
Salam hangat ❤️.
Ruangan tamu dengan ruangan yang tempat mama Vina dan David bicara hanya bersebelahan, Davika yang mendengar teriakkan mertuanya terkejut sedangkan papa nya David hanya santai tidak bergeming.
Davika menoleh ke arah papa nya David dan membuka suaranya.
" Kenapa mama sampai berteriak seperti itu. " Tanya Davika ke papa pandu.
" saya tidak tahu, " jawab papa pandu singkat.
Davika pun berjalan menuju ruangan David beserta mama Vina, Mama Vina yang terus memarahi David ia pun membuka pintu ruangan tersebut.
" Cukup! Ma, Dav " seru Davika.
" Siapa yang menyuruhmu masuk kesini, dan tidak sopan malah menyelonong masuk. " ucap mama Vina ketus.
" Sayang, lebih baik kita pulang dari sini. " Ucap David menarik tangan istrinya.
" Huh..... dasar anak tidak tahu diri. " ucap mama Vina seraya duduk di sofa menyandarkan tubuhnya.
******
__ADS_1
Jam 09.00 malam.
Adit pulang dari kantornya malam ini agak terlambat tidak seperti biasanya yang biasanya pulang sore tapi kini harus lembur banyak pekerjaan yang harus ia selesaikan.
" Mas, mandi dulu setelah itu makan. " ucap Naisya melepaskan dasi yang melilit di leher suaminya.
Alfan sering tidur bersama orangtuanya, Naisya kadang kadang saja menidurkan Alfan di kamarnya, karena masih kecil jadi biarlah baginya tidur bertiga.
Anaknya yang tertidur pulas di kasur, Adit pun menghampiri nya.
" Anak Daddy maaf kan Daddy baru pulang ya sayang. " ucap Adit sembari menciumi wajah anaknya.
Selesai mandi Adit memakai baju piyama tidur dan membaringkan tubuhnya di atas kasur, hari ini ia begitu lelah pekerjaan yang harus di selesaikan nya membuat nya lembur.
Naisya menaiki kasur, beserta lation badan ia berniat ingin memijat kan suaminya.
" Mas, buka bajunya..... " ucap Naisya belum sempat melanjutkan perkataannya.
" ayo kita main sudah lama tidak main." ucap Adit mengedipkan matanya seraya tersenyum nakal.
" Apaan sih mas, pikiran nya itu itu aja belum sempat aku melanjutkan udah mas potong. Aku itu mau mijitin mas, mas terlihat sangat lelah apalagi malam ini pulang lambat. " ucap Naisya.
__ADS_1
" Boleh juga tuh yng. " Ucap Adit.
Adit pun melepaskan baju piyama nya dan membalikan badannya menjadi tengkurap, Lalu Naisya menumpahkan Lation ke punggung suaminya.
setelah itu ia mengurut punggung suaminya, ia merasa otot otot punggung dan bahunya suaminya yang begitu tegang. kelihatan sekali Adit begitu kelelahan tapi ia tidak ingin menunjukan rasa lelahnya kepada istrinya, dan lagi pula Adit tidak pernah mengeluh.
beberapa menit Naisya mengurut Suaminya sudah tertidur. Ia merasa kesihan pada suaminya yang setiap hari bekerja mencari nafkah untuknya. ia baru kali ini memperhatikan suaminya yang begitu lelahnya. Naisya mengurut seluruh tubuh Adit.
setelah selesai mengurut suaminya, Ia pun mencuci tangannya lalu merebahkan tubuhnya di samping suaminya tidak berapa lama ia terlelap.
tidak berselang lama Adit terbangun dan melihat 2 orang yang paling di cintai nya berbaring di sampingnya, Adit mencium pipi nya Alfan lalu beralih mencium kening istrinya.
Hujan deras beserta petir membuat Naisya terbangun melihat suaminya yang memandangi wajahnya.
" mas aku takut, " Ucap Naisya.
" tidak apa apa sayang, ada mas di sini." ucap Adit menarik tubuh istrinya dalam dekapannya.
keduanya pun kembali terlelap dalam tidurnya Masing-masing.
Terimakasih ❤️.
__ADS_1