Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 222 (S2)


__ADS_3

Salam hangat ❤️.


" Tapi Zo, aku sama kamu itu saudara kita tidak mungkin bersatu dan tepatnya lagi tidak akan mungkin bersatu. benar apa kata mama kamu mencoba lah untuk membuka hati lagi ingat banyak wanita yang menginginkan kamu Zo, di salah satunya pasti ada yang paling terbaik buat kamu Zo jangan berlarut larut situasi seperti masa lalu yang sudah tidak perlu di ungkit lagi." ucap Luna.


" Iya baiklah, aku akan mencoba membuka hati lagi aku tidak ingin lagi buang buang waktu karena kita memang tidak di takdir kan, mungkin aku tidak bisa menerima kenyataan tetapi aku akan mencoba pasti aku bisa." ucap Kenzo.


" Harus kamu pasti bisa Zo. " ucap Luna.


" Apa kamu sudah memulai hubungan lagi bersama Alfan?. " tanya Kenzo.


" Kenapa berpikir kamu sejauh itu, aku tidak memulai hubungan apa apa dengan nya. " ucap Luna.


" Kenapa? aku tidak akan melarang aku tidak berhak itu demi kebahagiaan kamu. " ucap Kenzo.


" Ingat Zo aku dan kamu tetap berhubungan baik aku menganggap kamu Adikku dan juga Bella, tapi aku tidak bisa memaafkan orang tua kamu. " ucap Luna.


" Tidak apa apa aku tidak mempermasalahkan hal itu. " ucap Kenzo.


Alfan yang sedari tadi mendengar ucapan Luna dan Kenzo ia membuntuti Luna sejak Luna keluar rumah.

__ADS_1


" Oh ternyata si Luna menemui adiknya, kira menemui kekasihnya yang di katakan Dira tadi. " gumam Alfan.


Pukul 11.00 malam.


" Luna sudah jam segini, lebih baik kita pulang biar aku antar. " tawar Kenzo.


" Baiklah, Tapi aku tidak pulang kerumah mama Naisya aku mau pulang kerumah ku sendiri. " ucap Luna.


Alfan beranjak dari tempat duduknya lalu masuk ke mobil mengikuti Luna dan Kenzo lagi.


Sesampainya di rumah.


Beberapa saat hujan turun dengan derasnya.


" Yeah hujan kalau begini tidak bisa pulang. " ucap Kenzo.


" Menginap aja ini kan rumah kamu juga tidurlah di sini kalau mau sering sering tidur di sini kalau aku tidak ada di sini dari pada rumah ini kosong. " Saran Luna.


" Baiklah, nanti kapan kapan aku akan menginap di sini. " ucap Kenzo.

__ADS_1


Alfan yang berjalan mengendap-endap menuju jendela yang di samping pintu ia mengintip ia melihat Luna dan Alfan yang bersantai di ruang tengah.


" Luna dan Kenzo bersantai santai tidak kedinginan sedang-kan gue dingin dingin di teras rumah. " keluh Alfan.


" Lagian kenapa gue ngikutin si Luna dari awal sampai Luna pulang kerumahnya sendiri ada apa ini, ini bukan diri gue sendiri kenapa tiba tiba seperti detektif gadungan. " gerutu Alfan.


Sekilas Luna melihat seseorang dari jendela, ada yang mencoba mengintip nya dari luar.


Luna beranjak dari tempat duduknya ia berjalan menuju pintu ia ingin melihat siapa yang mengintip dari luar lagian sudah larut malam kaya kurang kerjaan.


" Kenapa Luna ada apa?. " tanya Kenzo.


" Itu kaya ada yang memantau ku dari kejauhan. " sahut Luna.


Kenzo pun ikut beranjak dari tempat duduknya ia tidak ingin membiarkan Luna keluar ke teras sendiri kalau terjadi hal hal yang tidak ia inginkan.


" Gawat si Luna sama Kenzo hampir kesini jangan sampai gw ketahuan. " ucap Alfan lalu ia mencari tempat persembunyian.


Apakah Alfan ketahuan oleh Luna dan Kenzo?

__ADS_1


Terimakasih ❤️


__ADS_2