
Rama mendengar Aishe mengucapkan kata sayang terhenti dengan aktifitas makan nya, Rama menatap Aishe dengan menggenggam tangan nya, Aishe yang dapat perlakuan Rama hanya mematung bak candi melihat reaksi Rama yang sangat romantis, “Sayang, kamu bilang di dunia ini ada banyak taman yang sama tapi mengapa aku masih bisa tahu taman tempatmu berswafoto, itu karena setiap momen bersamamu, aku mengingat nya dengan sangat jelas, tempat ini, negara ini adalah tempat kita berbulan madu,menghabiskan waktu bersama,bagaimana bisa aku lupa setiap sudut nya, saat kamu pergi aku merasa ada yang hilang dari diriku, dan aku yakin kalau itu jiwa ku, Aishe kau sudah mengisi separuh nya dan aku ingin bersamamu selama nya, Aishe aku mencintai mu dan ku mohon kau harus percaya denganku, “jelas Rama dengan mengecup kembali pundak tangan Aishe yang terasa sudah panas dingin.
Aishe sangat bahagia, untuk pertama kali nya Rama mengeluarkan beberapa kalimat yang membentuk menjadi suatu paragraf, kalimat yang indah, penjelasan yang Aishe tunggu selama ini, tentang perasaan Rama yang sebenarnya.
“Sayang, jangan menangis, maafkan aku yaa” ucap Rama kembali dengan mendekati Aishe dan mengecup kening nya.
“I love you suamiku, i love you my mr.Arogant” ucap Aishe dalam tangis haru dan memeluk Rama
“Mr. Arogant ?” tanya Rama kembali
“Hu’um” balas aAishe dengan senyum
“Katakan sekali lagi, maka aku akan mencium mu di tempat ini” balas Rama
“Ok, sorry” ucap Aishe dengan segera menutup mulut nya.
“Sayang besok kita pulang yaa, aku takut Papa dan Mama khawatir dengan kita berdua, seperti nya mereka sudah mulai curiga dengan hubungan kita” jelas Rama
“Iya sayang, aku juga sudah sangat rindu rumah, dapur dan kamar” ucap Aishe
“Bagaimana dengan ku?” bisik Rama
__ADS_1
Aishe hanya menunduk dan tersenyum manis di depan Rama, membuat Rama sangat beruntung bisa memiliki Aishe. Esok hari Aishe dan Rama tiba di Indonesia dan mereka berdua sangat bahagia pulang ke rumah dan membereskan kembali barang bawaan mereka, Rama tiba – tiba memberi Aishe sebuah handphone baru sebagai hadiah, “Sayang maaf untuk sikap ku yang sudah menghancurkan handphone milikmu, ini aku beli yang baru untuk mu” ucap Rama
“Tapi aku sudah beli yang baru sayang” balas Aishe
“Hmm kamu pakai handphone yang aku beli dan yang kamu beli simpan, kalau pemberian dariku rusak barulah kamu gunakan yang kamu beli” jelas Rama
“Hah ?? rusak, ? apa dia berencana untuk membanting handphone ku lagi?” batin Aishe.
Setelah Aishe dan Rama membereskan isi koper mereka, telfon Rama berdering tampak dari layar pesan dari ibu Sarah meminta mereka untuk makan malam di rumah ibu Sarah dan tuan Salim, Rama pun mengiyakan, “Sayang malam ini kita dinner di rumah Mama dan Papa” ucap Rama
“Ok, oh ya sayang mana handphone kamu, boleh pinjam ?” tanya Aiishe
“Ambil lah” balas Rama sambil menyerahkan handphone milik nya, dan Rama membaringkan tubuh nya yang penat sedangkan Aishe denagn antusias memeriksa handphone milik rama, “What??? Aishee ?? dasar suami nggak ada akhlak, nama istri pake nama akta lahir, oke aku ganti” gerutu Aishe dengan mengetik nama kontak Aishe berubah menjadi “Istriku tercinta”, sedangkan Rama yang melihat wajah Aishe yang kadang berubah serius, manyun dan mengerutkan alisnya terlihat sangat menggemaskan “Hmm apa lagi yang dia lakukan dengan handphone ku” batin Rama dengan memberi ruang untuk Aishe.
“Kamu lihat ? foto kek KTP ini dapat jutaan like dan instagram kamu sudah centang biru” jelas Aishe dengan terkejut
Rama hanya terkekeh melihat tingkah Aishe dan kembali ke mode tuan prince nya “Kan sudah aku bilang, aku tidak butuh sosial media untuk terkenal dan punya banyak fans, selamat sayang sudah menjadi istri dari lelaki yang memiliki jutaan penggemar wanita dan kamu yang sudah memenangkan aku” jelas Rama dengan percaya diri level dewa.
Aishe melihat nya kembali memasang wajah menyebalkan, dan akhirnya Aishe mengunggah foto berdua dengan Rama, dengan caption “With my lovely wife”, Rama melihat nya hanya menggeleng – gelengkan kepala dengan tingkah Aishe yang lucu, sedangkan Aishe masih fokus dengan sosial media Rama, Aishe mengganti biodata Rama dengan menyematkan nama Aishe, wife @aishesantoso, namun para penggemar Rama yang berkomentar hanya mengomentari Rama yang berswafoto dengan sneyum nya yang manis, Aishe kembali di buatnya jengkel, Akhirnya Aishe menyimpan handphone Rama dan beranjak dari pembaringan “Dasar para wanita gila, berani – beraninya mereka” gerutu Aishe dengan berlalu, Rama hanya ke kebingungan dan meraih handphone milikny lalu mengecek apa yang membuat Aishe begitu kesal, tiba – tiba Rama tertawa mengetahui sumber kekesalan Aishe.
...****************...
__ADS_1
Setibanya di Istana tuan Salim dan ibu Sarah, Aishe dan ibu Sarah berpelukan seakan mereka tidak pernah berjumpa selama puluhan tahun,“Sayang kenapa lama skali liburan nya kan Mama rindu” ucap ibu Sarah
“Iya Maa, sorry, Aishe juga kangen Mama kok” balas Aishe dengan pelukan
Acara makan malam pun usai di bumbuhi dengan mendengar celotehan Aishe, “Tidak akan lama lagi Rima akan kembali dari US, dia beri tahu Mama kali ini dia kembali tidak sendiri, dia membawa seorang teman atau tepat nya dia membawa pulang calon suami nya, Rima ingin mengadakan pernikahan di sini setelah itu merayakan nya di US,” jelas ibu Sarah
“Alhamdulillah, kak Rima sudah bertemu jodoh nya”ucap Aishe
“Ya kita doakan saja yang terbaik” balas tuan Rama
“Kapan kak Rima balik ?” tanya Rama
“Mungkin dua hari lagi, kamu ke sini ya ?” balas ibu Sarah
“Ok Ma” jawab Aishe
Setelah Aishe dan Rama tiba di istana megah mereka, Aishe kebingungan melihat rumah yang selalu sangat bersih, “Sayang, rumah selalu bersih yaa, apakah kamu membeli alat untuk rumah selalu bersih ?” ucap Aishe
“Sayang, mulai sekarang kamu hanya tugas nya masakin aku, yang lain aku sudah siapkan pelayan untuk melakukan nya” jawab Rama
“Sayang, aku bisa kok” balas Aishe dengan lembut
__ADS_1
“Sudah jangan membantah, kamu hanya perlu melayaniku, titik.” Ucap Rama sambil mendekat dan memeluk Aishe, dengan mendapat perlakuan Rama yang lembut Aishe sangat paham apa yang akan Rama lakukan selanjutnya.
“Sayang, aku cape, istrahat dulu ya?” ucap aishe dengan memelas