
semoga terhibur ☺️.
Diana sontak terkejut melihat Alex di depannya.
" Tu... tuan Alex. " ucap Diana terbata bata.
Dengan sigap Adit melepaskan pelukan dan mendorong tubuh Diana sampai ke tembok.
Tiba tiba di belakang Alex ada seseorang berdiri siapa lagi kalau bukan Naisya, ia menatap jijik dengan wanita yang beepelakuan ja*ang. Naisya kembali menatap suaminya.
" Sayang kenapa kamu tiba tiba di sini. " ucap Adit terkejut.
" Mas aku di sini menyelamatkan mu dari wanita yang tidak punya harga diri ini. " ucap Naisya dengan nada tinggi.
Naisya menghampiri Diana yang tersandar di tembok sembari menatap tajam.
Plaakkk......
satu tamparan keras berhasil melayang di pipi mulus Diana.
" Dasar ber*ngsek wanita apa apa an kamu menyerahkan mahkota mu demi seseorang yang tidak mencintai kamu serendah itu kah harga diri, " ucap Naisya Sambil tersenyum sinis.
Diana mengusap pipi nya yang memerah kena tamparan dari Naisya.
__ADS_1
" Kamu itu bodoh apa gak ada otak bisa bisa nya menjebak suami saya untung saya datang cepat waktu bisa menyelamatkan suami saya dari orang yang seperti kamu" ucap Naisya dengan tersenyum mengejek.
Diana tidak terima dengan apa yang di katakan oleh istrinya Adit, Diana pun ingin melayangkan tangannya ke wajah Naisya tapi dengan cepat Naisya menepis tangan Diana.
" Kamu itu tidak pantas bersanding dengan Presdir yang pantas itu aku. " ucap Diana memberontak.
Adit yang mendengar pun marah dengan apa yang di katakan Diana ia ingin menghampiri Diana tapi di tahan oleh Naisya.
" Jangan mas biar aku saja yang menghadapi nya. " ucap Naisya.
Naisya mencengkeram erat leher Diana
" Tidak pantas?. yang lebih tidak pantas itu kamu wanita bere*gsek, dengan mudahnya ingin menyerahkan yang paling berharga itu yang di sebut pantas hah " Balas Naisya
" Lepaskan. " teriak Diana.
" Alex " panggil Naisya.
" Iya Nyonya. " jawab Alex.
" Panggil wanita yang namanya Amel. " ucap Naisya.
Tidak berselang lama Amel di tarik paksa oleh Alex ke kamar Diana.
__ADS_1
" Maaf Tuan dan Nyonya. " ucap Amel bibirnya bergetar.
" Owh ternyata kalian berdua bersekongkol menjebak suami saya. " ucap Naisya menatap ke arah Amel.
" Saya menyesal melakukan ini Nyonya seharusnya saya tidak melakukannya tapi karena bujukan Diana di situlah saya tergiur apalagi di janjikan uang berapapun yang saya mau. " Amel putus asa ia menyesal.
" Amel!. " Teriak Diana.
" Kamu Diana rela memberikan uang demi mendapatkan apa yang kamu mau termasuk merebut suami saya dan ingin menyerahkan keperawanan mu. dasar wanita bod*h " ucap Naisya.
" Ya saya memang bodoh karena saya ingin merebut semuanya dari Anda nyonya Presdir. " ucap Diana meringis kesakitan tapi masih tetap tersenyum licik.
Naisya melepaskan cengkraman nya, tangannya beralih mencengkeram kedua pipi Diana.
" saya rasa anda sudah bosan hidup, lebih baik anda mati., Kamu terlalu berambisi mendapatkan suami saya " ucap Naisya perasaan marah nya naik sampai ke ubun-ubun.
" Jangan lakukan Nyonya jangan kotori tangan anda hanya gara gara wanita ini. " Sahut Alex.
" Biar saya yang mengurus kedua wanita ini. " ucap Alex lagi sembari menatap Amel.
Amel mendengar ucapan Naisya dan Alex tubuhnya bergetar hebat ia sudah melakukan kesalahan besar.
Naisya menghempaskan kan cengkraman nya dengan kasar, Diana yang masih kesakitan leher dan pipi nya memerah akibat perlakuan Naisya tapi kan yang salah Diana tidak salahnya kan Naisya memberikan pelajaran terhadap Diana seperti itu?.
__ADS_1
Terima kasih ❤️
Author mohon Like dan komen ya❤️