Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 150


__ADS_3

Selamat membaca πŸ˜—.


Di perusahaan.


" Lex kita ke perusahaan David sekarang. " ucap Adit beranjak dari tempat duduknya.


Adit dan Alex menuju lift, Adit yang menahan kecewa ia berniat ingin mencabut saham nya di perusahaan David.


sesampainya di perusahaan David.


" Presdir nya ada? " tanya Alex kepada resepsionis.


" Ada tuan, mohon di tunggu sebentar. " jawab resepsionis menelpon sekertaris David.


Sekertaris David mengetuk ruangan David.


" Masuk. " sahut David.


" pak saya ingin memberitahukan kalau pemilik perusahaan Pratama Group berkunjung ke perusahaan anda. " ucap Sekertaris.


"Baiklah, " ucap David lalu memberikan kode kepada sekertaris menyuruh keluar dari ruangan nya.


" Pak silahkan temui beliau di ruangannya. " ucap resepsionis lagi.


Adit dan Alex langsung menuju ruangan David, David yang terlihat menyandarkan tubuhnya di kursi kebesaran nya kakinya yang di selonjorkan nya di atas meja nya, tangan nya di jadikan nya bantal ia pun seraya memejamkan matanya.

__ADS_1


Bisa bisa beliau ingin menambah saham nya lagi ke perusahaan ku, aku makin banyak dapat keuntungan. gumam David.


Alex mengetuk pintu ruangan David, David pun dengan cepat membenarkan duduknya seperti biasanya.


Adit masuk dengan wajah datarnya sedangkan Alex begitu juga sambil membawa dokumen.


" Selamat datang Tuan Adit sudah lama anda tidak berkunjung ke perusahaan saya. " ucap David menyungging kan senyumannya.



mereka bertiga pun duduk di sofa yang ada di dalam ruangan David.


" silahkan tanda tangani surat perjanjian kerjasama kita. " ucap Adit.


" Bukanya sudah saya tanda tangan waktu perjanjian tahun lalu?. " tanya David.


David yang mendengar seperti hantaman keras di wajahnya, perusahaannya berkembang atas bantuan saham dari Pratama Group, dan apabila Adit mencabut saham nya tentu saja akan menuju kebangkrutan.


" Kenapa anda ingin mencabut saham dari perusahaan saya Tuan, Apakah bisa di pertimbangkan lagi supaya anda tidak mencabut nya. " ucap David.


" kurasa sudah cukup kerjasama kita selama setahun ini, jadi waktu yang tepat sekarang mencabut saham saya ke perusahaan anda, " ucap Adit serius.


" apabila anda mencabut nya perusahaan saya akan mengalami kebangkrutan, perusahaan saya seperti ini berkat anda jadi saya mohon jangan di cabut. " Bujuk David.


" tidak bisa silahkan tanda tangani surat penyetopan kerjasama kita. " ucap Adit tegas.

__ADS_1


Mau tidak mau David dengan berat hati menanda tangani surat penyetopan kerjasama itu.


Setelah menandatangani surat itu Adit dan Alex meninggalkan perusahaan milik David.


David mengacak-acak rambutnya, ia merasa kesal perusahaan yang baru saja berkembang pesat kini malah kehilangan saham yang berjumlah besar membantu perusahaannya, siapa lagi akan membantu nya untuk mengembangkan perusahaannya.


Sesampainya Di rumah, Davika yang rebahan di sofa melihat David pulang dengan berwajah muram.


" Sayang, Ada apa kenapa muka kamu jadi muram gitu?. " tanya Davika.


" Perusahaan sebentar lagi akan mengalami kebangkrutan. " ucap David mengusap wajah nya dengan kasar.


" hah apa mas, Kenapa bisa terjadi. " Davika sontak terkejut mendengar ucapan David.


" Adit yang pemilik perusahaan Pratama Group, mencabut saham nya di perusahaan ku selama ini perusahaan ku jadi berkembang karena bantuannya. " balas David.


" Bujuk mas Supaya dia menanam saham nya lagi ke perusahaan kamu. " ucap Davika.


" tidak bisa, mas sudah membujuknya tadi tapi dia tetap kekeh dengan keputusan yang tidak bisa di ganggu gugat lagi. " ucap David menghela nafas.


" bagaimana mas aku tidak mau kalau perusahaan kamu bangkrut, apa kata teman teman ku nanti aku malu, bagaimana pun kamu harus bangkit tanpa bantuan dia. " ucap Davika marah.


David hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat istrinya yang marah.


" besok aku pergi ke Thailand ada brand yang harus aku promosikan aku tinggal selama beberapa hari. " ucap Davika meninggalkan David menuju kamar.

__ADS_1


πŸƒπŸƒπŸƒ


Adit begitu senang ia sudah membalas perbuatannya David ke Clara, dengan cara mencabut saham nya David tentu saja membuat David prustasi harapan satu satunya David adalah perusahaan nya.


__ADS_2