Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 194 (S2)


__ADS_3

Salam hangat ❤️.


sesampainya di ruang tamu......


Keluarga Kenzo menoleh ke arah Mama Clara dan Luna.


Sepasang suami istri Papa David, Mama Davika Sontak terkejut membelakan matanya wanita yang pernah ia kenal nya Selama beberapa tahun silam.


" Clara. " Ucap David, Davika.


" Kamu David, Davika. " ucap Mama Clara tidak percaya.


" Kenapa kalian ada di sini. " ucap Mama Clara.


" Mama saling kenal sama mereka?. " Tanya Luna.


" Luna Ini mama kamu. " ucap Papa David.


" Iya ini mama saya om. " ucap Luna.


" Tidak mungkin. " ucap David merasa syok.


" Ada apa ini semua nya kenapa jadi begini. " ucap Luna.

__ADS_1


" Luna...... Yang kamu sebut om itu adalah papa kamu. " ucap mama Clara bibir nya bergetar.


" Apa ini tidak mungkin kan, dia ini orang tuanya Kenzo dan Bella ma. " ucap Luna.


" Kalau kamu tidak percaya tanya saja kepada mereka. " ucap Mama Clara lirih menahan air matanya.


" Iya Luna benar kata mama kamu, saya ini papa kamu maafkan papa selama ini. " ucap papa David.


" Lalu, Kenzo dan Bella ini adik ku?. " tanya Luna menoleh ke arah Kenzo, Bella.


" benar mereka adik kamu. " ucap David.


" Ini tidak mungkin aku sama Luna saling mencintai dan kami akan menikah. " ucap Kenzo yang tidak percaya.



" Kenapa semuanya menjadi seperti ini hah, aku sangat mencintai Luna tapi kenapa dia menjadi saudara ku ini semua salah papa, mama " Ucap Kenzo menatap tajam ke arah orang tuanya.


" Kamu bukan papa aku, kamu tidak pantas di sebut seorang papa yang tega meninggalkan anak dan istrinya dan memilih wanita ini. " ucap Luna marah.


" Begitu teganya kalian menyakiti mama ku, dan kalian berdua bahagia di atas penderitaan kami berdua, Tuan David yang terhormat dimana hati nurani anda meninggalkan wanita yang baik demi wanita menarik. dan meninggalkan anak perempuannya yang masih baru lahir lalu menikah dengan Tante Davika ini kan. " Ucap Luna menangis ia sudah tidak bisa menahan air matanya.


Davika tidak bisa berkata apa-apa ia hanya terdiam,

__ADS_1


" Kenapa Tante Diam hah, Puas sudah berbahagia di atas penderitaan kami yang merebut suami orang yang sudah mempunyai anak dan istri apa Tante tidak memiliki rasa malu hah merebut milik orang, andaikan Bella di posisi mama saya bagaimana? tapi Lihat lah karma akan terbalaskan tunggu saatnya nanti. " ucap Luna marah.


" Mama merebut suami orang, aku tidak menyangka. " ucap Kenzo Bella.


" Luna maaf kan Tante, Tante hilaf. " ucap Davika merasa bersalah.


" Maaf? semudah itu Tante bilang maaf atas apa yang kalian lakukan selama ini, Tante tahu aku selama ini tumbuh tanpa kasih sayang seorang papa pada masa kecil aku sangat membutuhkan nya tapi apa daya dia malah berbahagia dengan kalian." Ucap Luna.


" Luna maaf kan papa selama ini yang telah meninggalkan kamu, tapi papa mohon papa maafkan lah. " ucap David.


" Kenzo, lebih baik kita kubur dalam dalam perasaan ini, kita tidak bisa melanjutkan hubungan ini karena hanya sia sia karna kita adalah saudara carilah wanita lain yang bisa membahagiakan kamu suatu saat nanti. " ucap Luna yang terus menangis.



" Luna aku mencintaimu dan menyayangimu. " Ucap Kenzo menghampiri Luna langsung memeluk erat tubuh Luna.


" Kenzo kenapa semuanya terjadi seperti ini, Aku tidak menyangka hiks hiks. " ucap Luna terisak Isak di dada Kenzo.


" Kenzo hapus lah perasaan ini walaupun sulit, tapi aku yakin kamu bahagia dengan jodoh mu nanti. " ucap Luna ia merasa tidak rela laki laki yang ia cintai tetapi tidak bisa ia miliki bukan kah begitu menyakitkan.


" Clara maafkan kami yang telah menyakiti hati kamu. " Ucap Davika menghampiri Mama Clara yang syok.


" Tante jangan menghampiri mama ku, Lebih baik kalian pergi dari sini dan jangan Pernah kesini lagi kalian jangan harap melihat wajah ku dan aku tidak ingin melihat wajah kalian lagi karena aku tidak sudi, " Teriak Luna.

__ADS_1


" Pergi dari sini.... " Ucap Luna lagi menunjuk ke arah pintu.


" baiklah kami akan pergi. " ucap David, Davika kelihatan di wajah keduanya guratan bersalah.


__ADS_2