
Selamat membaca.
" Kenapa sayang wajah kamu di tekuk seperti itu bilang ke mama ada apa sayang " ucap Nyonya Wulan lagi.
" Itu ma mas Adit mulai melupakan aku serasa di acuh kan aku ma " ucap Naisya memeluk Mama nya.
" Tidak mungkin Adit seperti itu nak, mungkin dia lagi sibuk " balas Nyonya Wulan.
" Ya sudah kalau begitu kita jalan jalan aja nak, tujuan mama ksini mau ngajakin kamu jalan jalan sayang " jelas Nyonya Wulan.
" Tumben mama ngajakin aku jalan jalan seperti tidak biasanya " ucap Naisya dengan tatapan curiga.
" Kan mama sudah lama tidak jalan jalan sama kamu nak selama kamu menikah " tutur Nyonya Wulan.
" Baiklah ma Naisya siap siap dulu " ucap Naisya.
" Mama tunggu di bawah ya nak " ucap nyonya Wulan lalu keluar dari kamar Naisya menuju ruang keluarga.
Di sela sela Naisya lagi bersiap siap Nyonya Wulan menelpon menantu kesayangannya siapa lagi kalau bukan si Adit.
telp terhubung.
" *nak sudah berhasil mama mengajak Naisya keluar rumah hari ini semuanya serahkan kepada mama semua akan berjalan dengan lancar" ucap Nyonya Wulan.
" Baik ma " sahut Adit*.
__ADS_1
telp berakhir.
Naisya menuruni anak tangga dengan berhati hati supaya tidak terpeleset di tangga.
" Ayo ma aku sudah siap " ucap Naisya.
" Ayo sayang " sahut Nyonya Wulan.
Berjalan keluar rumah menuju mobil.
" Nak tidak usah pakai sopir ya biar mama yang nyetir " ucap Nyonya Wulan.
" Tapi ma kenapa mama yang nyetir kan ada sopir " ucap Naisya.
" Baiklah kalau begitu " Ucap Naisya dan mama nya masuk kedalam mobil.
sesampainya di mall, Naisya dan mama nya melihat lihat sekeliling mall setelah berbelanja Naisya dan mama nya merasa lapar dan mampir food court yang ada di dalam mall itu.
selesai makan Naisya dan mama nya keluar dari mall.
Nyonya Wulan menancapkan pedal gas mobil menuju ke butik baju yang terkenal, tidak lama sampai lah di butik.
" Ma kenapa kita ke butik lagi, bukanya di mall tadi kita sudah membeli baju " ucap Naisya Sambil menunjuk lima paper bag.
__ADS_1
" sudahlah nak kamu jangan protes " sahut Nyonya Wulan.
Naisya hanya mendengus kesal.
di dalam butik.
" Sya ini cocok untuk kamu " ucap nyonya Wulan Sambil memegang dres hitam.
" Sudah lah ma lain kali aja, yang kita beli tadi aja banyak " sahut Naisya.
" Mama membelikan ini untuk kamu sayang " ucap Nyonya Wulan berjalan ke arah kasir.
setelah bayar keluar dari butik masuk ke dalam mobil lagi, hari sudah semakin sore Naisya berharap setelah pulang dari butik langsung pulang Naisya memejamkan matanya menunggu sampai ke rumahnya.
30 menit kemudian.
mobil berhenti Naisya membuka matanya ia melihat di sekelilingnya bukan daerah perkarangan rumah nya.
" Kenapa kita ke salon ma ini sudah semakin sore " ucap Naisya.
" Temani ya mama malam ini ke acara arisan teman mama, Lagian suami kamu pulang larut malam juga kan, kita berhias di sini " jelas Nyonya Wulan.
" Tapi ma " ucap Naisya belum selesai sudah di potong mama nya.
" Tidak ada tapi tapi an sya temani mama ke rumah teman mama malam ini " tegas Nyonya Wulan.
__ADS_1
" Kalau begini lebih baik aku tidak usah ikut aja tadi " gumam Naisya.