
“Tidak Nek, Adskan hanya bahagia dengan kabar baik Nenek akan berkunjung, Adskan sangat bahagia Nek” ucap Adskan dengan suara bahagia yang di paksakan.
“Baiklah cucu ku, see you soon” ucap Ibu Sarah
Dengan sigap Adskan menelfon nomor Queen yang saat itu Queen pun tengah sibuk menerima telfon dari Aishe dan Rama.
“Queen, Ibu dan Ayah besok akan berkunjung ke tempat mu” ucap Aishe
“What ?!!!” pekik Queen
“What untuk apa sayang?” kamu tidak suka kami mengunjungimu?” ucap Aishe
“Tidak Ibu Ratu, maksud Queen Apakah betul ? Queen sangat rindu dan bahagia mendengar kedatangan Ayah Raja dan Ibu Ratu dong” balas Queen
“Nenek juga akan datang” ucap Aishe yang membuat Queen menahan nafas nya karena syok
“Dimana Adskan?” tanya Aishe kembali
“Ibu Ratu di negara ini masih pagi, Adskan masih tertidur pulas” ucap Queen dengan kebohongan yang sama di balik telfon
“Baiklah sayang, see you soon” ucap Aishe dengan mengakhiri perckapan mereka.
Queen bergegas menelfon Adskan dan akhir nya mereka bertemu.
“Queen kau sudah tahu tentang kunjungan Nenek, Ibu dan Ayah mu ?” tanya Adskan panik
“Iya, apa yang harus kita lakukan” ucap Queen panik
“Serahkan semua nya padaku, cepat bersiap kita akan ke US, dengan Jet pribadi ku sejam lagi,” jelas Adskan
“Bgaiamana dengan kuliah ku?” tanya Queen
“Aku akan mengurus nya untuk mu, cepat lah waktu kita tidak banyak” ucap Adskan
“Baik tunggu aku”. balas Queen
Adskan dan Queen akhir nya bersama ke US, saat tiba di rumah Adskan mereka mengatur siasat degan berada di dalam kamar yang sama tapi terdapat dua kingbad yang hanya di batasi oleh tirai.
“Ingat, jangan pernah menyentuh tempat ku” ucap Queen
“Jangan GR, aku tidak pernah bernafsu melihat anak ingusan seperti mu” balas Adskan
__ADS_1
“Kau !! apakah kau sudah lupa?” ucap Queen sinis
“Baiklah aku salah, tapi itu semua karena obat yang di masukan Sares ke dalam minuman ku, aku tidak sadar, kalau aku dalam keadaan sadar tidak mungkin aku menyentuh gadis ingusan sepertimu” jelas Adskan
“Apapun alasan mu aku tidak bisa memaaf kan kamu” ucap Queen dengan meninggal kan Adskan dalam keadaan emosi.
......................
Queen dan Adskan bersiap menyambut kedatangan ibu Srah, Rama dan Aishe, mereka telah menyiapkan segala yang dibutuh kan dengan pelayanan rumah yang ekstra banyak di setiap sudut.
“Queen, Adskan” ucap ibu Sarah yang terlihat sedang berjalan tertatih menuruni sebuah jet pribadi milik nya yang mendarat di halaman belakang rumah Adskan.
“Nenek..” Teriak Queen dan berlari menyambut nya.
Sedang kan tak lama kemudian, Jet pribadi Rama dan Aishe pun telah tiba.
“Ayah, ibu..” Teriak Queen dan memeluk mereka.
Semuanya kembali berbincang dengan sangat bahagia, tapi tidak dengan Queen dan Adskan yang terkadang saling melempar jebakan.
“Nenek tahu tidak, Queen sangat malas, tanpa pelayan seperti nya Adskan bisa mati kelaparan nek” ledek Adskan
“Queen, apakah kamu belum bisa masak sama skli ?” tanya ibu Srah
“Sudah lah, Queen pasti bisa hanya saja dia sibuk” Bela Rama
“Benner itu ayah Raja, lagian Queen bersyukur punya abang Adskan, dia suka protes tapi pada akhir nya dia yang selalu masakin untuk Queen, mijit Queen kalau cape dan entar makan siang nya dia mau bikin surprise dengan memasak makanan kesukaan kita nek, benar kan sayang ?” tanya Queen dengan senyum sinis nya
“Oh jadi ingin membalasku? Baik lah,” batin Adskan
Adskan mendekat dan merangkul Queen, “Iya nek, Ayah, Ibu, Adskan akan masak makanan kesukaan kalian hanya saja bukan hari ini, karena hari ini Adskan telah siap kan menu spesial lagi pula karena ulah Queen semalam, Adskan sangat capek Nek, betul kan sayang?” ucap Adskan
Semua yang mendengar nya tersenyum, tapi hanya Queen yang menatap Adskan sinis, “Loh kok muka nya gitu, nggak usah malu, Ayah, ibu, Nenek paham kok” balas Adskan dengan mencium pipi Queen.
Dengan perlakuan Adskan, Queen berusaha mengubah suasana dan menjauh dari Adskan, “Nenek, Queen rindu” ucap Queen dengan memeluk Ibu Sarah.
Sedangkan Adskan kembali dengan senyum penuh kemenangan.
Malam pun tiba, Adskan dan Queen berada di kamar yang sama.
“Apa yang kau lakukan tadi?” tanya Queen
__ADS_1
“Aku tidak melakukan apapun, bukan nya kau yang memulai ?” balas Adskan
“Iya tapi apa perlu mencium ku?” tanya Queen
“Kenapa, mau lagi ? sini..” balas Adskan
“Aaaaaa Dasar mesum,” ucap Queen yang berlari ke kingbad milik nya.
Adskan hanya tertawa geli melihat tingkah Queen yang masih kekanak – kanakan, tak lama kemudian suasana menjadi sepi, Adskan melirik Queen.
“Apakah kau sedang memiliki hubungan dengan Ryo?”, mendengar pertanyaa Adskan, Queen terbangun dan menyenderkan tubuh nya di king bad, begitu pun dengan Adskan, “Memang nya kenapa ?” tanya Queen
“Aku hanya bertanya,” balas Adskan
“Lantas bagaimana dengan mu dan perempuan yang tempo hari menemui mu di kampus” ucap Queen
“Aku butuh jawaban bukan pertanyaan” balas Adskan
“Kenapa ? apa salah ?” tanya Queen
“Queen please,” jawab Adskan mulai kesal
“Aku memiliki hubungan dengan Ryo apa urusan nya dengan mu ?” ucap Queen kesal
“Jadi benar kalian pacaran ?” ucap Adskan yang mulai meninggikan suara nya dan mengepal tangan nya
“Bagaimana denganmu ?” tanya Queen
“Aku tidak suka pertanyaan di balas pertanyaan Queen” balas Adskan
“Tuan Adskan yang terhormat, aku bukan diri mu yang sudah berstatus punya istri malah memiliki hubungan dengan wanita lain, sampai detik ini aku tidak memiliki hubungan spesial dengan lelaki mana pun, pernikahan kita Sah di mata Tuhan dan hukum, aku masih waras, tidak gila seperti mu” ucap Queen yang melampias kan kekesalan nya dengan memunggungi Adskan, tanpa terasa pelupuk mata Queen basah “Ada apa ini, mengapa air mataku mengalir, rasa nya aneh” batin Queen.
“Bugg...”
Ucapan Queen seakan menancap kan sesuatu di hati Adskan, “Mengapa ada rasa iba saat menatap mata nya, ada rasa yang tidak bisa ku jelas kan saat ucapan status kami yang Sah di mata Tuhan dan Hukum, dia benar, tapi....sudah lah” batin Adskan
......................
Ke esokan hari nya di mulai dengan aktifitas main golf kegemaran Rama, Rama dan Adskan saling beradu sedangkan Aishe dan Queen, ibu Sarah tengah menikmati taman dekat lapangan Golf itu, dengan para pelayan yang tengah sibuk menyiap kan makanan layak nya keluarga piknik.
“Ayah, tunggu sebentar, Ayah Rama istrahat dulu, Adskan akan mengambil stik terbaru yang Adskan siap kan untuk Ayah”
__ADS_1
“Baiklah” balas Rama