap Ibu Sarah


Setelah percakapan intens anatara ibu mertua dan menantu, semuanya sudah kembali ke rumah mereka masing – masing, sedangkan Rama masih di ruangan menjaga Aishe dengan membaringkan diri disofa menatap Aishe sedari tadi, Aishe yang benar – benar belum terlelap mendengar langkah kaki Rama yang mendekati Aishe, memegang tangan Aishe dan mengecup keningnya.


“Sayang kau ingat pertemuan pertama kita, dengan bodoh nya aku mengatakan, kau cantik tapi kolot, tanpa sadar dengan kata cantik itu aku sudah tertarik dengan mu, aku beberapa kali menyakiti mu, aku ingin menjelaskan Tasya dalam status memang seorang kekasih tapi hanya saja aku menjadikan nya kekasih karena ingin tahu rencana sesungguh nya dia yang sedang bekerjasama dengan musuh perusahaan lalu mendekatiku, aku berkata kasar saat di depan kak Rima karena dia adalah sahabat kak Rima, dan aku tahu dia juga memanfaatkan hubungan itu, maaf kan aku Aishe, aku tidak pernah menghianati mu dalam hatiku, saat kau menemukan benda itu dalam koperku itu adalah ide nya bekerja sama dengan pelayan hotel, memasukan benda itu saat aku sedang rapat, saat aku ke hongkong, aku tidak melakukan apapun dengan nya selain menemani nya shopping, Aishe aku harap kau bisa memaafkan aku, dan terimah kasih telah menghadiahkan aku malaikat kecil kita” ucap Rama dengan menahan sesak di dada nya, Rama dengan pelan menyentuh perut Aishe, kembali air mata seorang Rama Armagan mengalir “Maafkan Ayah sayang, Ayah sudah menyakiti Ibu mu”. ucap Rama


Aishe memegang tangan Rama, membuka mata nya dan memeluk Rama “Aku mencintai mu” ucap Aishe dengan tangisan bahagia “Sayang maafkan aku” balas Rama dengan memeluk erat, dalam suasana haru Rama mengecup kening Aishe “Ayo kita mulai dari awal, aku akan menjadikanmu satu – satu nya wanita yang paling berbahagia di dunia ini” ucap Rama dengan mengecup pundak tangan Aishe, sedangkan Aishe mengangguk dan kembali memeluk Rama dengan haru.


...****************...


Esok harinya, “Apa dokter ???!!! tidak boleh menyentuh nya ? apa dokter tidak salah, mana mungkin dokter, saya masih sangat normal” ucap Rama dengan syok mendengar ucapan dokter.


“Iya tuan Rama, kandungan nyonya masih sangat muda dan renggang, tuan harus banyak bersabar” balas Dokter.


“dokter berusaha menipuku ya?” tanya Rama dengan kesal


“Mana mungkin tuan Rama, semua Dokter akan memberikan saran yang sama seperti itu” balas Dokter gugup


Akhirnya rama meninggalkan ruangan tersebut dengan memijat kepalanya yang tidak sakit, “Ada apa sayang ?” tanya Aishe


Rama menjelaskan apa yang di katakan dokter dan itu membuat Aishe tertawa, sedangkan Rama terlihat sangat terbebani, Aishe akhir mengajak Rama pulang, Aishe beberapa bulan selanjut nya akan menetap di istana milik tuan Salim atas permintaan nya, Rima yang sudah mengetahui segala nya meminta maaf kepada Aishe dan keluarga tuan Santoso, Rima memutuskan ikut suami nya Kenzo untuk menetap dan mengelola perusahaan di US.

__ADS_1


Hari – hari rama tidak hanya sibuk mengelola perusahaan, tapi sibuk menghadapi Aishe yang sedang mengidam, tuan Salim dan ibu Sarah sangat bahagia melihat Rama yang begitu bertanggung jawab.


Beberapa hari kemudian, sudah jarang ke kantor atas perintah tuan Salim, Rama lebih banyak menemani Aishe di rumah, melewati masa –masa tersulit sebagai wanita yang tengah hamil muda, memiliki banyak kemauan di luar akal sehat Rama yang selama ini berpredikat CEO Perfect, dingin dan tegas akhir nya bertekuk lutut di hadapan seorang Aishe.


“Sayang ada apa, kok pasang muka kusut begitu ?” tanya ibu Sarah


“Ma, Aishe itu minta nya aneh – aneh, Mama kan liat sendiri, mau makan sate wajib aku yang beliin di abang – abang tukang sate mana tempat nya di luar kota, dan dia itu punya kekuatan super Ma, dia tahu kalau makanan yang dia pengen aku pesan di resto bukan dari tempat yang di inginkan, terus ya Ma belum lama ini Mama tahu Rama ke mana selama 2 hari ? aku ke US Ma, ke Seattle cuma beli cake di Pike Place Market Oh My God, terus Ma sekarang Asihe berbuat ulah lagi Ma” gerutu Rama


“Apa itu ?” tanya ibu Sarah dengan wajah meledek


“Dia nggak mau deket – deket sama aku dan dia nggak mau liat aku Ma, katanya aku bau” ucap Rama kesal


“Hahahahah Rama, Rama, akhir nya kamu rasakan apa yang Papamu rasakan saat Mama ngandung kamu, tapi dulu mama lebih banyak lagi sih, nggak heran kamu nya gini, dulu Mama belum lagi suka ngomel, Mama juga suka minta di beliin vila, terus ganti lagi, di beliin perhiasan, suka mewah – mewah deh pokok nya, aku bersyukur Aishe ngidamnya sederhana” balas ibu Sarah


“Eett pengorbanan itu penting, kamu akan merasakan apa yang kamu lakukan lebih berharga setiap detik nya,” balas Ibu Sarah


“Baik Ma”. Timpal Rama dengan merebahkan diri nya di sofa.


Beberapa bulan kemudian, usia kandungan Aishe sudah 8 bulan, semua sangat senang karena tidak akan lama lagi akan ada langkah malaikat kecil yang akan menambah suasana rumah semakin ceria, tendangan pertama si bayi Rama rasakan membuat Rama bahagia melebihi saat menang tender pada proyek trilliunan, sikap Rama pun sudah mulai berubah, Rama sudah tekun menjalani rutinitas ibadah dan menjadi sosok kepala rumah tangga yang sangat bertanggung jawab.


“Sayang, apakah kamu tidak ingin mengetahui jenis kelamin anak kita ? setiap pemeriksaan kamu tidak ingin melakukan USG” tanya Rama

__ADS_1


“Tidak sayang, laki – laki maupun perempuan aku terima dengan bahagia, lagian aku mau nya surprise” balas Aishe


“Baiklah, kamu mau makan buah ?” tanya Rama


“Hu’um,” balas Aishe dengan manja


“Baiklah, tunggu aku” ucap Rama dengan mengecup kening istri nya


Beberapa menit di tinggal Rama, Aishe merasa ada yang aneh dengan perut nya, terasa ada yang mengalir si balik kaki nya dan membuat Aishe kesakitan, akhir nya Aishe teriak “Sayaaaangggggg, aduh sakit” ringis Aishe.


“Sayangggg....” teriak Aishe. Para pelayan sudah berlarian dan salah satu pelayan berlari ke dapur untuk mencari Rama yang sedang sibuk menyiapkan buah untuk Aishe.


“Tu-tu-an, nyonya...” ucap pelayan tersebut dengan gugup


“Ada apa dengan nyonya ?katakan ?” bentak Rama kemudian berlari


Setibanya di taman, rama melihat Aishe keaskitan dan ada banyak cairan dan darah berserakan di lantai, “Sayang ada apa ?” ucap Rama panik dengan memeluk Aishe


“Sayang sakit” tangis Aishe


Akhirnya Rama menggendong Aishe ke mobil, ”Cepat telfon Mama dan Papaku, kabari mereka” teriak Rama

__ADS_1


“Baiik tuan” balas para pelayan.


__ADS_2