
Selamat membaca 😗.
Datang lah wanita yang memakai dress berwarna putih berjalan dengan Anggun semua yang ada di sana menoleh ke arah wanita itu.
semua yang ada di dalam gedung terus melihat ke arah wanita yang terus berjalan, Luna yang membalas nya dengan senyuman.
Kenzo yang melihat Luna yang begitu cantik malam ini sungguh membuat nya terpesona, tatapan nya tidak beralih kemana pun.
Melinda yang melihat Kenzo terus memandangi Luna ia merasa kesal.
" Kenzo jangan terlalu memandangi wanita itu, dia biasa saja masih cantikan aku. " ucap Melinda bergelayut manja di lengan Kenzo.
" terserah kamu saja. " Ucap Kenzo dingin sembari melepaskan gelayutan Linda.
" Luna syukurlah kamu datang, kira Tante kamu tidak datang sungguh Tante merasa kecewa apabila kamu tidak datang. " Ucap Davika yang merasa senang kedatangan Luna.
" Maaf Tante tadi di jalan macet makanya Luna baru sampai. " balas Luna.
" Ya sudah tidak apa apa, Kamu malam ini sangat cantik. " Puji Davika mengusap lembut pundak Luna.
__ADS_1
" Biasa saja Tante, masih cantikan Tante. " balas Luna.
Keduanya sudah terlihat akrab hanya bertemu 2 kali sudah se akrab itu.
Melinda terus menatap tajam ke arah Luna, yang selalu di perhatikan oleh tamu undangan ia merasa tersaingi, sebelum kedatangan Luna ia yang menjadi perhatian tapi kini malah Luna.
" Siapa wanita itu, sok akrab banget ini tidak bisa di biarkan. " Gumam Melinda dalam hati lalu menghampiri Davika dan Luna yang masih mengobrol.
" Ini siapa Tante? kelihatannya kalian terlihat akrab sekali. " Tanya Melinda yang memandang sinis ke arah Luna.
" Ini Luna desainer yang paling Tante suka ini lihat hasilnya bagus kan, yang di pakai keluarga Tante hasil desain nya sendiri. " Jawab Davika.
" Owh yaa... " balas Melinda dengan tersenyum di paksakan.
Acara demi acara sudah di lewati.
Davika yang memanggil nama Luna sontak terkejut.
" Luna ayo kesini. " ucap Davika.
Luna pun menghampiri Davika yang naik ke atas panggung entah apa yang ingin di lakukan Davika sehingga memanggil dirinya.
__ADS_1
" Perkenalkan Ini Luna Pemilik Luna Butique Pakaian yang saya kenakan dan keluarga saya hasil Desain Luna ini, Hasilnya sangat memuaskan sudah tidak di ragukan lagi kemampuan Luna, " Puji Davika di atas panggung.
" Apabila ingin datanglah ke Luna Butique ada beberapa cabang di Indonesia ini. " ucap Davika.
Para wartawan yang sengaja datang di suruh Davika untuk membantu Luna supaya butik nya lebih berkembang pesat.
Semuanya bersorak tepuk tangan memang hasil Luna tidak bisa di ragukan lagi. Luna sangat senang hasil karyanya ia bersyukur. tapi ia tidak menyombongkan diri hasil kerjanya.
" Tante ini terlalu berlebihan menurut saya. " ucap Luna.
" Tidak Luna, ini tidak seberapa di bandingkan hasil kerja yang kamu berikan kepada keluarga Tante yang memuaskan. " ucap Davika.
" Terimakasih banyak Tante. " ucap Luna.
" Sama sama sayang. " balas Davika.
David yang berdiri tidak jauh dari istrinya melihat Luna yang begitu akrab dengan istrinya ia merasa nyaman melihat apa yang ada di depannya.
Cihh.
Hanya segitu terlalu di banggakan Tante Tante Begitu B* doh ayolah Tante jangan seperti itu. Gumam Melinda merasa kesal.
__ADS_1
Terimakasih ❤️