
Salam hangat ❤️.
Angga yang terus menatap lekat wajah Luna, Luna merasa jengah dengan tatapan mata Angga.
" bagaimana kalau besok kalian, kencan lagi mau enggak Nak Luna?. " Tanya Tante Salsa.
Luna menatap ke arah mama nya, Mama Clara mengangguk kan kepalanya seraya menatap tajam ke Luna supaya menyetujui permintaan Tante Salsa. Luna menghela nafasnya dengan kasar.
Huh ternyata akal akalan gue mengerjain mereka malah sia sia, Baiklah untuk kedua kalinya gue akan mengikuti kemauan kalian. Gumam Luna.
" Baiklah Tante saya mau. " balas Luna sembari tersenyum di paksakan.
Angga sangat bahagia, karena bantuan mama nya ia bisa berkencan lagi dengan Luna. Tapi beda dengan Luna yang merasa kesal.
" Ya sudah kami pulang dulu. " pamit Tante Salsa sembari cipika-cipiki bersama mama Clara, Luna.
" Ma, Ganteng dari mana nya tuh orang mama lihatkan yang di depan mata mama secara detail, " Gerutu Luna.
" Iya mama tahu kok dia tidak ganteng, Tapi asal kamu tahu Dia itu bergelimang harta Angga itu anak satu satunya semua hartanya di wariskan untuk nya. " ucap Mama Clara.
" Tapi, Luna tidak mau dengannya dia bukan selera ku. " Sarkas Luna.
" Diam Luna, jangan ngeyel di kasih solusi mama itu tahu yang mana yang baik untuk kamu, Kalau jelek kan bisa di modifikasi pakai skincare, contoh nya aja motor jelek di modifikasi jadi baguskan begitu juga Angga, yang penting dompet nya tebal. " Titah Mama.
__ADS_1
" Terserah mama saja. Lebih baik mama saja yang menikah dengan Angga, " Ucap Luna lalu meninggalkan ruang tamu.
Mama Clara menggeleng gelengkan kepalanya, kelakuan anak semata wayangnya yang selalu ngeyel.
Apabila masalah perjodohan akhirnya dengan perdebatan, tetapi kalau tentang hal lain mama dan anak sungguh menempel satu sama lain tidak ada perdebatan sama sekali.
🍁🍁🍁
Keesokan harinya.....
" Nak Angga, silahkan masuk tunggu sebentar Tante panggil kan Luna nya. " ucap Mama Clara ramah.
" Iya Tante. " balas Angga yang terus senyam senyum.
Luna sudah siap dengan wajah nya yang di tekuk.
" Tante, kami langsung saja ya. " ucap Angga pamit.
" Iya hati hati di jalan, semoga lebih menyenangkan. " Ucap Mama Clara.
Luna masuk ke dalam mobil Angga, Yang duduk di samping Angga, Angga menancapkan pedal gas nya setelah beberapa menit mobil berjalan.
" Stop!. " Titah Luna.
__ADS_1
" Kenapa?. " Tanya Angga yang bingung.
Luna membuka pintu mobil, lalu berpindah duduk ke kursi belakang.
" Kenapa duduk di belakang, kan sudah bagus tadi kamu duduk di samping ku. " ucap Angga.
" Jangan banyak omong lo, Cepat jalan. " Ucap Luna ketus.
Angga melajukan mobilnya, ia terus menatap Luna lewat kaca spion.
Huh Serasa jadi sopir kalau begini. Gumam Angga yang kedengaran Luna.
" Ya Lo memang sopir gue, emang nya kenapa mau marah? silahkan gue mah bodo amat. " ucap Luna.
Sesampainya Di Mall. Luna berjalan lebih dulu meninggal kan Angga yang di belakang.
" tungguin aku. " ucap Angga meikuti jalan Luna supaya tidak ketinggalan lagi.
Angga meraih tangan Luna berniat ingin mengenggam seperti sepasang kekasih lainnya.
" Jangan mimpi Lo bisa berkencan seperti yang lainnya, Masih untung gue mau jalan sama Lo. " ucap Luna menepis tangan Angga.
Stella melihat sahabatnya, membelalakkan matanya ia merasa tidak percaya seorang Luna yang mempunyai selera rendahan yang ia tahu Luna mempunyai selera tinggi. ia pun menghampiri Luna.
__ADS_1
Terimakasih ❤️.