
Selamat membaca.
Matahari sudah menampakkan sinarnya, tapi Sepasang suami istri itu masih berada di tempat tidur saling berpelukan tanpa sehelai benang pun yang menyangkut di antara tubuh keduanya.
beberapa menit kemudian.
Adit terbangun melihat istrinya yang masih tertidur pulas ia merasa tidak tega membangunkannya, apalagi dia memperlakukan istrinya sangat buas gara gara aktivitas nya.
Adit menyibakan rambut istri nya yang menutupi wajahnya lalu mencium kening nya, setelah itu beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi.
beberapa saat Adit keluar dari kamar mandi dan memakai pakaiannya, tidak berapa lama pihak resort vila mengantarkan makanan di taruh nya di atas tempat tidur lalu membangunkan istrinya.
" Sayang bangun sudah hampir siang sayang " ucap Adit Sambil menciumi wajah istrinya.
Naisya menggeliatkan tubuhnya lalu mengerjapkan matanya.
Lalu duduk di atas kasur selimut nya yang masih membaluti tubuh nya.
" Mandi dulu sayang " ucap Adit.
" Nanti aja ya mas aku laper banget nih, baby yang ada di dalam sana sudah minta makan mas" balas Naisya.
" baiklah tapi cuci muka dulu sayang" ucap Adit.
__ADS_1
" oke mas " balas Naisya beranjak dari tempat tidur menuju kamar mandi mencuci muka.
Adit meletakkan makanan nya di meja makan, Naisya keluar dari kamar mandi lalu duduk sambil menyantap makanannya.
Adit dan Naisya memakan makanan nya beberapa saat setelah selesai makan Naisya menuju kamar mandi membersihkan tubuhnya.
Naisya keluar dari kamar mandi menggunakan handuk kimono dan duduk di meja rias mengeringkan rambutnya dengan handuk nya.
Adit berdiri di belakang Naisya dan mengambil handuk yang di tangan Naisya.
" Sini mas bantu mengeringkan rambutnya " ucap Adit.
Setelah kering rambut nya Naisya memoleskan make up natural, setelah itu mengambil tas nya.
" Baiklah ayo " ucap Adit membuka lengan Tangan nya kode kode supaya Naisya menggandeng lengan nya.
Sesampainya di tempat wisata banyak pengunjungnya di sela Sela menikmati suasananya Adit dan Naisya mengabadikan momen nya.
" Mas apa kita besok jadi pulang " tanya Naisya.
" Tidak sayang lusa saja kita pulangnya" ucap Adit Sambil mengusap lembut rambut Naisya.
" Yahh terimakasih sayang emuachh " ucap Naisya langsung mencium bibir Adit.
" Kamu ya Sekarang mulai agresif " ucap Adit mencubit hidung istrinya.
__ADS_1
" emang nya nggak boleh " tanya Naisya langsung memalingkan wajahnya ke arah lain.
" Boleh banget sayang mas suka lagi kamu agresif seperti ini " ucap Adit sambil memeluk tubuh Naisya.
Wajah Naisya langsung memerah seperti kepiting rebus.
" Ahhh udahlah mas, mas aku mau itu " ucap Naisya menunjuk mie ayam.
" Baiklah ayo kita kesana jangan terlalu banyak nanti kamu sesak nafas " balas Adit.
hamil besar membuat nya apabila terlalu banyak makan membuatnya sesak nafas, jadi lebih baik makan sedikit demi sedikit.
" Bang mie ayam nya 2 porsi ya " ucap Naisya.
" Baik nona " ucap si penjual.
" Kamu lagi mas pesan " ucap Naisya lagi.
" kamu makan sekali dua porsi sayang " ucap Adit bingung.
" Apa kamu nggak ingat ada baby di perut aku " balas Naisya.
" Iya iya sayang " balas Adit.
Terimakasih para reders yang sudah membaca Cerita aku mohon maaf ya kalau ceritanya bertele-tele, maaf bila ada kata typo, jangan lupa vote dan komen ya supaya author makin semangat ngelanjutin ceritanya.
__ADS_1