
Selamat membaca 🌿.
Jam 06.00 sore. sesampainya Luna dan Alfan pulang kekediaman keluarga Pratama.
" Luna, Alfan kok kalian pulang?, kenapa kalian tidak menginap saja di sana." tanya Naisya.
" Aku tidak merencanakan menginap, lagi pula Luna ingin pulang. " ucap Alfan.
" Ma, Luna malam ini keluar besok Luna akan pulang kesini. " ucap Luna.
" Kamu mau kemana sama siapa?. " tanya Naisya.
" Ada urusan ma habis itu aku pulang kerumah Luna sendiri sudah lama aku tidak kesana. " ucap Luna.
" Kalau begitu Luna mau mandi dulu ya ma. " ucap Luna.
Jam 07.00 malam.
Adit, Naisya dan Alfan, Dira mereka berempat makan di ruang makan hanya Luna yang masih di kamar bersiap siap ingin bertemu Kenzo.
__ADS_1
" Ma, kak Luna mana kok dari tadi nggak kelihatan?. " tanya Dira sambil meminum air putih.
" Luna mungkin masih di kamar dia mau keluar katanya. " jawab Mama.
Luna ke dapur menghampiri mereka, ia ingin pamit.
" Selamat malam semuanya Ma, pa Luna pamit mau keluar. " ucap Luna sambil mencium punggung tangan mama Naisya dan Papa Adit.
" Kak Luna cantik banget, Cieee mau ketemu sama pacar ya. " ucap Dira sambil tersenyum sumringah.
Alfan langsung tersedak makanan mendengar ucapan Dira, Kalau Luna Ingin bertemu dengan pacar.
" Wanita ngeselin ini mau kemana dia sampai berdandan secantik itu. " ucap Alfan dalam hati.
🌿🌿🌿
Luna menunggu kedatangan Kenzo sambil melihat lihat yang di sekelilingnya.
tiba tiba ada yang memeluk Luna dari belakang, Luna terkejut ada seseorang yang berani beraninya memeluk dirinya sembarangan. ia menoleh ke belakang ternyata Kenzo yang memeluknya.
__ADS_1
" Kenzo, apa yang kamu lakukan. " ucap Luna sembari melepaskan tangan Kenzo yang melingkar di tubuhnya.
" Tetaplah seperti ini, aku ingin memelukmu jangan di lepas dengan cara ini aku bisa tenang. " Pinta Kenzo.
Luna tidak bisa berkata apa-apa lagi, mulut nya tertutup rapat tetapi hati pikirannya terus bergelut.
Seperti ini aku mengingat masa di mana kita masih memiliki hubungan, dan di saat kita belum tahu kalau kamu adalah adikku sendiri aku tidak pernah menduga bahkan tidak pernah terpikirkan oleh ku. Mungkin ini adalah cara Tuhan untuk tidak membiarkan kita untuk bersatu. Aku tahu kamu tidak bisa menerima kenyataan ini dengan mudah tidak semudah membalikkan telapak tangan. semoga suatu saat kamu bisa menerima semua ini. batin Luna.
Kenzo yang sedari tadi meletakkan dagunya di pundak Luna sambil memejamkan matanya, ia merasa sangat nyaman memeluk wanita yang ia cintai dengan begini ia merasa tenang pikiran kacau yang di alaminya sore tadi seketika hilang.
Rasanya aku tidak ingin melepaskan pelukan hangat ini, aku ingin merasakannya selamanya, aku hanya ingin memelukmu seorang tetapi itu rasanya tidak mungkin suatu saat kamu akan mendapatkan pelukan hangat dari laki laki lain aku tidak bisa melarang mu Luna. dan aku juga pasti tidak akan mendapatkan momen ini lagi nanti akan jadi kenangan yang tersimpan di memori pikiran ku. yang tidak pernah aku lupakan sampai kapan pun bahkan aku sampai mati. batin Kenzo.
" Kenzo aku ingin bertanya ke kamu. " ucap Luna akhirnya membuka mulutnya sambil melepaskan pelukan dari Kenzo.
" Kamu kenapa di saat aku telpon sore tadi aku dengar dari suara kamu, kamu itu ada masalah apa aku tau ada yang kamu sembunyikan dari ku. " ucap Luna.
" Aku benar-benar kacau, aku di jodohkan sama anak anak nya teman mama ku Luna, aku bukan barang yang bisa di tawarkan kesana kemari aku juga tidak bisa mencintai orang baru, karena perasaan ini hanya untuk kamu. " ucap Kenzo sambil memegang tangan Luna.
Ada seseorang dari ujung sana memperhatikan Luna dan Kenzo siapa kah dia?
__ADS_1
terimakasih ❤️