
Salam hangat ❤️.
Di kediaman Dhananjaya.
" Silahkan masuk anda sudah di tunggu oleh tuan dan nyonya. " ucap Asisten rumah tangga.
Nyonya Davika beserta suaminya dan anak perempuan nya.
" Permisi Tuan, Nyonya maaf ganggu. " ucap Luna.
" Wah kamu sudah datang mari duduk. " ucap Nyonya Davika ramah.
" Bella panggil kan kakak mu kesini. " ucap Nyonya Davika.
" Baik ma, " Ucap Bella langsung menuju ke kamar kakak nya.
" Kakak ayo temui mama sama papa. " Teriak Bella di depan pintu kamar Kenzo.
" Bisa tidak kamu tidak Teriak teriak. " ucap Kenzo.
Sesampainya di ruang tamu Kenzo yang diikuti Bella.
" Ada apa? " ucap Kenzo yang berdiri di ruang tamu, tapi tidak melihat wajah perempuan yang badan nya tidak berbalik.
" ini desainer yang mama ceritakan, dia ini akan membikin kan baju untuk kita. " ucap Nyonya Davika.
" Ayo bisa di ukur sekarang, pertama kamu dulu. " Ucap Nyonya Davika.
__ADS_1
Luna mengambil alat pengukur baju dan membalikan badannya matanya terbelalak melihat laki laki yang paling menyebalkan ada di hadapannya lagi dan lagi.
" Loe wanita setres, " Ucap Kenzo menunjuk ke arah Luna.
" Hustt Kenzo tidak boleh seperti itu. " Ucap Nyonya Davika.
Luna yang masih dengan ekspresi yang sama seolah-olah ia tidak percaya, kenapa bisa bertemu lagi yang sama sekali tidak pernah ia harapkan.
" Luna apa kamu kenal sama anak saya?. Tanya Nyonya Davika.
" Emm..... Tidak saya tidak sama sekali mengenal nya. " jawab Luna sambil tersenyum kikuk.
Beberapa menit kemudian.
Selesai semua mengukur tubuhnya keluarga Dhananjaya masing masing. tapi yang paling sulit yang di ajak mengukur yaitu Kenzo yang terus menolak yang di berikan tatapan tajam oleh Nyonya Davika akhirnya Kenzo mau menuruti.
" Jangan terburu buru dulu Luna, duduk sebentar lagi. " ucap Nyonya Luna.
" Biarkan saja kalau dia mau pulang ya pulang jangan di tahan tahan. " Ucap Kenzo ketus.
Luna menatap tajam ke arah Kenzo.
Cihh. gak usah di suruh gue mau pulang juga tapi mama Lo yang nahan gue, kalau tau ini mama lo gak bakalan gue datang kesini. Umpat nya dalam hati kesal.
" Jangan di dengarkan omongan dia. " ucap
" Iya Nyonya, " Balas Luna mencoba tersenyum.
__ADS_1
" Jangan panggil saya Nyonya Panggil saja saya Tante. " Ucap Nyonya Davika.
" Baik Tante. " balas Luna.
David yang terus memandangi wajah Luna, ia merasa wajah Luna dengan putrinya Bella ada kemiripan tapi kan ada juga kan orang hampir mirip pikir David.
" Luna, Kamu datang ya ke Anniversary pernikahan Tante, jangan tidak datang kalau tidak saya kecewa. " ucap Nyonya Davika.
" baiklah Tante kalau saya tidak sibuk saya akan datang. " balas Luna.
Kenzo yang duduk dengan wajah datarnya, tidak memperdulikan yang ada di sekitarnya.
" Kenzo bisa antarkan Luna pulang? " Ucap Nyonya Davika.
" Tidak bisa aku sibuk. " ucap Kenzo yang hendak beranjak dari tempat duduknya.
" sibuk apanya ini hari Minggu. " tukas Nyonya Davika.
" tidak perlu Tante, saya kesini pake mobil kok jadi Tante tidak usah repot-repot. " ucap Luna.
" Tuh kan mama dengar sendiri wanita Setres itu bawa mobil. " Ucap Kenzo lalu meninggalkan ruang tamu.
" Dasar anak itu, Maaf kan atas sikap nya anak Tante ya. " ucap Nyonya Davika.
" iya tidak apa apa tan saya pamit pulang dulu. " ucap Luna.
Bagaimana kelanjutannya Kenzo dan Luna Simak Terus ya ceritanya 🥰
__ADS_1
Terimakasih ❤️.