Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 214 (S2)


__ADS_3

Selamat membaca 😗.


Sesampainya di rumah keluarga Adit.


Naisya dan Luna masuk kerumah, Dira yang keluar kamar melihat Luna datang yang membawa koper ia langsung menghampiri Luna sambil tersenyum sumringah ia merasa senang Luna tinggal di rumah ini.


" Hai kakak, syukurlah Kaka mau ikut kesini jadi aku ada temen. " Ucap Dira senang seraya memeluk Luna.


Luna membalas pelukan ia juga membalas dengan senyuman. Wanita yang di anggap nya adik olehnya begitu baik dengan dirinya.


" Luna, kamu bisa tidur di kamar sebelah Dira kamar nya cukup luas kok buat kamu, mama Naisya sudah menyiapkan nya untuk kamu. sayang. " ucap Naisya.


Luna melepaskan pelukan nya, ia langsung mengerutkan keningnya kenapa ia serasa di istimewa kan banget sehingga di sediakan kamar untuknya.


" Kenapa Tante repot repot banget menyiapkan kamar untuk ku, aku bisa tidur dimana saja Tante tidak perlu berlebihan. " Tukas Luna.


" itu tidak berlebihan kok, kan kamu sudah kami anggap bagian keluarga ini jadi mama menyiapkan nya untuk kamu tidak salah juga kan. " ucap Naisya.


" Terimakasih banyak, Tante sudah sangat baik sama aku aku tidak tahu membalas kebaikan Tante Naisya bagaimana. " ucap Luna.

__ADS_1


" Mama Naisya minta satu sama kamu, kalau kamu tidak keberatan panggil Mama jangan Tante lagi gimana? itu sudah membuat mama Naisya senang. " ucap Naisya.


" Baiklah Tan, Eh ma maksud nya aku mencoba membiasakan nya. " balas Luna.


" Nah gitu dong kak Luna. senang nya aku mom bertambah lagi anggota di keluarga kita. " Ucap Dira.


" Iya sayang, Dira ajak kak Luna ke kamar nya sekalian lihat lihat.mommy mau samperin Daddy kamu dulu. " ucap Naisya.


🌿🌿🌿


Malam hari Sepasang suami istri, Dira dan Naisya mulai makan malam di meja makan hanya Alfan yang tidak ada yang masih di perjalanan pulang.


" Kak Alfan telat kamu semua baru saja selesai makan, " ucap Dira.


" Tidak apa apa aku sudah makan tadi, " ucap Alfan lalu naik ke lantai atas menuju ke kamar nya.


" Kak Luna besok temani aku ya ke tempat syuting mau gak?. " Tanya Dira.


" Dira, Kak Luna ada kesibukan sendiri dia juga mengurus butiq nya jadi kamu jangan merepotkan nya, kamu kenapa jadi minta temenin biasanya kan pergi sendiri. " sahut Naisya.

__ADS_1


" Ishhhh mom, sekaligus aku itu mau kenalin kak Luna sama teman teman aku apa salahnya. " ucap Dira.


" Luna besok nggak ke butik, jadi bisa temani Dira ke tempat syuting. " ucap Luna sambil minum air putih.


Beberapa jam kemudian....


Jam 2 malam Luna terbangun ia merasa haus ia pun beranjak dari tempat tidurnya membuka handle pintu keluar kamar menuju ke dapur mengambil gelas lalu membuka kulkas.


Alfan menuruni tangga ia merasa lapar ia makan hanya sore jam 5 jadi ia ingin memasak mie instan, ia melihat wanita berambut panjang memakai baju putih.


" Hantu....... " teriak Alfan.


" Hantu? aku cantik gini dikira hantu nggak bisa bedain apa. " gerutu Luna.


Lampu dapur yang gelap, hanya ada cahaya sedikit sengaja tidak di nyalakan luna.


" Akan aku kerjain kamu. " gumam Luna ia membalikan rambutnya ke depan ia berjalan menuju Alfan.


Terimakasih ❤️.

__ADS_1


__ADS_2