Di Jodohkan

Di Jodohkan
EPISODE 21


__ADS_3

Keesokan harinya "Tuan, ada yang ingin bertemu” ucap Sinta


“Siapa? Cancel pertemuan untuk hari ini” balas Rama


“Tapi ini katanya mendesak tuan” ucap Sinta


“Siapa ?” tanya Rama kembali dengan mengerutkan alisnya


“Mereka sahabat nyonya Aishe, nona Cika dan lelaki atas nama Baim” ucap Sinta


“Suruh mereka masuk”, jawab Rama dengan membatin “Apa lagi yang mereka inginkan, berani sekali dia datang menemuiku” batin Rama.


“Tuan Rama yang terhormat, maksud kedatangan kami bukan untuk ikut campur tapi kami ingin memberitahukan kalau Aishe tidak bersalah, Baim dan Aishe hanya sahabat saja” tegas Cika


“Tapi kamu sudah beru saja ikut campur dengan hubunganku bersama Aishe, dan kamu jauhi istri ku” ucap Rama dengan menunjuk Baim


“Aku dan dia, Aishe, hanya sahabat tuan Rama” balas Baim tegas


“Aku tidak suka Aishe memiliki teman lelaki” ucap Rama dengan sinis


“Beb, aku tidak bisa berbicara dengan orang seperti dia, melarang Aishe memiliki teman lelaki tapi lihat apa yang dia lakukan dengan perempuan lain bukan Cuma berteman tapi...” ucap Baim kepada cika


“Stop, ini kantor ku, lancang skali kamu, silahkan keluar, get out” ucap Rama dengan tegas


“Tuan Rama, Baimi adalah kekasih ku, bagaimana bisa dia punya hubungan lain dengan Aishe” ucap Cika


“Ingat ucapan ku for the last, jangan harap Aishe akan selalu berada di dsampingmu dengan sikap kamu yang seperti ini” ucap Baim lalu meninggalkan ruangan Rama.


Rama yang mendengar ucapan Baim mengepal erat tangan nya.


Aishe di rumah sedang melakukan panggilan video dengan Amira, “Kak, aku cape “ ucap Aishe


“Kamu harus sabar, jangan ada kata cerai dari bibir mu, masalah yang kamu hadapi hanya kesalapahaman biasa my litle sweetness” ucap Amira

__ADS_1


“Tapi kak......” balas Aishe


“Tidak ada tapi – tapi, Aishe harus merencanakan misi kedua” ucap Amira


“Aduh kak, misi lagi, hmmm” balas Aishe


"Udah dengerin kakak aja yaaa ... oke ?" ucap Amira


"okey" balas Aishe cemberut


...****************...


Di ruang kantor, Rama masih sibuk dengan pikirannya dengan memandangi potret pernikahan nya dengan aishe “I really miss you” ucap Rama. Rama telah jatuh hati oleh Aishe istrinya sendiri, jatuh cinta sejatub jatuh nya, Rama sudah mulai berinisiatif membahagiakan Aishe da selalu berada di dekat nya, handphone Aishe berdering, ibu Sarah menelfon untuk mengajak Rama dan Aishe ke Acara amal, lelang berlian, ibu Sarah sengaja ikut serta untuk memberikan Aishe hadiah pernikahan dengan berlian yang paling bagus dan paling mahal, saat acara sedang berlansung mata Aishe tertuju pada berlian yang sangat elegan dan ternyata harga sangat fantastis, mendengar harga lipatan M Aishe hanya diam tapi ibu Sarah sadar jika berlian tersebut membuat Aishe tertarik, akhirnya ibu Sarah memesan berlian tersebut untuk Aishe, para tamu takjub mendengar pidato singkat ibu Sarah yang menghadiahkan seorang menantunya sebuah berlian dengan harha fatastis.


Aishe yang mendapatkan hadiah dari ibu Sarah itu, canggung karena tidak terbiasa menggunakan sesuatu yang mengkilau, sedangkan Rama sedari tadi memperhatikan dengan lekat Aishe yang sangat cantik dengan kilau berlian di jari nya, Aishe yang sadar dengan Rama yang selalu meliriknya “Ada apa lagi dengannya, aneh” batin Aishe .


Sesampai rumah, ibu Sarah ingin tidur di rumah Rama dan Aishe, setibanya di rumah mereka Aishe ingin mengembalikan cincin berlian yang berada di ajri manisnya,


“Ma, ini cincin nya please, Aishe tidak bisa menerimanya” ucap Aishe


Aishe dan rama mendengarnya tersenyum canggung, "So Mama mau tidur, ok good night” ucap Mama Sarah lalu beranjak


Rama mendekati Aishe dan duduk di sebelah Aishe, memegang tangan Aishe, “Mana cincin nya, aku mau liat” ucap Rama


Aishe memperlihatkan cincin yang melingkar di jarinya, Rama menggenggam erat tangan Aishe “Maaf kan aku, seharusnya aku yang memberinya untukmu” ucap Rama lembut


“Its oke, aku hanya butuh kamu, bukan cincin atau yang lainnya” balas Aishe sendu


“I am sorry” ucap Rama dan memeluk Aishe


“Jangan tinggalkan aku lagi ya,” balas Aishe


“Aku janji” timpal Rama

__ADS_1


Mereka semakin memperdalam pelukan mereka, seakan tidak ingin berpisah sedetik pun, suasana haru dan membahagiakan, tuan arogan akhirnya luluh dan bersikap lemah lembut bahkan meminta maaf oleh seorang wanita yang dulu di bencinya saat ini amat di cintainya.


...****************...


Rama kekantor dan lansung keruangan sinta untuk pertama kalinya “Sinta tolong set ulang booking hotel dan segala keperluan ke Paris yang sebelumnya saya booking, saya butuh siang ini”. Rama berjalan ke kantor keruangan Papa nya, dengan tergesa - gesa, membuka pintu dan membuat Papanya terkejut “Papa hari ini Rama mau cuti sampai beberpa hari selanjutnya, Rama mau honeymoon, bye wassalam” Rama kembali berlalu.


Sinta dan tuan Salim di buat bingung oleh sikap Rama, yang tidak menunggu respon dari mereka, Rama bergegas pulang kerumah untuk memberi kejutan kepada Aishe, Aishe yang sperti biasa sibuk di dapur menyiapkan makanan di kagetkan dengan kedatangan Rama yang tiba – tiba memeluknya dari belakang, “Sayang, kapan pulang? Bukannya baru sejam ke kantornya?” ucap Aishe


“Coba tebak, yang ada di saku ini apa?” ucap Rama


“Apa yaa?” jawab Aishe


“Ulurkan tangannya” ucap Rama


Aishe mengulurkan tangan dan Rama mengeluarkan tiket "Ini tiket pesawat kita ke Paris siang ini” ucap Rama


“Seriuosly ?” jwab Aishe


“Hu’um serius” balas Rama


“Aduh makasih sayang” ucap Aishe loncat –loncat kegirangan dengan memeluk Rama.


Setibanya di Paris, mereka istrahat kelelahan karena perjalanan, esokan harinya, mereka berdua menikmati moment bersama, mengelilingi menara Eiffel, berswafoto, ke museum Louvre, keesokan harinya mereka ke Paris Disneyland, setelah puas bermain mereka lanjut ke Arc The Triomphe dan berswafoto didepan Katedral Motre Dame, semua tempat yang indah di Prancis mereka nikmati, tertawa bersama, menghabiskan malam yang indah dengan melakukan penyatuan tanpa paksaan atau memaksa, melainkan saling memberi dan saling menikmati, rama dan Aishe merasa dunia milik mereka berdua.


Seminggu berlalu, saat nya mereka kembali pulang ke Indonesia, Rama sudah di kejar dengan kerjaan kantor yang menumpuk, tapi Rama tetp bahagia melihat Aishe juga bahagia, Rama kekantor menyelesaikan semua pekerjaan nya dan kembali akan menjalankan perjalanan dinas keluar kota, Aishe membantu Rama untuk bersiap


“Sayang Aishe ikut yahh?”ucap Aishe manja


“No, nanti Aishe cape,” jawab Rama


“Tapi Aishe mau ikut, kan kalau sayang sibuk Aishe bisa jalan – jalan sekitar hotel” ucap Aishe


🌷🌷

__ADS_1


maaf yaa jadwal author update akan di undur ke sore hari karena aktditas pdat pagi hari.


__ADS_2