
Naisya mengunci pintu kamar nya dari dalam lalu masuk kedalam kamar mandi membersihkan tubuhnya merendamkan dirinya di bathub.
Adit yang mengetuk pintu kamar berkali kali tapi tidak ada sahutan dari dalam kamar.
Lalu ia menuruni tangga mencari Bi Inem.
" Bi kunci cadangan kamar utama di mana " Tanya Adit.
" Bukanya Tuan yang menyimpan nya di dalam kamar " jawab Bi Inem.
" astaga " ucap Adit mengusap wajah nya dengan kasar.
Lalu Adit kembali menaiki anak tangga menuju kamar nya , Naisya yang sudah selesai mandi yang sudah berpakaian lalu merebahkan dirinya di kasur Sambil memainkan handphonenya.
Naisya mendengar ketukan dari luar kamarnya dan pastinya itu suaminya, Naisya yang sedang kesal dengan suaminya karena menyambut uluran tangan dari wanita yang jelas jelas tidak di kenal nya.
" Sayang buka dong pintunya " ucap Adit di luar kamar.
" Kamu tidur di kamar tamu aja mas " Ucap Naisya meninggikan suaranya.
" Kenapa sayang, mas tidak bisa tidur kalau harus berbeda kamar sama kamu" Sahut Adit sambil teriak.
__ADS_1
Lalu Naisya membuka pintu kamar nya lalu Adit masuk dengan cepat kedalam kamar.
Wajah Naisya yang di tekuk, Lalu Adit memeluk istrinya dari belakang dan menyandarkan dagunya di bahu istrinya sambil mengelus perut istrinya.
Naisya dengan perlakuan Adit tidak bergeming dia hanya berdiam hatinya merasa kesal.
" Sayang jangan di diemin mas seperti ini " ucap Adit lalu hidung nya menciumi leher jenjang istrinya.
" Maafkan mas sayang mas tidak akan seperti itu lagi " Ucap Adit berusaha merayu istrinya.
Cihh
" Aku diemin kamu mas kesal aku sama kamu" Gerutu Naisya dalam hati.
" Gini amat mood istri lagi hamil padahal masalah sepele aja kenapa kamu diemin aku sayang" ucap Adit mengusap wajah nya dengan kasar.
Adit pun menaiki tempat tidur dan merebahkan diri di samping istrinya lalu memeluknya.
Naisya langsung beranjak dari tempat tidur .
" jangan begitu sayang mas tidak bisa jauh dari kamu" ucap Adit.
__ADS_1
" Mas yang keluar atau aku yang keluar dari kamar ini" Ucap Naisya dengan nada dingin.
Adit terdiam dengan sikap istrinya itu.
" Kenapa diam , ya sudah lebih baik aku yang keluar" ucap Naisya lalu keluar membanting pintu kamar dengan keras.
Adit langsung menghampiri istrinya.
" Baiklah mas yang akan keluar mas tidur di kamar tamu" ucap Adit dengan wajah lesu.
" Bagus " ucap Naisya singkat laku masuk kedalam kamar nya.
Lalu Naisya memejamkan matanya tidak berapa lama Naisya sudah tertidur.
Sedangkan Adit di dalam kamar tamu.
" Sayang jangan bersikap seperti ini mas tidak bisa jauh dari kamu mas tidak bisa kalau tidur tidak memeluk kamu sayang" gumam Adit.
setelah melewati Berjam jam nya waktu matahari mulai muncul , Naisya pun terbangun dari tidurnya lalu mandi.
Berbeda dengan Adit yang terjaga semalaman karena memikirkan istrinya yang bersikap tidak biasanya.
__ADS_1
Adit memakluminya memang benar mood lagi hamil kadang naik turun , tapi di sisi lain ia tidak bisa tidur Adit keluar menuju kamar nya dengan istrinya.
Setelah selesai mandi Naisya duduk di meja rias memoleskan make up nya, Naisya yang melihat dari pantulan kaca nya melihat suaminya berdiri di belakang dirinya.