Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 188 (S2)


__ADS_3

Salam hangat ❤️.


Helen yang mematung di ruang tengah, Dira yang ingin menuju pintu melihat Helen ia langsung menghampiri nya.


" Kak Helen kenapa, Mana kak Alfan. " Tanya Dira yang sambil celingak-celinguk mencari Kakak nya.


" Kakak kamu pergi ke kamarnya, mungkin dia lagi marah sama kakak padahal kakak nggak ada salah apa apa. " ucap Helen.


" Mungkin kak Alfan lagi pengen sendiri, lebih baik kakak pulang saja. " balas Dira.


" iya kakak juga mau pulang, bilangin sama Tante, om aku pamit. " ucap Helen.


" Okey. " ucap Dira.


🍁🍁🍁


Di tempat Luna.


Luna merancang baju yang di inginkan Melinda yang memintanya beberapa hari yang lalu, walaupun weekend ia tetap bekerja ia ingin perkejaan nya cepat selesai.


Kenzo datang ke butik Luna, ia melihat Luna yang begitu serius.

__ADS_1


" Eh Lo tumben hari Minggu kerja bisanya nggak. " ucap Kenzo sembari duduk di sofa.


" Ya iyalah gue kerja apalagi ini buat orang yang spesial makanya gue kerja Supaya cepat selesai. " ucap Luna.


" Spesial siapa maksud Lo. " tanya Kenzo.


" Iya Melinda yang seorang model terkenal itu, tumben banget dia mau bikin baju sama gue bukan kah itu spesial. " ucap Luna.


Kenzo hanya manggut-manggut.


" Lebih baik Lo ikut gue. " ucap Kenzo seraya menarik tangan Luna.


" Ini weekend seharusnya Lo bersenang senang, menghibur diri Lo. " ucap Kenzo.


Beberapa menit kemudian.


Kenzo mengajak Luna ke tempat permainan rumah hantu.


" Ngapain Lo ngajak gue kesini, gak ada tempat lain apa. " gerutu Luna.


" Sekali kali lah gue ngajak Lo ketempat ini uji nyali. " ucap Kenzo dengan santainya.

__ADS_1


" Lo aja sana uji nyali gue nggak mau. " ucap Luna sambil melipat kedua tangannya.


" dasar penakut muka aja kelihatan ganas tapi penakut. " ejek Kenzo.


" Kata siapa gue penakut, ayo masuk gue buktiin sama Lo kalau gue bukan cewe penakut. " ucap Luna menekan intonasinya.


Kenzo dengan Luna memasuki tempat menyeramkan banyak bunyi suara suara yang membuat Luna bulu kuduk berdiri. perasaan takut Luna mulai menghinggapinya tapi ia tidak ingin ketahuan Kenzo kalau ia takut.


sedangkan Kenzo hanya berwajah datar sama sekali tidak ada rasa takut, mata nya terus melirik ke arah Luna yang menahan rasa takut nya ia tersenyum kecil wanita yang di sampingnya sok sok an tidak takut.


Kenzo berjalan lebih dulu, ia ingin mengetahui nyali Luna seberapa besar.


Luna terus berjalan sambil melirik ke arah lain yang gelap keringat nya sudah membasahi tubuh nya saking takutnya, ada yang menarik tangan Luna sungguh membuat nya berteriak.


" Aaaaaaaa...... menjauh Lo dari gue. " teriak Luna.


Tetapi tangannya masih di pegang erat oleh orang yang pemeran jadi hantu di dalam ruangan sana. di Tarik nya tubuh Luna membuat Luna bertatap muka dengan wajah menyeramkan.


Luna berteriak histeris saking takutnya, hingga pandangannya menjadi gelap ia pun pingsan Kenzo yang melihat Luna pingsan ia menepuk pelan pipi Luna lalu mengangkat tubuh Luna keluar ruangan.


Maaf ya Author kemarin gak update, ayoo mana like, komen nya ini Author ngetik tengah malam Lo demi siapa ya demi kalian lah. semoga kalian gak bosan ya baca cerita aku salam hangat ❤️ author sayang kalian semua.

__ADS_1


__ADS_2