Di Jodohkan

Di Jodohkan
Bab 190 (S2)


__ADS_3

Selamat membaca 😗.


" Aku ingin ketemu papa ma selama ini aku belum melihat wajahnya aku sangat merindukan nya. " ucap Luna.


" Papa kamu sudah mati Luna, " ucap Mama dingin ia masih ingat dengan kejadian beberapa tahun yang lalu di mana papa nya Luna menceraikan nya hanya demi wanita lain, rasa sakit masih ada di dalam benaknya.


" tidak mungkin, papa pasti masih hidup iya kan ma. " ucap Luna keluar cairan bening di sudut matanya.


" Untuk apa kamu mencarinya, di sini masih ada mama sekaligus menjadi papa untuk kamu Luna. " ucap mama marah.


" Ma apa mama tega tidak mempertemukan aku dengan papa selama ini aku kurang kasih sayang dari seorang papa, aku ingin mendapatkan kasih sayang lengkap ma. aku ingin sekali melihat wajah papa wajah yang aku rindukan selama ini. " ucap Luna menangis.

__ADS_1


Mama Clara langsung memeluk erat tubuh anak semata wayangnya itu, mama Clara ikut menangis ia melihat anak nya menangis ia merasa sakit hati apalagi tadi ia memarahinya.


" Maafkan mama sayang, mama rasa ini sudah waktunya kamu tahu sayang kenapa papa kamu tidak ada di kehidupan kita. " ucap mama mengusap lembut rambut Luna.


Mama Clara melonggarkan pelukannya lalu menatap lekat wajah Luna, mau tidak mau ia harus memberitahu Luna alasan nya.


" di saat kamu baru lahir papa kamu menceraikan mama nak, dan pada saat itu ia datang ke RS dengan membawa calon istrinya ia menceraikan mama sekaligus memberikan undangan pernikahan mereka. yang mama rasakan waktu itu rasa sakit sekaligus rasa bahagia adanya kehadiran kamu sayang. dan mama tidak tahu dimana papa kamu berada sekarang terakhir ketemu waktu di pernikahan papa kamu bersama istri barunya itu. " ucap mama Clara.


Luna mendengar penjelasan mama nya hatinya serasa di sambar petir, begitu menyakitkan masa lalu mama nya mendengarkan saja ia merasa sakit hati apalagi mama nya yang merasakannya.


" Aku benci papa, kenapa papa tega menyakiti mama hanya demi wanita lain. aku tidak akan memaafkan orang yang menyakiti mama. " ucap Luna marah.

__ADS_1


" Jangan seperti itu sayang, walaupun ia telah menyakiti perasaan mama. jangan membencinya walau bagaimanapun ia tetap menjadi papa kamu nak. " ucap mama Clara mengusap lembut wajah Luna.


" Apa mama ada memiliki foto nya biar aku cari dia. " ucap Luna.


" Tidak ada sayang, foto pernikahan dan foto papa kamu sudah mama bakar sejak kamu kecil. mama tidak ingin ada barang kenangan buruk di rumah ini. " ucap mama Clara.


Luna pun diam ia mengerti apa yang di rasakan mama nya, perasaan rindu kini berubah menjadi perasaan benci papa nya yang tega meninggalkan mama dan dirinya hanya demi wanita lain sungguh menyakiti hati nya.


" Maafkan mama sayang, tidak bisa mempertahankan rumah tangga mama dan kamu kurang kasih sayang dari seorang papa. " ucap mama Clara sendu.


" Tidak apa apa ma aku mengerti tapi aku masih memiliki seorang mama yang begitu menyayangi ku terimakasih ma selama ini mama merawat ku dengan baik. " ucap Luna.

__ADS_1


Luna keluar dari kamar mama nya Menuju ke kamarnya, di dalam kamar ia duduk di atas kasur memeluk lututnya ia menangis mendengar kenyataannya seperti ini.


__ADS_2