Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 121


__ADS_3

Selamat membaca 😗.


" Saya ada di sini buat apa kamu menjenguknya," ucap Naisya ketus.


" Maaf Nyonya, saya hanya ingin menjenguk tuan Adit saya merasa tidak enak kalau tidak menjenguk beliau, " Ucap Diana.


" Beraninya dia bilang ketus sama gue, nggak tau apa gue ini siapa. bakalan gue rebut Suaminya biar tahu rasa gue akan jadi nyonya besar lihat saja nanti, " Batin Diana.


" Suami saya tidak bisa di jenguk oleh siapapun, lebih baik anda pergi, " ucap Naisya.


" Baiklah kalau begitu saya permisi nyonya, tuan, " Sambil menyerahkan tentengan buah buahan.


Diana pun berjalan perasaannya kesal dan bercampur malu, serasa tidak di hargai.


" Nak, itu ya sekertaris baru Suami kamu, " Tanya Nyonya Dewi.


" Iya ma, jangan bahas sekertaris itu dulu Naisya mau memberitahukan kalau mas Adit tangannya bergerak, " ucap Naisya merasa senang.


Dokter masuk kedalam ruangan mencek kondisi Adit, tidak berselang lama Dokter keluar dari ruangan ICU.


Dokter yang keluar dengan tersenyum sumringah.

__ADS_1


" Alhamdulillah Pasien sudah melewati masa koma nya, akan menunggu pasien sadar dan akan di pindahkan ke ruang perawatan. " Jelas Dokter.


" Alhamdulillah ya Allah. " Ucap mereka serentak.


Aditya yang sudah di pindahkan ke ruang perawatan, Orang tuanya beserta mertuanya dan juga Alex berada dalam ruangan perawatan.



tempat ini juga menyediakan beragam fasilitas mewah, seperti makan siang dengan bahan terbaik, jamuan teh, serta asisten pribadi yang akan selalu sedia memenuhi seluruh kebutuhan pasien. Untuk mendapatkan semua fasilitas mewah di rumah sakit ini,


" Nak ceritakan tentang sekertaris baru itu sama mama, " ucap Nyonya Dewi penasaran.


Nyonya Wulan menatap ke arah Naisya juga penasaran.


" Kamu harus berhati-hati lagi nak dengan sekertaris itu bisa bisa dia akan merebut Adit dari kamu nak, " ucap Nyonya Dewi.


" tenang ma aku akan menjaga Suamiku dari sekertaris itu, " ucap Naisya.


" Lebih baik tendang aja tuh sekertaris dari perusahaan suami kamu, " ucap Nyonya Wulan geram.


" Menunggu waktu yang tepat aku akan menendangnya dari perusahaan mas Adit, " balas Naisya.

__ADS_1


" Tadi ia bilang sama mama kalau alasan dia ke sini dia merindukan Suami kamu, " ucap Nyonya Dewi.


Naisya beserta Nyonya Wulan merasa kesal.


" Bisa bisanya dia mengatakan seperti itu sama suamiku, mau dia itu apa sih huh, " Desis Naisya.


" Tenang nyonya jangan gegabah sebelum anda bertindak saya akan bertindak terlebih dahulu. " Gumam Alex dalam hati.


" Ya udah kalau begitu mama sama papa pulang dulu ya mau jaga Alfan, tadi mama titip kepada bi Inem. " ucap Nyonya Wulan pamit.


" Baiklah ma hati hati, Aku pulang malam nanti ma, " ucap Naisya.



ini gaes visual Alex asisten yang siap siaga.


Alex yang menggunakan kameja berwarna biru malam, dan celana yang berwarna hitam.


kelihatan dari wajahnya yang terlihat tegas dalam melakukan apapun, tapi sayangnya belum punya pacar wkwkkw🤭.


Terimakasih para reders 😗.

__ADS_1


walaupun Author lagi sakit author tetap ngetik , dan author mohon vote like dan komen yaa supaya author makin semangat ngelanjutin ceritanya 🥰


__ADS_2